Bekerja Dengan Passion. Tapi, Tahukah Apa Itu Passion?

Diposting: 10 Agustus 2017 | Kategori Artikel: Gaya Hidup & Sosial

Dilihat: 18143 kali.

Penulis: Hesti Nur Lestari, S.Psi, MM, Psikolog.

Sekarang kata “passion” seperti sudah menjadi semacam mantra. Banyak orang dengan fasihnya berbicara tentang passion dan dengan mudahnya menyatakan sesuatu sebagai ‘passion’ mereka. Hal ini adalah sesuatu yang saya sambut gembira. Karena semakin banyak orang menyadari pentingnya bekerja sesuai dengan passion mereka. Tapi, banyak orang yang tidak tahu Apa Itu Passion?

Di sisi lain, masih banyak juga yang diam-diam bertanya, apa sih sebenarnya passion itu? Apa bedanya, atau hubungannya, dengan hobi, minat atau istilah semacam “panggilan jiwa”. Hal tersebut sering dimaknai serupa dengan passion.

Apa Itu Passion?

Mari kita menelisik lebih dalam tentang hal menakjubkan yang disebut passion ini.

Apa itu passion dan pentingnya bekerja sesuai dengan passion

Passion: a strong feeling of enthusiasm or excitement for something or about doing something

Gairah: perasaan antusiasme atau kegembiraan yang kuat akan sesuatu atau tentang melakukan sesuatu

(definisi dari Merriam-Webster Dictionary).

Jika ingin mengenali Apa Itu Passion kamu, pikirkanlah hal-hal sebagai berikut:

  • Hal-hal yang paling kamu nikmati dan paling bisa mendatangkan kebahagiaan atau kepuasan saat mengerjakannya.
  • Hal-hal yang membuat kamu antusias sehingga menyedot perhatian dan pikiran kamu dengan cara yang positif.
  • Things that thrill and ‘fuel’ you.
  • Hal-hal yang saat mengerjakannya waktu berlalu tanpa terasa dan kamu serasa “terserap” atau “tenggelam” di dalamnya.
  • Hal-hal yang kamu tidak perlu disuruh untuk melakukannya, ingin kamu kerjakan selama hidup dan tidak pernah terpikir untuk meninggalkan.
  • Hal-hal yang kamu rindukan dan sangat terasa ada yang hilang saat tidak bisa mengerjakannya.

Ungkapan-ungkapan seperti itulah yang sering digunakan orang saat diminta menjelaskan “passion”.

Saat berpikir tentang passion, saya teringat tag line NBA: ”I LOVE THIS GAME!” sambil membayangkan pemainnya sedang berlari membawa bola kemudian lompat melakukan slam dunk.

Mereka bekerja dengan Apa Itu Passion.

  • Para atlit profesional berlatih menguras keringat berjam-jam setiap hari,
  • menempa tubuh dan mental mereka,
  • merencanakan dan menyiapkan diri untuk setiap pertandingan,
  • mendiskusikan permainan mereka,
  • menonton rekaman pertandingan mereka sendiri atau pun orang lain. Hanya untuk mencermati gerakan yang masih perlu dilatih dan gerakan lawan yang perlu diwaspadai,
  • tidak henti-henti memikirkannya,
  • fokus pada permainannya,
  • seolah mereka hidup untuk itu.

Tentu kamu tidak harus menjadi Christiano Ronaldo untuk dapat bekerja dengan passion. Untuk menemukan hal-hal yang menjadi passion, kamu perlu jujur pada diri sendiri. Karena passion adalah sesuatu yang sangat personal.

Apa Itu Passion: Passion bukan Hobby, dan Hobby Belum tentu Passion

Passion bisa jadi adalah sesuatu yang selama ini kita anggap sebagai hobi. Sebaliknya suatu hobi tidak otomatis berarti passion. Hobi biasanya lebih tepat dianggap sebagai sesuatu yang kita lakukan untuk bersantai. Melepas kepenatan dan mengisi waktu luang dengan bersenang-senang, favourite pastime.

Apa itu passion dan pentingnya bekerja sesuai dengan passion

Seperti teman saya yang hobi berat main video game. Ia bisa berjam-jam memainkannya tapi tidak pernah memandangnya sebagai passion. Ada orang-orang yang memiliki passion pada manga (komik ala Jepang). Sehingga ingin menjadi seorang komikus profesional dan mencurahkan dirinya ke situ.

Di sisi lain, adik saya juga senang dan pandai menggambar manga. Tapi tidak pernah berpikir untuk menekuninya dengan serius. Menggambar manga hanya dilakukannya untuk kesenangan dan mengusir penat di sela-sela aktivitasnya yang lain.

Passion tidak identik dengan kegiatan yang bersifat rekreatif atau ‘senang-senang’ saja. Tapi bisa juga sesuatu yang biasanya dianggap “serius”. Saya ingat seorang dosen senior saya dulu yang menikmati betul saat-saat mengajarnya. Sehingga beliau pernah bilang, ”Jangan-jangan kalau saya mengajar tidak dibayar, saya mau lho…” Passion dirasakan beliau saat berinteraksi dan berbagi ilmu dengan orang lain. That moment fueled her.

Seorang teman saya merasa “hidup” saat ia membaca buku-buku yang “inspiring” yang tebal dan serius. Kemudian mensharenya dengan orang lain. Seorang ahli mikrobiologi menemukan passionnya di laboratorium pembibitan untuk menemukan varietas tanaman baru.

Karena passion adalah sesuatu yang personal, bisa saja seseorang memiliki passion pada hal-hal yang dianggap tidak umum secara sosial. Atau dipandang kurang lazim oleh lingkungan sekitarnya.

Misalnya:

  • wanita yang passionnya adalah extreme sports atau mesin otomotif,
  • anak muda yang punya passion terhadap barang-barang antik dan kepurbakalaan. Sementara teman-temannya asik dengan gadget terkini,
  • atau pria yang memiliki passion terhadap dunia tari.

Apa Itu Passion: Tidak Perlu Membandingkan Passion Kita

Kita juga tidak perlu membandingkan apakah passion yang kita miliki lebih “hebat” dibandingkan passion orang lain. Beberapa orang bisa melakukan atau terlibat dalam kegiatan yang sama, namun bisa jadi masing-masing punya passion yang berbeda.

Teman-teman yang aktif sekali dalam kegiatan keorganisasian bisa punya motivasi yang berbeda-beda. Ada yang karena senang sekali berinteraksi dengan banyak orang. Ada yang karena senang membuat konsep dan merencanakan kegiatan. Ada yang senang memanage people & things. Ada yang senang tampil di acara yang dihadiri banyak orang.

Object of passion bisa berupa sesuatu yang konkrit atau dapat dilihat (observable), seperti fashion, otomotif atau sports. Sebaliknya, passion juga bisa berupa hal “abstrak” yang dapat terwujud dalam aktivitas yang berbeda-beda. Di mana untuk menemukan passion yang sesungguhnya kita perlu menggali di balik aktivitas yang terlihat.

Contohnya: ada seseorang yang senang sekali membuat handy craft dari barang bekas. Namun sebenarnya passionnya bukanlah membuat handy craftnya sendiri. Melainkan menghasilkan berbagai ide dan penggunan baru dari bermacam barang. Termasuk barang-barang bekas.

Apa Itu Passion: Passion tidak selalu sejalan dengan bakat

Walaupun banyak juga orang beruntung dikaruniai bakat yang sesuai dengan passionnya. Sebaliknya, banyak orang mengembangkan skills yang sejalan dengan passionnya. Meskipun bakatnya sendiri dalam bidang tersebut tidak luar biasa. Karena passionnya mendorongnya untuk terus melatih skills tersebut.

Apa itu passion dan pentingnya bekerja sesuai dengan passion

Sebagai contoh: Saya kenal seseorang yang berbakat menulis. Ia mampu menghasilkan tulisan-tulisan yang cerdas, tajam, kadang-kadang juga puitis dan menyentuh. Tapi baginya menulis adalah sesuatu yang melelahkan dan tidak fun sama sekali. Biasanya ia menghasilkan tulisan bila memang diharuskan untuk menulis. Misalnya untuk tugas kuliah, kemudian untuk tugas-tugas yang berkaitan dengan pekerjaannya.

Sebaliknya, saya juga kenal seseorang yang senang sekali berbicara di depan forum atau orang banyak. Kalau sudah memegang mikrofon, ia jadi terkesan percaya diri dan enjoy sekali menjadi pusat perhatian. Padahal kalau boleh dibilang, hmm… well, he wasn’t really a natural public speaker.

Tapi dia terus maju dengan “modalnya yang pas-pasan” itu. Perlahan tapi pasti, dengan terus maju, pantang mundur dan pantang malu. Ssaya melihat perkembangannya dalam hal public speaking, dan yang lebih penting, dia menikmati setiap menit dari ‘microphone moment’nya.

Jangan keliru mengenali Apa Itu Passion dengan “kegandrungan sesaat”

Passion adalah sesuatu yang bertahan, bukanlah sekedar “a hot trend” atau sesuatu yang dilakukan ‘hangat-hangat tahi ayam’. Ada masanya sesuatu digilai banyak orang dan mendapatkan antusiasme yang besar, untuk kemudian dilupakan. Kita juga kadangkala melakukan sesuatu karena “sedang suka”. Tetapi tak lama kemudian bosan atau frustrasi bila sulit dilakukan, lalu ditinggalkan.

Untuk mengetahui Pentingnya Bekerja Sesuai dengan Passion Kita, bisa kita baca pada:

Pentingnya Bekerja Sesuai Dengan Passion dan Hasrat Kita.

Namun Apabila Anda memiliki masalah dengan masalah Bullying dan ingin berbagi curahan hati namun bingung harus curhat kepada siapa. Anda dapat Konsultasi di PSYLine.id. Psikologi Online Indonesia.

Klik Link di Bawah ini:

Context Konsultasi Psikologi Via Teks.

Atau bergabunglah bersama kami untuk bersama-sama menyebarkan virus kebahagian di Fanspage FaceBook kami.

FansPage FaceBook PsyLine.

Salam bahagia.

Artikel sebelumnya membahas tentang:

Manfaat Psikologi Olahraga Panahan bagi para Pemanah.

Tentang Penulis

Hesti Nur Lestari, S.Psi, MM, Psikolog.

Psikolog lulusan Universitas Indonesia,
Magister Business Management dari IPMI International Business School
Konsultan, Trainer, Asesor, Konselor, Aktivis Sosial
Ibu yang bangga dari 3 anak keren, life-long learner & penikmat seni.

Tinggalkan Balasan

Kategori PSYBlog



PsyLine - Psikologi Online

PSYLine Indonesia

PSYLine Indonesia

merupakan aplikasi Psikologi Online untuk berbagi cerita konseling dan konsultasi dengan Psikolog Profesional secara online, atau bertemu langsung untuk mendapatkan Layanan Psikologis. Semuanya untuk membantu Anda menjadi Lebih Baik.

Fanpage PSYLine

Ikuti PSYLine



×
PsyLine
×
PsyLine

Kategori PSYBlog