Konsultasi Gratis
Menu

Kategori Artikel

Berita Psikologi

Berita Psikologi

3 Artikel

Event Psikologi

Event Psikologi

4 Artikel

Biografi Psikolog

10 Artikel

Layanan PsyLine.id

2 Artikel

Karir & Perusahaan

42 Artikel

Gaya Hidup & Sosial

76 Artikel

Cinta & Remaja

11 Artikel

Pendidikan & Anak

49 Artikel

Psikologi Konsultasi via email Gratis

Kumpulan Konsultasi

103 Artikel

Logo Psy Line
Menu Menu
Logo Psy Line

Kategori Artikel

Berita Psikologi

Berita Psikologi

3 Artikel

Event Psikologi

Event Psikologi

4 Artikel

Biografi Psikolog

10 Artikel

Layanan PsyLine.id

2 Artikel

Karir & Perusahaan

42 Artikel

Gaya Hidup & Sosial

76 Artikel

Cinta & Remaja

11 Artikel

Pendidikan & Anak

49 Artikel

Psikologi Konsultasi via email Gratis

Kumpulan Konsultasi

103 Artikel

4 Manfaat Memaafkan Bagi Kesehatan Jiwa

Gaya Hidup & Sosial | 1028 Views

4 Manfaat Memaafkan Bagi Kesehatan Jiwa (Forgiveness therapy).

15 Juni 2017 | Penulis: Riswandi Alekhine

Pada momen hari raya lebaran atau idul fitri, saling memaafkan merupakan suatu tradisi yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Taukah anda tentang 4 Manfaat Memaafkan Bagi Kesehatan Jiwa kita?

Berkeliling dilingkungan rumah untuk bertemu tetangga ataupun dengan mengunjungi dan berkumpul keluarga besar. Biasanya pertemuan dengan tetangga, teman, dan keluarga tersebut digunakan untuk saling memaafkan.

Maaf Memaafkan

Selain sebagai bagian dari pengamalan ajaran Agama, hal ini memberikan manfaat baik itu secara sosial (silaturahim). Atau pun secara psikologis (forgiveness therapy).

Mau tahu gak kenapa memaafkan begitu bermaanfaat bagi kesehatan jiwa?

Nah sebelum kita membahas manfaat saling memaafkan. PsyLine.id Psikologi Online Indonesia akan membahas pengertian dan definisi memaafkan serta manfaat memaafkan bagi kesehatan jiwa.

Apa itu forgiveness therapy dan Apa Manfaat Memaafkan Bagi Kesehatan Jiwa Kita?

Menurut Karel Mark memaafkan didefinisikan sebagai suatu tindakan pelepasan emosi fikiran negatif ke positif. Tindakan itu dilakukan baik dalam keadaan sadar maupun dalam keadaan alam bawah sadar.

Lebih lanjut, memaafkan adalah ketika kita dilukai secara secara emosial tetapi membiarkan diri kita untuk meneruskan kehidupan. Dengan menerima kondisi tersebut dengan tidak membuat beban pada diri sendiri, keluarga, karir, atau hubungan personal.

Hal ini sangat mudah diucapkan tetapi sangat sulit untuk dilakukan. Apalagi menjalani situasi bersama orang yang kita pikir pernah teraniaya di masa lalu. Dan terus melakukan penganiayaan sampai hari ini.

Ketika teraniaya, kita biasanya merasa kecewa, dikhianati, marah. Bahkan ada kebutuhan untuk membalas dendam agar bisa kembali keadaan normal.

Forgiveness therapy adalah terapi yang memanfaatkan memaafkan sebagai bagian pelepasan emosi fikiran negative. Hal itu bertujuan agar tekanan psikologis dapat di-release. Dalam prosesnya, hal ini tidaklah sepenuhnya mudah. Oleh karena itu, perlu ada rasionalisasi agar hal ini efektif.

Manfaat Memaafkan Bagi Kesehatan Jiwa Kita

Kita harus menyadari bahwa memaafkan memiliki manfaat bagi kesehatan jiwa, yaitu dengan cara:

  1. Memaafkan adalah untuk diri sendiri dan kebaikan diri sendiri.
  2. Memaafkan tidak perlu dilakukan secara terbuka tetapi cukup personal dalam diri.
  3. Memaafkan tidak harus menyukai orang tersebut yang pernah menganiaya kita.
  4. Memaafkan bukan berarti kita setuju dengan tindakan penganiayaan.

Sebagai informasi saja, forgiveness therapy sudah banyak dilakukan oleh konselor. Nyatanya terapi itu sangat efektif untuk dilakukan secara komunitas. Dan untuk klien yang terkena depresi, stress, kecemasan, perilaku menyakiti diri dan pecandu akohol & narkoba.

Baca Juga:

4 elemen yang harus dilakukan saat memaafkan (forgiveness therapy)

Nah sudah tahu kan manfaat memaafkan? Mumpung momen lebaran, yuks kita manfaatkan terapi memaafkan atau forgiveness therapy.

Mulailah dengan memaafkan diri sendiri, meminta maaf kepada orang lain dan memaafkan orang lain.

Jika artikel ini berguna, silahkan sebarkan ke orang lain yah, dengan begitu kebaikan dan kebahagian dapat tersebar dengan luas.

Salam Bahagia!

Artikel sebelumnya membahas tentang:

11 Cara Berinteraksi Dengan Teman Beracun. Jangan sampai kita terlena.

Tentang Penulis

Riswandi Alekhine

Lulusan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.
Seorang Aquascaper.
Jatuh cinta pada script, poetry, filsafat dan senja saat hujan.

Bagikan Artikel Ini:

Berlangganan Artikel?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan artikel terbaru dari PsyLine.

Tinggalkan Balasan