Konsultasi Gratis
Menu

Kategori Artikel

Berita Psikologi

Berita Psikologi

3 Artikel

Event Psikologi

Event Psikologi

4 Artikel

Biografi Psikolog

10 Artikel

Layanan PsyLine.id

2 Artikel

Karir & Perusahaan

42 Artikel

Gaya Hidup & Sosial

76 Artikel

Cinta & Remaja

11 Artikel

Pendidikan & Anak

49 Artikel

Psikologi Konsultasi via email Gratis

Kumpulan Konsultasi

103 Artikel

Logo Psy Line
Menu Menu
Logo Psy Line

Kategori Artikel

Berita Psikologi

Berita Psikologi

3 Artikel

Event Psikologi

Event Psikologi

4 Artikel

Biografi Psikolog

10 Artikel

Layanan PsyLine.id

2 Artikel

Karir & Perusahaan

42 Artikel

Gaya Hidup & Sosial

76 Artikel

Cinta & Remaja

11 Artikel

Pendidikan & Anak

49 Artikel

Psikologi Konsultasi via email Gratis

Kumpulan Konsultasi

103 Artikel

Apa Itu Bullying

Gaya Hidup & Sosial, Pendidikan & Anak | 1410 Views

Apa itu Bullying? Kenali Tanda dan Cara Pecegahannya.

26 Juli 2017 | Penulis: Wulan Arumbi

Bullying Satu kata yang cukup membuat telinga panas orangtua. Bagaimana tidak khawatir? Jika putra putri tercinta kita mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari teman-temannya, padahal di rumah ia adalah anak kesayangan kita. Apa Itu Bullying? Anak kita korban bullying? Kenali tanda-tanda dan upaya pecegahannya.

Apa Itu Bullying

Bagaimana juga bila putra putri kita bukan hanya korban, tetapi pelaku bullying? dua duanya sama-sama mengkhawatirkan.

Apa itu bullying ?

Bullying pada anak adalah perilaku dari seorang anak untuk menakuti atau membahayakan anak lain. Pelakunya biasanya anak-anak atau remaja yang memilih anak lain yang lebih lemah, mengganggunya, dan mengulanginya setiap ada kesempatan. Bullying sering ditemui pada sekolah dasar dan sekolah menengah pertama.

Tindakan apa saja yang termasuk kategory Apa Itu Bullying?

Pelaku baik individual maupun group secara sengaja menyakiti atau mengancam korban dengan cara:

  • menyisihkan seseorang dari pergaulan,
  • menyebarkan gosip, mebuat julukan yang bersifat ejekan,
  • mengerjai seseorang untuk mempermalukannya,
  • mengintimidasi atau mengancam korban,
  • melukai secara fisik,
  • melakukan pemalakan/ pengompasan.

Jenis Bullying menurut ahli kejiwaan

Para ahli kejiwaan membagi bullying menjadi beberapa jenis, antara lain:
apa itu bullying

  1. Bullying fisik

    Bullying fisik adalah bullying yang paling sering dilakukan. Misalnya seseorang dengan cara memukul, menendang, dan aktivitas fisik lainnya yang menimbulkan rasa sakit.

  2. Bullying verbal

    Bullying ini dilakukan dengan kata-kata atau ucapan kasar yang ditujukan untuk menyakiti perasaan, mempermalukan, atau membuat korbannya tidak berdaya.

  3. Bullying emosional

    Bullying emosional terjadi bila pelaku melakukan intimidasi kepada korbannya. Sehingga korban merasa tertekan, kesepian, dan terisolasi.

  4. Cyber bullying

    Tindakan bullying juga bisa di lakukan lewat media internet atau teknologi digital. Misalnya, pelaku bullying mengirimkan teks atau gambar lewat sosial media atau broadcast di messenger. Tujuannya agar korban merasa malu dan merasa tidak ada lagi tempat yang aman untuknya.

Kita juga harus membaca artikel tentang Bullying:

Kenali 10 Tanda-tanda Anak Korban Bullying di Sekolah.

10 Cara Hindari Bullying untuk Anak Agar Terhindar Dari Bullying.

Sesibuk apapun kita jangan lupakan untuk berkomunikasi dengan anak tentang apapun yang dirasakannya di lingkungan luar rumah. Sehingga jangan sampai anak kita menjadi korban atau malah menjadi pelaku bullying tanpa sepengetahuan kita.

Namun Apabila Anda memiliki masalah dengan masalah Bullying dan ingin berbagi curahan hati namun bingung harus curhat kepada siapa. Anda dapat Konsultasi di PSYLine.id. Psikologi Online Indonesia.

Klik Link di Bawah ini:

Context Konsultasi Psikologi Via Teks.

Atau bergabunglah bersama kami untuk bersama-sama menyebarkan virus kebahagian di Fanspage FaceBook kami.

FansPage FaceBook PsyLine.

Salam bahagia.

Artikel sebelumnya membahas tentang:

Biografi Slamet Iman Santoso Bapak Psikologi Indonesia (1907-2004).

Tentang Penulis

Wulan Arumbi

Seorang Guru dan ibu bahagia yang selalu ingin belajar.
Lulusan Fakultas Sastra Universitas Sebelas Maret Solo.

Bagikan Artikel Ini:

Berlangganan Artikel?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan artikel terbaru dari PsyLine.

Tinggalkan Balasan