Konsultasi Gratis
Menu

Kategori Artikel

Berita Psikologi

Berita Psikologi

3 Artikel

Event Psikologi

Event Psikologi

4 Artikel

Biografi Psikolog

10 Artikel

Layanan PsyLine.id

2 Artikel

Karir & Perusahaan

42 Artikel

Gaya Hidup & Sosial

76 Artikel

Cinta & Remaja

11 Artikel

Pendidikan & Anak

49 Artikel

Psikologi Konsultasi via email Gratis

Kumpulan Konsultasi

103 Artikel

Logo Psy Line
Menu Menu
Logo Psy Line

Kategori Artikel

Berita Psikologi

Berita Psikologi

3 Artikel

Event Psikologi

Event Psikologi

4 Artikel

Biografi Psikolog

10 Artikel

Layanan PsyLine.id

2 Artikel

Karir & Perusahaan

42 Artikel

Gaya Hidup & Sosial

76 Artikel

Cinta & Remaja

11 Artikel

Pendidikan & Anak

49 Artikel

Psikologi Konsultasi via email Gratis

Kumpulan Konsultasi

103 Artikel

Pengaruh Warna bagi Psikologi Manusia

Klinis & Kepribadian | 36359 Views

Arti dan Pengaruh Warna bagi Psikologi Manusia. Warna dapat mempengaruhi mood.

28 April 2017 | Penulis: Bayu Lebond

Warna diketahui bisa memberikan pengaruh terhadap psikologi, emosi serta cara bertindak manusia. Warna juga menjadi bentuk komunikasi non verbal yang bisa mengungkapkan pesan secara instan dan lebih bermakna. Artikel ini membahas tentang Pengaruh Warna bagi Psikologi Manusia.

Bahkan, ada ilmu komunikasi visual yang menggunakan warna untuk terapi warna atau yang disebut colourology (menggunakan warna untuk meyembuhkan). Metode colourology sudah dipraktekkan oleh banyak kebudayaan kuno seperti Mesir dan Cina.

Setiap warna memancarkan panjang gelombang energi yang berbeda dan memiliki efek yang berbeda pula. Bahkan Pengaruh Warna Wadah Terhadap Rasa Makananbisa dideteksi. Warna pada wadah makanan dapat berpengaruh dengan rasanya.

Carl Jung Pengaruh Warna bagi Psikologi Manusia

Carl Gustav Jung

Carl Gustav Jung, seorang psikolog ternama dari Swiss, menjadikan warna sebagai alat penting dalam psikoterapinya. Beliau meyakini setiap warna punya makna, potensi, dan kekuatan untuk memengaruhi. Bahkan menghasilkan efek tertentu pada produktivitas, emosi, hingga perubahan mood (suasana hati) seseorang. Beliau juga membuktikan Pengaruh Warna bagi Psikologi Manusia.

Keberadaan warna tidak semata-mata hasil alamiah, melainkan bermakna dan “dimaknai” oleh manusia. Dewasa ini, kita menemukan banyak intepretasi makna warna dalam banyak sektor. Mulai dari perfilman, fotografi, desain grafis dan interior, bahkan kesehatan sekalipun.

Darwis Triadi, seorang fotografer terkenal di negeri ini di dalam bukunya “Color Vision” mengungkapkan bahwa Pengaruh Warna bagi Psikologi Manusia:

“Warna dapat menciptakan keselarasan dalam hidup. Dengan warna kita bisa menciptakan suasana teduh dan damai. Dengan warna pula kita dapat menciptakan keberingasan dan kekacauan.”

Kelompok Warna.

Colour Wheel Pengaruh Warna bagi Psikologi Manusia

Colour Wheel

Secara umum warna dikelompokan menjadi empat kelompok, yaitu sebagai berikut:

  1. Warna Netral.

    Warna netral adalah warna-warna yang tidak lagi memiliki kemurnian warna. Warna netral bukan merupakan warna primer maupun sekunder. Warna ini merupakan percampuran ketiga komponen warna dalam komposisi yang berbeda.

    Contoh warna netral adalah percampuran dari yellow green, orange red, dan blue purple.

  2. Warna Kontras.

    Warna kontras yaitu warna yang terkesan berlawanan dengan yang lainnya. Warna kontras bisa diperoleh dari warna yang berlawanan (memotong titik tengah segitiga). Warna kontras terdiri dari warna primer dan sekunder. Namun tidak menutup kemungkinan untuk membentuk kontras warna dengan mengolah nilai kemurnian warna  ataupun memutar wheel color.

    Contoh warna kontras diantaranya kuning dengan ungu, biru dengan jingga dan merah dengan hijau.

  3. Warna Dingin.

    Warna dingin yaitu kelompok warna dalam rentang setengah lingkaran didalam lingkaran warna mulai dari hijau hingga ungu.

  4. Warna Panas.

    Dan yang terakhir warna panas, yaitu kelompok warna dalam rentang setengah lingkaran didalam lingkaran warna mulai dari merah hingga kuning.

Pengaruh Warna bagi Psikologi Manusia.

Dari setiap pengelompokan warna diatas.  Menurut Kaina dalam buku “Colour Therapy”, Pengaruh Warna bagi Psikologi Manusia, emosi serta cara bertindak manusia.

Antara lain sebagai berikut:

  • Pengaruh Warna bagi Psikologi Manusia dapat  menciptakan daya tarik manusia untuk semakin bergairah terhadap suatu hal.
  • Permainan warna dapat mempengaruhi emosi seseorang.
  • Penggunaan warna yang tepat dapat memberikan ketenangan, konsentrasi, kesan gembira.
  • Penggunaan warna dapat membangkitkan energi yang membuat seorang menjadi aktif dalam melakukan kegiatannya.
  • Warna sebagai salah satu alat bantu komunikasi non verbal yang bisa mengungkapkan pesan secara instan yang mudah diserap maknanya.

Berikut adalah daftar Pengaruh Warna bagi Psikologi Manusia yang akan PsyLine.id Psikologi Online bahas:

  1. MERAH.

    Merah merupakan warna yang memberikan inspirasi power, energy, kehangatan, cinta, nafsu, dan agresi. Warna merah biasanya dapat memicu tingkat emosional seseorang sekaligus warna yang paling sering menarik perhatian.
    Warna merah memiliki efek untuk menstimulasi sebuah perhatian atau ketercapaian, serta merangsang kelenjar adrenal, hingga meningkatkan detak jantung. Sehingga merah biasa digunakan untuk menarik perhatian.

    Sifat positif warna merah:

    – bersemangat,
    – enerjik,
    – dinamis,
    – komunikatif,
    – aktif,
    – kegembiraan,
    – mewah,
    – cinta,
    – kekuatan,
    – percaya diri,
    – dramatis,
    – panas,
    – perjuangan,
    – Khusus merah terang menggambarkan kerasnya cita-cita atau keinginan.

    Disisi negatifnya:

    – agresif,
    – penuntut,
    – kemarahan,
    – nafsu dan emosi,
    – dominasi,
    – teriakan,
    – persaingan,
    – kekerasan,
    – penolakan/pertentangan.

  2. MAGENTA.

    Warna magenta merupakan perpaduan antara warna merah dan ungu.

    Sifat warna magenta:

    – semangat,
    – kekuatan dan energy,
    – keseimbangan fisik, mental, spiritual ataupun emosional,
    – perubahan atau transformasi negatif kearah yang lebih baik.

  3. MERAH MUDA / PINK.

    Merah muda atau Pink dianggap melambangkan cinta dan romantisme merupakan warna yang feminim. Dalam kondisi normal warna ini hampir selalu berkaitan dengan sesuatu yang bersifat kewanitaan cinta, berhubungan dengan perempuan, dan kesan feminim.

    Sifat positif warna Pink:

    – cinta atau kasih sayang,
    – romantisme,
    – ketenangan fisik,
    – memelihara,
    – kehangatan,
    – kewanitaan,
    – simbol kelangsungan hidup manusia.

    Sifat negative warna Pink:

    – kurang bersemangat,
    – melemahnya energi.

  4. JINGGA / ORANGE.

    Warna orange yang merupakan gabungan antara merah dan kuning. Warna Orange ialah warna yang kuat dan hangat, membuat penggunaan warna ini memberi rasa nyaman. Warna orange kerap digunakan pada tempat-tempat makan atau di lingkungan kerja yang membutuhkan produktivitas.

    Sifat warna Orange:

    – kecerian,
    – ambisi,
    – energik,
    – keamanan sensualitas,
    – sikap yang menyenangkan,
    – pemicu selera makan seseorang,
    – keakraban,
    – keramahan,
    – rasa nyaman,
    – interaksi yang bersahabat,
    – penuh percaya diri,
    – keramahan,
    – penuh harapan,
    – kreativitas,
    – merangsang emosi.

    Sifat negatif warna orange:

    – kesan “murah”,
    – mudah dijangkau,
    – gaduh,
    – merangsang perilaku hiperaktif,
    – perampasan,
    – frustrasi,
    – kesembronoan,
    – kurangnya intelektualisme,
    – dan ketidak dewasaan.

  5. KUNING.

    Kuning merupakan warna cerah atau ceria yang dapat merangsang otak serta membuat manusia lebih waspada dan tegas. Warna kuning dapat menarik perhatian dikarenakan jumlah cahaya yang terpantul darinya lebih banyak dibandingkan warna-warna lain. Namun tak semenarik perhatian warna merah.

    Sifat positif warna kuning:

    – optimis,
    – percaya diri,
    – harapan,
    – kegembiraan,
    – penuh suka cita,
    – berenergi,
    – antusiasme,
    – makna kekeluargaan dan persahabatan,
    – keleluasaan,
    – santai,
    – spontanitas,
    – sosial,
    – mendominasi,
    – toleran,
    – rasa ingin tahu,
    – cita-cita,
    – harga diri,
    – ekstraversi,
    – kekuatan emosional,
    – keramahan,
    – kreativitas,
    – imajinatif,
    – masa muda,
    – kedermawanan,
    – dan semangat yang tinggi.

    Sifat negative warna kuning:

    – berubah-ubah / plin-plan / inkonsisten,
    – kurang dapat dipercaya,
    – irasionalitas,
    – ketakutan,
    – kerapuhan,
    – emosional,
    – depresi,
    – kecemasan,
    – bunuh diri.

  6. HIJAU.

    Hijau merupakan warna yang berkaitan dengan alam. Dalam psikologi warna, hijau kerap digunakan untuk membantu seseorang yang berada dalam situasi tertekan. Agar lebih mampu menyeimbangkan dan menenangkan emosinya.

    Sifat positif warna Hijau:

    – kehidupan,
    – ketenangan,
    – rileksasi,
    – kemudahan,
    – penyeimbang emosi,
    – menurunkan stres,
    – penyembuhan,
    – empati,
    – kesegaran,
    – kesejukan,
    – keberuntungan,
    – keuangan,
    – harmoni,
    – cinta universal,
    – istirahat,
    – pemulihan,
    – jaminan,
    – kesadaran,
    – keamanan,
    – kedamaian,
    – keinginan,
    – ketabahan,
    – kekerasan hati.

    Sifat negative warna Hijau:

    – menimbulkan rasa terperangkap/tersesat,
    – kebosanan,
    – stagnasi,
    – superior,
    – ambisi,
    – keserakahan.

  7. TOSCA.

    Dalam psikologi warna, warna tosca atau turquoise adalah warna yang baik untuk membantu konsentrasi. Dapat menenangkan sistem saraf sehingga pikiran menjadi lebih jernih juga percaya diri. Warna tosca cocok digunakan untuk pembicara ataupun untuk anda yang sering bekerja ‘multi-tasking’.

    Sifat warna tosca:

    – keseimbangan emosional,
    – stabilitas,
    – ketenangan,
    – kesabaran,
    – penyemangat,
    – penghalau kesepian.

  8. BIRU.

    Penggunaan warna biru yang lebih muda akan memberikan efek kepercayaan yang lebih dominan. Sedangkan warna biru gelap lebih cenderung meningkatkan kesan cerdas pada penggunaannya. Warna biru menjadi salah satu warna yang sering kali dikaitkan dengan dunia bisnis. Khususnya bisnis-bisnis yang mengedepankan keseriusan dalam pekerjaannya.

    Dalam ranah desain interior, warna biru sering kali digunakan untuk menciptakan kesan luas, stabil, sejuk, dingin, dan relaksasi pada ruangan.

    Sifat positif warna biru:

    – kepercayaan,
    – konsistensi,
    – konsentrasi,
    – ketenangan,
    – keyakinan,
    – keseriusan,
    – professional.

    Sifat negatif warna biru:

    – kaku,
    – tidak akrab,
    – tidak punya ambisi,
    – keraguan,
    – dingin,
    – keras kepala,
    – bangga diri,
    – acuh tak acuh,
    – tak ramah,
    – kurang empati.
    Meski demikian, biru adalah warna yang paling banyak di sukai di dunia.

  9. NILA / UNGU.

    Ungu adalah warna yang unik, salah satunya karena jarang ditemukan di alam. Penggunaan warna ini menggambarkan pengharapan yang besar dan kepekaan.

    Sifat positif warna ungu:

    – magis,
    – aura spiritualitas,
    – misterius,
    – menarik perhatian,
    – kekuatan,
    – imajinasi,
    – sensitivitas,
    – obsesif,
    – ambisius,
    – martabat,
    – kebenaran,
    – kualitas,
    – independen,
    – kebijaksanaan,
    – kesadaran,
    – visioner,
    – orisinalitas,
    – kekayaan dan kemewahan.

    Sifat negatif warna ungu:

    – kurang teliti,
    – kesepian,

  10. COKLAT.

    Warna yang menjadi simbol warna Bumi atau biasa juga bersanding dengan warna hijau sebagai warna alam. Warna coklat identik dengan sesuatu yang bersifat natural. warna coklat hampir disamakan dengan warna hitam namun coklat lebih menunjukan kelembutan.

    Sifat positif warna coklat:

    – keseriusan,
    – kehangatan,
    – dapat dipercaya,
    – kehangatan,
    – dukungan,
    – rasa nyaman dan aman,
    – kesederhanaan,
    – matang atau tua,
    – dapat diandalkan,
    – elegan,
    – akrab.

    Sifat negative warna coklat:

    – tidak berperasaan,
    – kurang toleran,
    – menguasai,
    – berat,
    – kaku,
    – malas,
    – kolot,
    – dan pesimis.

  11. GOLD / EMAS.

    Warna emas sama seperti emas dalam bentuk fisik yang menjadi komoditas berharga dan juga prestise di setiap negara. Warna emas secara sekilas akan serupa dengan warna kuning, sehingga maknanya pun banyak yang sama.

    Sifat warna emas/gold:

    – prestasi,
    – kesuksesan,
    – kemewahan,
    – kemenangan,
    – kemakmuran,
    – aktif dan dinamis.

    Sifat negatif warna emas:

    – keangkuhan,
    – kesombongan.

  12. Silver / Perak.

    Silver adalah bahasa warna yang menunjukkan serupa dengan warna perak. Warna perak merupakan warna yang memiliki kesan sesuai dengan karakter perak.

    Sifat warna perak:

    – glamour,
    – mahal.
    Oleh karenanya produk warna ini biasanya lebih mahal dibanding warna lainnya. Contohnya adalah produk mobil.

  13. PUTIH.

    Bentuk-bentuk minimalis dan simpel biasa dilahirkan dengan penggunaan warna ini. Penggunaan warna putih yang digunakan dengan tepat juga mampu memberikan efek keyakinan akan kualitas yang tidak akan mengecewakan.

    Sifat positif warna putih:

    – keyakinan,
    – kesucian/kemurnian,
    – lemah lembut,
    – ketepatan,
    – kebersihan,
    – luas,
    – eksotik,
    – steril,
    – keaslian,
    – kemurnian,
    – kesucian,
    – ringan,
    – kepolosan,
    – efek meredakan rasa nyeri,
    – kebebasan,

    Sifat negatif warna putih:

    – rasa sakit kepala,
    – kelelahan,
    – dingin,
    – terisolasi,
    – di beberapa daerah putih melambangkan kematian.

  14. ABU-ABU.

    Abu-abu adalah Sebuah warna campuran antara warna hitam dan putih ini kerap kali digunakan sebagai “penetral”.

    Sifat positif warna abu-abu:

    – keseriusan,
    – kemandirian,
    – keluasan,
    – abstrak atau tidak menyatakan tujuan dengan jelas,
    – stabil,
    – netral atau tidak memihak,
    – bertanggung jawab.

    Sifat negatif warna abu-abu:

    – tidak komunikatif,
    – membosankan,
    – kurang percaya diri,
    – kelembapan,
    – depresi,
    – hibernasi,
    – dan kekurangan energi.

  15. HITAM.

    Walaupun para ahli mengatakan bahwa hitam adalah bukan warna, namun kita harus sepakat terlebih dahulu kita membahas Hitam adalah warna.

    Sifat positif warna hitam:

    – kekuatan,
    – percaya diri,
    – glamor,
    – keamanan,
    – emosional,
    – efisiensi,
    – substansi,
    – maskulin,
    – keabadian,
    – sifat dramatis,
    – melindungi,
    – kemisteriusan,
    – klasik,
    – elit,
    – keanggunan,
    – mempesona,
    – keteguhan.

    Sifat negatif warna hitam:

    – kematian,
    – kegelapan,
    – suram,
    – menakutkan,
    – tertekan,
    – hampa,
    – kebinasaan,
    – kerusakan,
    – duka,
    – kemurungan,
    – kepunahan,
    – ketakutan,
    – kesedihan,
    – putus asa.

Itulah beberapa rincian arti dan Pengaruh Warna bagi Psikologi Manusia. Dasar beberapa pengaruh maupun “potensinya” warna yang tak ada ruginya kita ketahui. Warna tidak hanya mempercantik sesuatu yang berkaitan dengannya, tetapi juga mempengaruhi terhadap kondisi psikologi orang disekitarnya.

Oleh karena itu, penentuan penggunaan warna yang tepat erat berkaitan dengan sebuah desain yang baik. Maka silahkan bereksplorasi semaksimal mungkin untuk menciptakan desain yang menarik. Tapi ingat, pilihlah warna-warna yang tepat. Demikianlah artikel dari PsyLine.id Psikologi Online tentang Pengaruh Warna bagi Psikologi Manusia. Semoga bermanfaat bagi kita semua.

Salam Bahagia..

Artikel sebelumnya membahas tentang: 11 Langkah Menghadapi Anak Keras Kepala. Dan kenali penyebab anak menjadi keras kepala.

Tentang Penulis

Bayu Lebond

Seorang yang sok Seniman
Rocker yang sayang keluarga
Pecinta Wayang Jawa
#WhySoSerious

Bagikan Artikel Ini:

Berlangganan Artikel?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan artikel terbaru dari PsyLine.

Tinggalkan Balasan