Konsultasi Gratis
Menu

Kategori Artikel

Berita Psikologi

Berita Psikologi

3 Artikel

Event Psikologi

Event Psikologi

4 Artikel

Biografi Psikolog

10 Artikel

Layanan PsyLine.id

2 Artikel

Karir & Perusahaan

42 Artikel

Gaya Hidup & Sosial

76 Artikel

Cinta & Remaja

11 Artikel

Pendidikan & Anak

49 Artikel

Psikologi Konsultasi via email Gratis

Kumpulan Konsultasi

103 Artikel

Logo Psy Line
Menu Menu
Logo Psy Line

Kategori Artikel

Berita Psikologi

Berita Psikologi

3 Artikel

Event Psikologi

Event Psikologi

4 Artikel

Biografi Psikolog

10 Artikel

Layanan PsyLine.id

2 Artikel

Karir & Perusahaan

42 Artikel

Gaya Hidup & Sosial

76 Artikel

Cinta & Remaja

11 Artikel

Pendidikan & Anak

49 Artikel

Psikologi Konsultasi via email Gratis

Kumpulan Konsultasi

103 Artikel

Cara Untuk Mengenali Passion

Karir & Perusahaan | 591 Views

Perencanaan Karir: Cara Untuk Mengenali Passion yang Hilang

26 Agustus 2017 | Penulis: Hesti Nur Lestari, S.Psi, MM, Psikolog.

Banyak dari kita sangat sulit cara untuk menemukan Passion di dalam diri kita sendiri. Ada yang perlu berhenti untuk berpikir sejenak, atau perlu dibantu cara untuk mengenali passion. Karena selama ini tidak pernah memikirkannya. Need Help to Identify Your Passion?

Rutinitas hidup bergulir sebagai kebiasaan, kewajiban serta kelaziman atau sesuatu yang memang ‘seharusnya dijalani’. Ada yang tidak pernah menyadari hal ini, ada juga yang menyadarinya namun berpikir, “Yah sudahlah, mau apa lagi.”

Di sisi lain, terkadang kita secara intuitif bisa mengenali apa yang menjadi passion kita saat kita menemukannya. Secara intuitif, maksudnya kita tidak perlu menganalisis secara detil dan sistematis untuk menemukan jawabannya. You just know it.

Rasanya ada ‘klik’ antara kamu dan passion kamu. Seperti menemukan ‘soulmate’ atau jodoh kamu. You just know that it is what you want. You feel compelled or drawn to do it. Other things seem to fade in the background.

Cara Untuk Mengenali Passion

Kalau kamu kesulitan untuk menemukan apa yang menjadi passion kamu, tidak perlu kuatir. Karena kemungkinan besar it’s already in you all this time. Sebenernya mudah cara untuk mengenali passion-mu.

Eksplorasi ke dunia luar bisa membantu, tapi yang lebih penting adalah eksplorasi ke dalam diri sendiri. Kamu perlu banyak mengingat dan mengetuk. Bila tepat, your heart will tell you, for it knows the answer.

Pertanyaan dasar Untuk Membantu Cara Untuk Mengenali Passion

Untuk membantu cara untuk mengenali passion-mu, cobalah menjawab beberapa pertanyaan berikut:

  • Semasa sekolah/kuliah, apa mata pelajaran favorit kamu?
  • Bila tidak ada, apa yang biasanya kamu lakukan saat mengikuti mata pelajaran yang tidak kamu sukai?
    Misalnya, ada teman saya dulu yang senang membuat sketsa baju di kertas catatan kuliah. Ada juga yang malah sibuk browsing tentang mobil-mobil canggih.
  • Saat surfing di Internet di waktu bebas kamu, topik apa yang paling senang kamu cari?
  • Saat membaca koran/majalah (printed atau pun online), subjek apa yang paling menarik buat kamu?
  • Saat mengunjungi toko buku, fisik maupun on-line, kategori apa yang paling menarik buat kamu?
  • Topik pembicaraan apa yang paling menarik buat kamu?
  • Kosa kata dan istilah bidang apa yang menarik buat kamu, yang kamu senang mendengarkan dan membicarakannya?
  • Orang-orang dengan profesi apa yang menarik minat kamu untuk berinteraksi dan belajar dari mereka?
  • Selain untuk kebutuhan sehari-hari, hal apa yang membuat kamu rela mengeluarkan budget khusus atau menabung untuk itu?
  • Pameran apa yang kamu paling suka datangi?
  • Tempat apa yang paling menarik, mengagumkan, atau paling nyaman buat kamu?
  • Bila kamu dibayar sama untuk melakukan pekerjaan apa pun yang kamu suka, pekerjaan apa yang akan kamu pilih?
  • Bila kamu diberi dana tak terbatas untuk mempelajari sesuatu, apakah itu?
  • Kata kerja (berikut objek) apa yang menggambarkan aktivitas yang senang kamu lakukan atau skills yang ingin kamu miliki?
    Pikirkan tentang kata kerja yang menggambarkan suatu aktivitas, skill atau keterampilanmu.
    Seperti mengajar, berbicara, bernyanyi, mengolah, memperbaiki, menulis, dst. Bila dapat disertai dengan objeknya. Misalnya bertemu orang, mengurus tanaman, memperbaiki mobil, dsb.

Sesuatu yang menjadi passion tidak saja kamu sukai atau kamu rasa penting, tapi kamu merasakannya sebagai sesuatu yang special. Sehingga kamu tertarik untuk mempelajarinya, aktif untuk mencoba, melakukan atau mengeksplorasinya.

Cara Untuk Mengenali Passion, Bukan Mengenali Kegemaran

Dari maksut tersebut di atas, biasanya kamu punya pengetahuan atau skill lebih tentang hal tersebut dibanding orang lain. Orang lain yang tidak punya minat khusus terhadap hal itu.

Jadi, bukan hanya karena kamu suka jajan, tidak otomotis berarti ‘kuliner’ adalah passion kamu. Tetapi Bondan Winarno bisa bilang kalau kuliner adalah passion beliau.

Bidang yang kamu pilih tidak terbatas pada bidang yang bisa dipelajari di sekolah atau waktu kuliah saja. Tapi bisa apa saja yang bisa kamu pelajari sendiri. Bila bidang yang kamu pilih sangat umum/luas, cobalah pikirkan yang lebih spesifik lagi. Agar lebih jelas bagian mana yang sebenarnya menarik minat kamu.

Misalnya, kamu senang dengan bidang Finance, tapi setelah dieksplor, secara khusus kamu menyukai pengelolaan aset dan investasi.

Kamu senang menulis. Tapi secara khusus yang kamu sukai adalah menulis hal-hal yang kamu lihat dan opini kamu. Bukan menulis fiksi atau biografi, misalnya. 

Dengan menjawab pertanyaan di atas, mudah-mudahan kamu bisa mendapat gambaran lebih jelas tentang passion kamu. Passion yang membantu kamu untuk menetapkan visi profesional kamu.

Namun apabila Anda memiliki keraguan dengan Cara Untuk Mengenali Passion Anda dan Anda ingin berkonsultasi dengan Pikolog Profesional PSYLine. Anda dapat Konsultasi pada PSYLine.id. Psikologi Online Indonesia.

Klik Link di Bawah ini:

Context Konsultasi Psikologi Via Teks.

Atau bergabunglah bersama kami untuk bersama-sama menyebarkan virus kebahagian di Fanspage FaceBook kami.

FansPage FaceBook PsyLine.

Salam bahagia.

Artikel sebelumnya membahas tentang:

Kumpulan Psikolog Cantik Indonesia Versi PSYLine.id.

Tentang Penulis

Hesti Nur Lestari, S.Psi, MM, Psikolog.

Psikolog lulusan Universitas Indonesia,
Magister Business Management dari IPMI International Business School
Konsultan, Trainer, Asesor, Konselor, Aktivis Sosial
Ibu yang bangga dari 3 anak keren, life-long learner & penikmat seni.

Bagikan Artikel Ini:

Berlangganan Artikel?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan artikel terbaru dari PsyLine.

Tinggalkan Balasan