Konsultasi Gratis
Menu

Kategori Artikel

Berita Psikologi

Berita Psikologi

3 Artikel

Event Psikologi

Event Psikologi

4 Artikel

Biografi Psikolog

10 Artikel

Layanan PsyLine.id

2 Artikel

Karir & Perusahaan

42 Artikel

Gaya Hidup & Sosial

76 Artikel

Cinta & Remaja

11 Artikel

Pendidikan & Anak

49 Artikel

Psikologi Konsultasi via email Gratis

Kumpulan Konsultasi

103 Artikel

Logo Psy Line
Menu Menu
Logo Psy Line

Kategori Artikel

Berita Psikologi

Berita Psikologi

3 Artikel

Event Psikologi

Event Psikologi

4 Artikel

Biografi Psikolog

10 Artikel

Layanan PsyLine.id

2 Artikel

Karir & Perusahaan

42 Artikel

Gaya Hidup & Sosial

76 Artikel

Cinta & Remaja

11 Artikel

Pendidikan & Anak

49 Artikel

Psikologi Konsultasi via email Gratis

Kumpulan Konsultasi

103 Artikel

11 Gejala Depresi yang Wajib Kita Ketahui

Klinis & Kepribadian | 1552 Views

11 Gejala Depresi yang Wajib Kita Ketahui dan Atasi.

11 Juni 2017 | Penulis: Riswandi Alekhine

Kita semua tentu sangat mengerti bahwa hidup tak selalu menyenangkan. Ada situasi dimana hidup tidak begitu menyenangkan. Kita merasa hidup begitu berat. Ada tekanan dalam hidup yang membuat kita frustasi, sedih, tak berdaya dan demotivasi. Banyak dari kita ketika mengalami keadaan tersebut dan menganggapnya sebagai depresi. Tetapi apa sih sesungguhnya gejala depresi itu?

Baca juga:

10 Tanda Kamu Sedang Mengalami Stress.

11 Gejala Depresi yang Wajib Kita Ketahui

Depresi memiliki definisi yang cukup luas sehingga lebih mudah mengenalinya dengan gejala-gejala yang kita alami. Kenali 11 gejala depresi yang wajib diketahui yang dikutip dari psychology today:

  1. Kesedihan, kecemasan dan kekosongan mood yang persisten

    Ada suatu waktu, dimana kita tidak memiliki mood apapun. Seperti dunia terasa hampa, dan ini terjadi terus menerus. Kita mesti mewaspadai hal ini sebagai bagian dari gejala depresi.

    Rasa sedih itu adalah hal yang biasa, tetapi rasa sedih yang terjadi terus menerus dan persisten itu termasuk dalam gejala depresi. Termasuk juga dengan rasa cemas, yang mana merupakan respon alamiah manusia. Tetapi, jika kecemasan yang terjadi tanpa sebab dan terus menerus, hal ini bisa dimasukan dalam gejala depresi.

  2. Perasaan tanpa harapan

    Dalam hidup, manusia tentu memiliki tujuan akan apa saja yang ingin dicapai. Meskipun terkadang hidup berjalan tidak sesuai dengan harapan yang diinginkan.

    Seperti seorang yang menginginkan menjadi penyanyi terkenal. Tetapi hingga berusia 50 tahun belum juga menemukan titik sukses. Kondisi ini menjadikan orang tersebut tertekan dan merasa mimpinya sudah berakhir. Perasaan tanpa harapan tersebut jika tidak dapat diatasi secara baik dan terjadi berkepanjangan maka termasuk gejala depresi.

    Yang perlu diingat adalah, tidak semua tujuan dapat dicapai dengan mudah. Meskipun situasi tidak sepenuhnya sesuai harapan, tetaplah fokus pada tujuan. Atau ubah tujuan kita agar lebih realistis.

    Banyak sekali orang sukses di usia yang tidak muda. Dan orang muda yang sukses tetapi tidak bahagia di masa tua. Jadi tetaplah menjaga harapan dan tujuan hidup Kita!

  3. Perasaan bersalah, atau tidak berguna

    Setiap manusia tentu pernah melakukan kesalahan. Tetapi, yang terpenting adalah bagaimana kita belajar dari kesalahan dan bangkit untuk memperbaikinya. Perasaan bersalah yang dialami terus menerus atau perasaan tidak berguna termasuk dari gejala depresi.

  4. Kehilangan minat atau hobi, dan aktivitas yang disukai termasuk sex

    Jika kamu memiliki hobi yang positif, tetaplah lakukan. Karena kehilangan minat atau hobi serta aktivitas yang disukai termasuk sex termasuk gejala depresi. Menikmati kesenangan, termasuk keadaan mental yang sehat tetapi tidak berlebihan juga yah.

  5. Kelelahan, dan kekurangan energi

    Sering gak sih saat bangun tidur untuk berangkat kerja, tetapi sudah merasa lelah dan tanpa energi? Padahal itu dipagi hari lho.

    Yup, hal ini termasuk gejala depresi. Kelelahan dan kekurangan energi tanpa korelasi dengan aktifitas fisik termasuk gejala depresi.

  6. Kesulitan berkonsentrasi, mengingat dan membuat keputusan

    Terkadang ada hal mudah yang bisa menjadi sulit karena kita sedang mengalami gejala depresi. Mudah lupa, tidak bisa mengingat sesuatu yang kita letakan. Sulit fokus dan konsentrasi apalagi membuat sebuah keputusan.

    Jika hal ini terjadi, maka segera lah sadari. Lalu cobalah atasi terlebih dahulu masalah awalnya yang membuat Kita depresi.

  7. Insomnia, terbangun di malam hari, atau kelebihan tidur

    Tekanan depresi dapat membuat kita sulit tidur, terbangun tiba-tiba bahkan lebih sering tidur. Hal ini karena pikiran kita yang sedang tertekan dengan masalah hidup. Otak sulit masuk dalam kondisi alpha karena selalu berpikir tentang hal-hal yang akan dihadapi atas situasi yang kurang menyenangkan.

    Coba berlatih yoga, perbanyak ibadah untuk mengendalikan pikiran kita supaya lebih jernih.

    Baca juga:
    Apa itu Insomnia? Apa Penyebabnya? dan 14 cara mengobatinya.

  8. Kekurangan berat badan, kelebihan berat badan atau terlalu banyak makan

    Saat depresi, apapun yang kita makan menjadi sangat hambar. Akan tetapi juga ada yang berlaku sebaliknya, makan menjadi pelarian depresi. Hati-hati lah atas kondisi ini, karena akan memperparah kondisi fisik kamu sehingga malah menjadikan mu semakin depresi.

    Baca juga:
    Anoreksia Gangguan Makan Merupakan Indikasi Gangguan Psikis.
    Binge Eating Kelainan Pola Makan yang Membuat Makan Berlebihan.

  9. Berpikir tentang kematian dan bunuh diri

    Ketika depresi sudah begitu berat, maka terlintas sebuah pikiran tentang kematian dan bunuh diri. Ini merupakan gejala yang sudah berat, karena sudah melewati gejala lainnya. Segera buang lah pikiran ini. Karena berpikir tentang kematian dan bunuh diri merupakan sesuatu hal yang salah.

    Setiap masalah hidup tentu tidak lah mudah diatasi. Tetapi, setiap masalah datang sesuai dengan kemampuan kita mengatasi masalah tersebut. Carilah dukungan social dari, sahabat terdekat, keluarga, bahkan jika perlu cari lah bantuan dari konselor dan psikolog. Sebenarnya kamu hanya perlu membagi masalah mu dengan orang lain.

    Baca juga:
    Curhat ke psikolog Menakutkan dan apakah perlu?

  10. Kurang istirahat dan sensitive

    Pada saat minggu sore dan besoknya adalah hari masuk kerja, kita merasa masih lelah dan kurang istirahat. Padahal sudah dua hari di weekend untuk beristirahat. Tentunya tekanan pekerjaan yang membuat hal ini terjadi. Karena kita meng-asosiakan pekerjaan menjadi sesuatu yang tidak menyenangkan. Jika hal ini terjadi secara terus menerus maka ini termasuk gejala depresi.

  11. Gejala fisik yang sulit disembuhkan dengan medis, sakit kepala dan rasa sakit yang kronis

    psikosomatis psylineApakah kamu sering mengalami sakit kepala yang tanpa sebab dan terjadi terus menerus? Jika iyah, coba diingat-ingat apakah ini merupakan efek dari tekanan hidup. Atau memang karena gejala fisik saja. Sakit kepala yang terjadi akibat kondisi psikis dan bukan fisik termasuk gejala depresi.

    Baca juga:
    Psikosomatis. Berawal dari rasa cemas yang berlebihan.

    Kita bisa berkonsultasi dengan psikolog Kita karena jika didiamkan hal ini akan membahayakan kesehatan Kita. Atau, Kita bisa konsultasi dengan PsyLine.id Psikologi Online Indonesia.

Setelah Kita mengetahui 11 gejala depresi tersebut, silahkan disebarkan informasi ini kepada kawan, keluarga dan orang yang kamu cinta. Agar kita dan orang terdekat kita lebih mengenal gejala tersebut.

Jika Kita mendapatkan mereka mengalami hal tersebut, berilah bantuan psikologis. Dengan menjadi orang menyenangkan dan berilah support agar mereka dapat mengatasi gejala tersebut.

Jika kamu sendiri yang mengalami gejala tersebut, cobalah untuk melihat lebih jernih hal apa yang membuat kamu depresi. Cari solusinya dan dukungan social dari orang lain.

Jadilah orang bahagia agar kamu tidak depresi, salam bahagia!

Artikel sebelumnya membahas tentang:

Apa itu Teman Beracun? Waspada dan Kenali Ciri Teman Beracun.

Tentang Penulis

Riswandi Alekhine

Lulusan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.
Seorang Aquascaper.
Jatuh cinta pada script, poetry, filsafat dan senja saat hujan.

Bagikan Artikel Ini:

Berlangganan Artikel?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan artikel terbaru dari PsyLine.

Tinggalkan Balasan