Diagnosa dan Pengobatan Penderita Disleksia Secara Umum

Diposting: 16 November 2017 | Kategori Artikel: Pendidikan & Anak

Dilihat: 1404 kali.

Penulis: Riswandi Alekhine

Diagnosa dan Pengobatan Penderita Disleksia sangat sulit. Karena tidak berdampak secara fisik pada penderitanya. Apalagi, tidak ada perangkat khusus yang digunakan oleh para ahli dalam mendiagnosa kondisi tersebut. Karena itu, banyak penderita yang akhirnya tidak terdiagnosa.

Baca Juga:

Psikologi Pendidikan: Disleksia Kesulitan Proses Belajar Membaca.

Gejala Serta Karakteristik Dan Ciri-ciri Penderita Disleksia.

Diagnosa dan Pengobatan Penderita Disleksia

Diagnosa dan Pengobatan Penderita Disleksia sangat sulit. Namun, para ahli saat ini telah mengembangkan metode di bawah ini untuk mendiagnosa disleksia:

  • Kaufman Assessment Battery untuk Anak-anak – dibagi ke dalam dua kategori utama, inti dan tambahan, dengan lebih dari 15 sub-tes.
  • Skala Kecerdasan Stanford-Binet – memeriksa kemampuan kognitif dan kecerdasan anak-anak; metode ini dapat mendeteksi adanya masalah perkembangan pada anak.
  • Tes Benton Visual Retention – Memeriksa memori gambar dan persepsi dari anak-anak berusia mulai dari delapan tahun; metode ini juga dapat digunakan untuk memeriksa disleksia pada orang dewasa.

Proses Diagnosis Disleksia

Sebelum ke dokter spesialis, Anda sebaiknya mencari tahu tentang kelebihan serta kekurangan dalam kemampuan anak lebih dulu. Proses ini dapat dilakukan melalui permainan, misalnya puzzle gambar. Jika memungkinkan, Anda juga dapat meminta bantuan dari Psikolog. Agar Diagnosa dan Pengobatan Penderita Disleksia dapat diketahui dengan segera.

Disleksia cenderung sulit untuk dideteksi karena gejalanya yang beragam. Psikolog mungkin akan mempertimbangkan beberapa faktor, seperti:

  • Riwayat, perkembangan, pendidikan, dan kesehatan anak. Dokter mungkin juga akan menanyakan apakah ada riwayat anggota keluarga lain dengan gangguan kemampuan belajar.
  • Keadaan di rumah. Pertanyaan yang bisa diajukan antara lain deskripsi mengenai kondisi keluarga. Misalnya siapa saja yang tinggal di rumah serta apakah ada masalah dalam keluarga.
  • Pengisian kuesioner oleh anggota keluarga serta guru sekolah.
  • Tes untuk memeriksa kemampuan memahami informasi, membaca, memori, dan bahasa anak.
  • Pemeriksaan penglihatan, pendengaran, dan neurologi untuk menyingkirkan kemungkinan adanya penyakit atau gangguan lain yang menyebabkan gejala-gejala yang dialami.
  • Tes psikologi untuk memahami kondisi kejiwaan anak dan menyingkirkan kemungkinan adanya gangguan interaksi, kecemasan, atau depresi yang dapat memengaruhi kemampuannya.

Untuk hasil diagnosa terbaik, salah satu langkah awal yang harus dilakukan adalah membuat janji dengan Psikolog. Psikolog itulah yang akan melakukan tes tahap awal. Psikolog tersebut mungkin akan merujuk Anda untuk menemui dokter spesialis, tergantung pada hasil tes awal yang telah dilakukan.

Proses Pengobatan Disleksia

Tidak ada obat dan teknik pengobatan tertentu untuk disleksia. Diagnosis yang tepat sangat penting dalam menentukan tingkat kelemahan dari penderita, dan merancang metode pengobatan yang sesuai.

Beberapa anak dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan ruang kelas, namun kebanyakan tidak. Jadi, orangtua sangat dianjurkan untuk memasukkan anak mereka ke sekolah dengan kelas khusus. Atau yang menawarkan kegiatan belajar dan latihan tambahan. Hal itu untuk membantu anak mereka yang memiliki disleksia.

Beberapa metode pembelajaran yang terkenal antara lain Orton Gillingham dan Slingerland.

Anak-anak yang menderita disleksia dianjurkan untuk menemui seorang Psikolog ahli terapi bahasa dan membaca serta seorang psikolog saraf. Mereka juga sebaiknya menemui guru mereka.

Disleksia dapat berdampak pada sikap dan perilaku mereka terhadap kegiatan belajar-mengajar di sekolah. Jadi, sangat penting bagi orangtua untuk tidak pernah berhenti mendukung anak mereka untuk terus berlatih menulis, membaca, dan berbicara.

Kesalahpahaman Dalam Masyarakat Tentang Disleksia

Banyak yang salah dalam memahami disleksia, mereka menganggap anak disleksia adalah anak bodoh. Padahal pada kenyataannya anak disleksia merupakan anak yang memiliki kecerdasan yang tinggi.

Seperti yang belum dipahami banyak orang, disleksia bukanlah sebuah penyakit. Disleksia adalah gangguan dimana penderita tidak mampu mengelola bahasa dengan baik. Mereka juga tidak memiliki kemampuan belajar. Hal itu dikarenakan dimana otak penderita gagal dalam mengenali simbol simbol tertentu.

Disleksia tidak ada kaitannya dengan kecerdasan anak, tetapi ia mempengeruh perkembangan anak terkait bahasa.

Anak Yang menderita disleksia cenderung memiliki kesulitan dengan kecepatan pengolahan bahasa. Itu termasuk memori, pengolahan fonologi dan sering gagal untuk menghidupkan keterampilan kognitifnya. Pada umumnya gangguan ini terjadi pada anak anak. Tetapi tidak menutup kemungkinan orang dewasa juga bakal mengalami gangguan ini.

Pada orang dewasa disleksia terjadi akibat trauma otak.  Jika tidak ditangani dengan baik, disleksia akan memberikan dampak jangka panjang dalam kehidupan seorang anak. Penderita tidak bisa memperoleh pembelajaran dasar.

Baca juga:

Metode Penanganan Penderita Disleksia Untuk Umum.

Referensi:

  • http://www.nhs.uk/conditions/dyslexia/pages/causes.aspx
  • http://www.dyslexia.org/what_causes.shtml
  • http://www.dyslexia.com/library/symptoms.htm

PSYLine.id Psikologi Online Indonesia

Bila Anda ada permasalahan dengan Diagnosa dan Pengobatan Penderita Disleksia, dan Anda ingin berbagi cerita. Anda dapat berkonsultasi dengan dengan Psikolog Profesional PSYLine.id yang paling cocok untuk Anda.

Jangan Takut! Data diri dan latar belakang Anda terjamin 100% kerahasiannya.

Bergabunglah bersama kami untuk bersama-sama menyebarkan virus kebahagian di Fanspage FaceBook kami.

FansPage FaceBook PsyLine.

Tentang Penulis

Riswandi Alekhine

Lulusan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.
Seorang Aquascaper.
Jatuh cinta pada script, poetry, filsafat dan senja saat hujan.

Tinggalkan Balasan

Kategori PSYBlog



PsyLine - Psikologi Online

PSYLine Indonesia

PSYLine Indonesia

merupakan aplikasi Psikologi Online untuk berbagi cerita konseling dan konsultasi dengan Psikolog Profesional secara online, atau bertemu langsung untuk mendapatkan Layanan Psikologis. Semuanya untuk membantu Anda menjadi Lebih Baik.

Fanpage PSYLine

Ikuti PSYLine



×
PsyLine
×
PsyLine

Kategori PSYBlog