Konsultasi Gratis
Menu

Kategori Artikel

Berita Psikologi

Berita Psikologi

3 Artikel

Event Psikologi

Event Psikologi

4 Artikel

Biografi Psikolog

10 Artikel

Layanan PsyLine.id

2 Artikel

Karir & Perusahaan

42 Artikel

Gaya Hidup & Sosial

76 Artikel

Cinta & Remaja

11 Artikel

Pendidikan & Anak

49 Artikel

Psikologi Konsultasi via email Gratis

Kumpulan Konsultasi

103 Artikel

Logo Psy Line
Menu Menu
Logo Psy Line

Kategori Artikel

Berita Psikologi

Berita Psikologi

3 Artikel

Event Psikologi

Event Psikologi

4 Artikel

Biografi Psikolog

10 Artikel

Layanan PsyLine.id

2 Artikel

Karir & Perusahaan

42 Artikel

Gaya Hidup & Sosial

76 Artikel

Cinta & Remaja

11 Artikel

Pendidikan & Anak

49 Artikel

Psikologi Konsultasi via email Gratis

Kumpulan Konsultasi

103 Artikel

Hak-Hak Anak yang Wajib Diketahui Oleh Orangtua

Pendidikan & Anak | 859 Views

Hak-Hak Anak yang Wajib Diketahui Oleh Orangtua

29 Juli 2017 | Penulis: Wulan Arumbi

Sebagai tambahan pengetahuan, perlu kita simak juga apa saja hak-hak anak. Kalau kita bicara masalah anak di indonesia ternyata tidak hanya terbatas pada masalah pendidikan, tumbuh kembang dan kesehatan semata. Jauh di luar sana banyak anak-anak indonesia yang tidak layak dalam memperoleh kasih sayang orangtua. Bahkan ada di antaranya yang hidup dalam kekerasan dan ketidak berdayaan.

Hak-hak Anak Hari Anak Nasional kak seto

Baca Juga:

Pentingkah peringatan Hari Anak Nasional Setiap Tahunnya?

Hak-hak Anak Indonesia

  1. Hak untuk dapat hidup, tumbuh serta berkembang

    Dan berpartisipasi secara wajar sesuai dengan harkat  martabat kemanusiaan. Serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

  2. Hak-hak Anak atas sebutan atau suatu nama

    Sebagai identitas diri dan status kewarganegaraan.

  3. Hak untuk beribadah menurut agamanya (keyakinannya)

    Juga untuk berpikir, dan berekspresi sesuai dengan tingkat kecerdasan dan usianya, dalam bimbingan orangtua.

  4. Hak untuk mengetahui orang tuanya (orang tua kandung)

    Juga untuk dibesarkan, dan diasuh oleh orang tuanya sendiri.

  5. Hak memperoleh pelayanan kesehatan dan jaminan social

    Sesuai dengan kebutuhan fisik, spiritual, mental, dan sosial.

  6. Hak memperoleh pendidikan dan pengajaran

    Dalam rangka pengembangan pribadinya dan tingkat kecerdasannya. Sesuai dengan minat dan bakat yang dimilikinya.

  7. Hak menyatakan dan didengar pendapatnya

    Juga termasuk menerima, mencari, dan memberikan informasi sesuai dengan tingkat kecerdasan dan usianya. Hal itu demi pengembangan dirinya sesuai dengan nilainilai kesusilaan dan kepatutan.

  8. Hak untuk beristirahat dan memanfaatkan waktu luang

    hak-hak anak indonesia
    Bergaul dengan anak yang sebayanya, bermain, berekreasi, dan berkreasi sesuai dengan minat, bakatnya. Dan tingkat kecerdasannya demi pengembangan diri.

  9. Hak memperoleh rehabilitasi

    Termasuk juga bantuan sosial, dan pemeliharaan taraf kesejahteraan sosial bagi setiap anak penyandang cacat.

  10. Hak mendapat perlindungan

    Anak harus dilindungi dari perlakuan seperti:

    • Diskriminasi,
    • Eksploitasi baik ekonomi maupun seksual,
    • Penelantaran,
    • Kekejaman, kekerasan, dan penganiayaan,
    • Ketidakadilan dan Perlakuan salah lainnya.
  11. Hak untuk diasuh oleh orang tuanya sendiri

    Kecuali jika ada alasan atau aturan hukum yang sah menunjukkan bahwa pemisahan itu adalah demi kepentingan yang terbaik bagi anak. Hal itu merupakan pertimbangan terakhir.

  12. Hak untuk memperoleh perlindungan dari  Penyalahgunaan dalam kegiatan politik

    Pelibatan dalam peristiwa yang mengandung unsur kekerasan Pelibatan dalam sengketa bersenjata, Pelibatan dalam kerusuhan sosial, dan Pelibatan dalam peperangan.

(sesuai Undang-Undang no. 23 Tahun 2002)

Nah, apakah sebagai orangtua kita sudah memulai memenuhi hak-hak anak dari lingkungan yang paling kecil? Apa kita juga cukup jeli melihat hak anak di sekitar kita yang tidak seharusnya mereka terima?

Nah, semoga artikel di atas lebih membuka mata hati kita tentang pentingnya melindungi dan memberikan hak kepada anak. Jadi, peringatan hari anak memang perlu. Agar dalam perjalanan hidup kita selalu mengingat bahwa anak adalah generasi penerus yang menjadi tanggung jawab kita bersama.

Namun Apabila Kita memiliki masalah dengan Anak dan ingin berbagi curahan hati namun bingung harus curhat kepada siapa. Kita dapat Konsultasi di PSYLine.id Psikologi Online Indonesia.

Klik Link di Bawah ini:

Context Konsultasi Psikologi Via Teks.

Atau bergabunglah bersama kami untuk bersama-sama menyebarkan virus kebahagian di Fanspage FaceBook kami.

FansPage FaceBook PsyLine.

Salam bahagia.

Artikel sebelumnya membahas tentang:

Kenali 10 Tanda-tanda Anak Korban Bullying di Sekolah.

Tentang Penulis

Wulan Arumbi

Seorang Guru dan ibu bahagia yang selalu ingin belajar.
Lulusan Fakultas Sastra Universitas Sebelas Maret Solo.

Bagikan Artikel Ini:

Berlangganan Artikel?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan artikel terbaru dari PsyLine.

Tinggalkan Balasan