20 Alasan Wanita Suka berbelanja dan tergiur Iklan.

Diposting: 7 Mei 2017 | Kategori Artikel: Gaya Hidup & Sosial

Dilihat: 1517 kali.

Penulis: Wulan Arumbi

Apa alasan Wanita suka berbelanja dan Lebih Mudah Tergiur iklan? Pernah merasakan sensasi terbius iklan? Atau anda adalah pembuat iklan yang sengaja menargetkan wanita sebagai korban untuk memakai produk anda? Kenapa harus wanita yang menjadi sasaran empuk? Ada apa dengan wanita saat berbelanja?

Ada sebagian wanita seperti mempunyai ajang prestisius sendiri saat dia berhasil mendapatkan barang kualitas (bagus) dengan harga yang murah.

Untuk apa?

Alasan Wanita Suka berbelanja adalah untuk  pamer ke teman-temannya nanti. Yang dipamerkan tentu saja bukan kualitasnya. Tetapi perkara dia bisa dapetin barang tersebut dengan harga murah.

Iklan memang merupakan salah satu media promosi yang super ampuh dan nggak ada matinya. Dengan adanya iklan, produsen bisa menarik konsumen untuk membeli produk yang sedang dipasarkan.

Banyaknya iklan, khususnya di televisi, terkadang bisa jadi hiburan tersendiri. Wakaupun yang diiklanin terkadang nggak sesuai kenyataan.

PsyLine.id Psikologi Online akan membahas tentang Alasan Wanita Suka berbelanja.

20 Alasan Wanita Suka berbelanja.

Ada beberapa alasan kenapa Alasan Wanita Suka berbelanja dan mudah tergiur iklan. Dan pada akhirnya terjebak dalam perilaku konsumtif.

  1. Terpengaruh membeli produk karena model iklannya adalah Wanita Cantik.

    Alasan Wanita Suka berbelanja
    Ada banyak iklan yang sering kita temui menggunakan model perempuan. Seperti iklan parfum, sabun, hand & body, shampo, kosmetik, obat pelangsing, dan sebagainya.

    Hal ini tanpa disadari sebenarnya membuat khalayak khususnya perempuan beranggapan bahwa perempuan cantik ialah perempuan yang berkulit putih, tinggi, langsing, wajah bersih dan menggunakan kosmestik (berdandan) sama dengan para model dalam iklan-iklan tersebut.

    Iklan-iklan kecantikan itu mempunyai kekuatan untuk mempengaruhi wanita. Sehingga mereka membeli produk tanpa memperhatikan apakah barang itu berguna dan cocok untuk mereka. Sehingga hal ini menjadi Alasan Wanita Suka berbelanja.

  2. Keputusan keuangan di tangan wanita.

    Banyak produsen menargetkan konsumen wanita karena menilai keputusan keuangan keluarga berada di tangan mereka. Melalui iklanlah wanita dengan mudah menentukan semua barang kebutuhan anggota keluarganya.

    Oleh karena itu wanita harus bisa mengatur keuangannya dengan baik sehingga bisa bertahan sampai akhir bulan.

  3. Rendahnya rasa percaya diri.

    Ternyata seberapa hebat pencapaian wanita, ia cenderung tidak percaya pada dirinya sendiri. Hal ini dikemukakan oleh Claire Shipman dan Katty Kay dalam buku Womenomic. Setelah mewawancara banyak wanita yang berhasil.

    Shipman dan Kay menemukan bahwa semuanya menderita gejala kurang percaya diri.

    Wanita yang menjadi Direktur perusahaan besar dan wanita baru lulus kuliah yang baru dapat kerja, memiliki  rasa percaya diri yang sama. Mereka sama-sama merasa tidak layak mendapat promosi, gaji, dan kehidupan yang sudah diusahakan dengan susah-payah.

    Rendahnya rasa percaya diri itulah yang menyebabkan wanita dimanfaatkan produsen. Produsen memanfaatkan untuk  membeli produk mereka melalui iklan.

  4. Karena wanita lebih peduli penampilan daripada pria.

    Carol Dweck, profesor psikologi Stanford tuliskan dalam bukunya:
    Mindset: The New Psychology of Success.
    Beliau menuliskan kalau secara alami wanita memang ingin tampil sempurna. Beliau mensurvei yang melibatkan 5.000 orang di Inggris.

    Dalam survey tersebut disebutkan bahwa empat dari 10 perempuan mengatakan, mereka selalu berdiet atau mengkhawatirkan berat badan. Ini artinya wanita sangat memedulikan penampilan.

  5. Alasan Wanita Suka berbelanja Karena banyak interaksi sosial.

    Dalam buku The Female Brain karya neuropsychiatrist bernama Louann Brizendine. Wanita mengucapkan 20.000 kata setiap harinya. Dibandingkan dengan pria yang hanya mengucapkan 7.000 kata.

    Inilah mengapa wanita lebih pandai membuat percakapan menarik dengan orang yang baru dikenal. Kemampuan berkomunikasi ini membuat wanita senang berinteraksi dengan wanita lain.

    Dalam proses interaksi inilah wanita melihat apa yang dipakai wanita lain. Misalnya ketika berada di komunitas dimana anggotanya banyak memakai barang branded. Wanita pun terpengaruh untuk belanja barang yang sama.

  6. Timbul kompetisi tanpa disadari.

    Ada teori kenapa wanita senang berkompetesi secara agresif dengan wanita lain. Salah satunya adalah teori evolusi psikologi dimana manusia memang harus memenangkan seleksi alam agar bisa bertahan.

    Dalam dunia modern, hal ini kemudian berubah menjadi seleksi penampilan. Dan penampilan dilihat dari apa yang dipakai dan melekat di tubuh.

    Dalam jurnal Royal Society tahun 2013. Diketahui bahwa cara wanita mengekspresikan agresi terhadap wanita lain adalah dalam bentuk berusaha terlihat lebih menarik. Timbulah sebuah kompetisi tanpa disadari.

  7. Tuntutan peran/pekerjaan.

    Istri-istri dari suami yang memiliki jabatan penting di pemerintah atau perusahaan. Wanita-wanita yang memegang tampuk perusahaan atau para sosialita. Mereka akan berusaha tampil sesuai kelas sosial mereka.

    Karenanya menggunakan barang bermerk dianggap bisa mendukung citra mereka di hadapan publik karena hanya sedikit orang yang mampu membelinya.

  8. Kaum Wanita Menikmatinya.

    Ketika kaum wanita memiliki uang dan waktu yang lebih, apa yang biasa dia lakukan? Dapat dipastikan mereka akan pergi ke salah satu mal dan belanja barang incarannya. Mereka sangat menyukai aktivitas ini. Tanpa alasan, mereka seolah-olah jatuh cinta dengan kebiasaan belanja tersebut.

  9. Mencoba Hal Baru.

    Wanita yang gila belanja menganggap bahwa kegiatan ini merupakan salah satu cara untuk menemukan hal baru. Hal tersebut mereka temukan ketika menjelajahi pusat perbelanjaan yang berbeda-beda.

    Terlebih lagi jika mereka mengetahui bahwa di salah satu mal terdapat toko atau brand fashion terbaru. Semangat belanja yang dimiliki oleh kaum wanita ini juga akan semakin menggebu-gebu mengingat tren dan mode selalu terus berkembang.

  10. Obsesi Pribadi.

    Wanita mayoritas memiliki rasa cinta terhadap diri mereka sendiri. Sehingga dalam diri mereka muncul obsesi pribadi. Mereka juga menjadi rela menghabiskan uang dalam jumlah yang banyak hanya demi memuaskan diri sendiri dengan barang-barang belanjaan yang dibelinya.

  11. Memperbaiki Suasana Hati.

    Kebanyakan wanita berbelanja ketika suasana hatinya sedang buruk. Oleh karena itu, mereka tak segan-segan menghabiskan uang untuk berbelanja. Hal itu mereka lakukan demi menyenangkan hati dan memanjakan dirinya.

  12. Membuat Orang Lain Senang.

    Wanita yang menyukai aktivitas belanja juga suka membuat orang lain senang. Maksudnya, mereka berbelanja bukan hanya demi dirinya sendiri. Mereka sering juga membeli sesuatu untuk keluarga, pasangan, bahkan temannya.

    Meskipun mereka gila belanja, tetapi tetap mempunyai keinginan untuk membuat orang lain senang.

  13. Alasan Wanita Suka berbelanja adalah Untuk Pamer.

    Ada juga beberapa wanita yang hobi belanja hanya untuk pamer kepada teman-temannya. Biasanya, tipe penggila belanja seperti ini dikategorikan ingin menunjukkan bahwa status dan pekerjaannya sangat berkelas. Sehingga memungkinkan mereka untuk membeli barang-barang yang terbilang mewah dan mahal.

  14. Alasan Untuk Perubahan.

    Banyak juga kaum wanita yang gemar berbelanja untuk mendapatkan perubahan. Maksudnya yaitu dimana mereka bisa membeli pakaian baru, sepatu baru dan lain sebagainya. Hal itu mereka lakukan untuk mengusir bosan dan tidak mengenakan fashion items yang hanya itu-itu saja.

    Namun sebenarnya, belanja juga adalah alasan agar wanita bisa berinteraksi dengan orang banyak. Ada beberapa wanita bukan hanya suka belanja, tetapi juga gemar bertemu dengan orang baru dan mengobrol.

  15. Pengusir Stres.

    Pada sebagian wanita belanja merupakan salah satu hal yang bisa mengusir stres. Ketika stres melanda, dengan melakukan kegiatan shopping maka stres dan tekanan yang ada seakan bisa hilang.

    Mereka bisa menikmati waktu dan bersenang-senang. Dengan melihat-lihat barang yang ia suka, seolah hati bisa agak terhibur apalagi jika bisa memilikinya.

  16. Memang Kebutuhan.

    Sudah menjadi rahasia umum bahwasanya kebutuhan wanita memang lebih banyak dibandingkan kebutuhan pria. Tidak hanya untuk kecantikan, banyak kebutuhan lain yang juga diperlukan wanita. Itu adalah salah satu alasan mengapa wanita suka belanja. Yup, kerena memang harus memenuhi kebutuhan.

  17. Tergiur Tulisan Diskon.

    Alasan Wanita Suka berbelanja
    Wanita mana yang tidak tergiur dengan potongan harga?

    Diskon membuat mereka akan melangsungkan ‘gencaran’ berbelanja. Permaianan marketing ini memang ampuh membuat wanita ‘gila’ akan belanja.

    Secara logis sebenarnya, mereka suka diskon dikarenakan peluang untuk mendapat belanjaan yang banyak dengan sejumlah uang yang sedikit menjadi mungkin.

    Bahasa sederhananya biar hemat.

    Kalau kita mau merenugkan, sebenarnya biar harga barang murah atau diskon besar-beraran. Tetapi kalau beli dalam jumlah banyak juga bakal sama mahal juga. Barang yang mahal dalam jumlah sedikit sama mahalnya dengan barang murah yang dibeli dalam jumlah banyak.

  18. Ingin Tampil Menarik.

    Coba kamu amati, apa saja barang yang sering dibeli oleh wanita?

    Barang belanjaan yang sering wanita beli adalah baju atau berkaitan dengan fashion. Tidak bisa dipungkiri memang wanita ingin tampil cantik dan menarik. Maka untuk mewujudkannya ia akan membei barang-barang yang menunjang penampilannya.

  19. Menambah Koleksi Barang.

    Kebanyakan wanita akan merasa minder jika ketinggalan fashion terkini atau bisa dibilang akan malu jika tidak gaul. Maka dari itu, bagi sebagian wanita akan membeli barang-barang dengan model kekiknian agar bisa tampil lebih trendy dan update.

  20. Memiliki Uang Lebih.

    Memiliki uang yang banyak membuatnya berpikir tidak ada salahnya untuk menyenangkan diri.

Itulah beberapa alasan yang mungkin mengapa kebanyakan wanita suka akan belanja. Berbelanja boleh-boleh saja, tapi kita harus pandai mengelola dan mengatur keuangan yang ada.

Salam Bahagia..

Artikel sebelumnya membahas tentang: Apa itu Introvert? Bagaimana cara berinteraksi dengan mereka?

Tentang Penulis

Wulan Arumbi

Seorang Guru dan ibu bahagia yang selalu ingin belajar.
Lulusan Fakultas Sastra Universitas Sebelas Maret Solo.

Tinggalkan Balasan

Kategori PSYBlog



PsyLine - Psikologi Online

PSYLine Indonesia

PSYLine Indonesia

merupakan aplikasi Psikologi Online untuk berbagi cerita konseling dan konsultasi dengan Psikolog Profesional secara online, atau bertemu langsung untuk mendapatkan Layanan Psikologis. Semuanya untuk membantu Anda menjadi Lebih Baik.

Fanpage PSYLine

Ikuti PSYLine



×
PsyLine
×
PsyLine

Kategori PSYBlog