Konsultasi Gratis
Menu

Kategori Artikel

Berita Psikologi

Berita Psikologi

3 Artikel

Event Psikologi

Event Psikologi

4 Artikel

Biografi Psikolog

10 Artikel

Layanan PsyLine.id

2 Artikel

Karir & Perusahaan

42 Artikel

Gaya Hidup & Sosial

76 Artikel

Cinta & Remaja

11 Artikel

Pendidikan & Anak

49 Artikel

Psikologi Konsultasi via email Gratis

Kumpulan Konsultasi

103 Artikel

Logo Psy Line
Menu Menu
Logo Psy Line

Kategori Artikel

Berita Psikologi

Berita Psikologi

3 Artikel

Event Psikologi

Event Psikologi

4 Artikel

Biografi Psikolog

10 Artikel

Layanan PsyLine.id

2 Artikel

Karir & Perusahaan

42 Artikel

Gaya Hidup & Sosial

76 Artikel

Cinta & Remaja

11 Artikel

Pendidikan & Anak

49 Artikel

Psikologi Konsultasi via email Gratis

Kumpulan Konsultasi

103 Artikel

Pengertian HIPERAKTIF atau ADHD Attention Deficit Hyperactivity Disorder Lengkap

Klinis & Kepribadian | 1821 Views

HIPERAKTIF atau ADHD Attention Deficit Hyperactivity Disorder

19 November 2017 | Penulis: Bayu Lebond

HIPERAKTIF atau ADHD atau Attention Deficit Hyperactivity Disorder yang lebih sering dikenal dengan istilah hiperaktif. ADHD adalah gangguan jangka panjang yang menyerang jutaan anak dengan gejala-gejala yang dapat berlangsung hingga dewasa. Namun ADHD umumnya dialami oleh orang-orang dengan gangguan belajar.

HIPERAKTIF atau ADHD adalah sebuah gangguan pada perkembangan otak yang menyebabkan penderitanya menjadi hiperaktif, impulsif, serta susah memusatkan perhatian. Kondisi ini dulunya dikenal dengan ADD atau Attention Deficit Disorder.

Apa Itu HIPERAKTIF atau ADHD itu?

HIPERAKTIF atau ADHD adalah kondisi yang bisa terdapat pada anak-anak, remaja bahkan pada orang dewasa. Namun gejalanya biasanya mulai berkembang pada masa kanak-kanak dan berlanjut hingga dewasa.

Diperkirakan terdapat 3-5 % anak-anak atau anak usia sekolah yang mengalami HIPERAKTIF atau ADHD. Tanpa penanganan yang tepat, ADHD dapat menimbulkan konsekuensi yang serius. Seperti mal-prestasi (under-achievement), kegagalan di sekolah atau pekerjaan. Bisa juga susah menjalin hubungan atau interaksi sosial, rasa tidak percaya diri yang parah, dan juga depresi kronis.

HIPERAKTIF atau ADHD adalah gangguan yang ditandai dengan perilaku impulsif, hiperaktif, dan kurangnya perhatian. ADHD biasanya didiagnosis pada masa kanak-kanak. Namun gejala ADHD dapat berlanjut hingga masa remaja dan dewasa.

3 SubTipe HIPERAKTIF atau ADHD

Ada 3 subtipe dari HIPERAKTIF atau ADHD:

  • Dominan hiperaktif-impulsif:
    Orang dengan ADHD yang lebih dominan hiperaktif-impulsif biasanya memiliki masalah hiperaktivitas dan perilaku impulsif.
  • Dominan inatentif:
    Orang dengan ADHD yang lebih dominan inatentif biasanya memiliki gejala tidak dapat memperhatikan dengan baik.
  • Kombinasi hiperaktif-impulsif dan inatentif:
    Kelompok ini memiliki gejala hiperaktif, impulsif, dan tidak dapat memperhatikan.

HIPERAKTIF atau ADHD sangat umum ditemui dan termasuk salah satu kelainan paling umum terjadi pada anak-anak. Kondisi ini dapat terjadi pada penderita dengan usia berapapun. ADHD dapat ditangani dengan mengurangi fator-faktor risiko. Diskusikan dengan Psikolog Profesional PSYLine Psikologi Online Indonesia untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda Gejala HIPERAKTIF atau ADHD

Sejumlah gejala dalam perilaku yang dialami penderita ADHD meliputi sulit konsentrasi serta munculnya perilaku hiperaktif dan impulsif. Gejala-gejala ADHD umumnya terlihat sejak usia dini dan biasanya makin jelas ketika terjadi perubahan pada situasi di sekitar sang anak. Misalnya mulai belajar di sekolah.

Sebagian besar kasus ADHD terdeteksi pada usia 6 hingga 12 tahun. Anak-anak dengan ADHD cenderung rendah diri, sulit berteman, serta memiliki prestasi yang kurang memadai.

Baca Lebih Lanjut:

Gejala HIPERAKTIF atau ADHD Attention Deficit Hyperactivity Disorder.

Faktor Penyebab HIPERAKTIF  atau ADHD

Penyebab HIPERKTIF atau ADHD belum bisa diketahui dengan pasti. Tetapi sejumlah penelitian menunjukkan bahwa risiko seseorang untuk menderita kondisi ini dapat disebabkan oleh kombinasi dari beberapa faktor.

Para ilmuwan juga mempercayai bahwa zat kimia dalam otak memiliki pengaruh. Apabila zat kimia di otak tidak seimbang, perilaku dapat menjadi terpengaruh.

Walau penyebab ADHD belum diketahui secara pasti, namun para peneliti memusatkan objek penelitiannya pada kinerja dan perkembangan otak. Selain itu, terdapat tiga faktor yang dianggap mempengaruhi kondisi ADHD,

Baca Lebih Lanjut:

8 Faktor yang Diduga Menjadi Penyebab Hiperaktif atau ADHD.

Diagnosa HIPERAKTIF atau ADHD

Tidak semua anak yang sulit berkonsentrasi dan hiperaktif itu pasti menderita HIPERAKTIF atau ADHD. Oleh sebab itu, proses diagnosis ADHD membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak. Walau terlihat seperti tidak mendengarkan pembicaraan, berperilaku impulsif, serta perhatian mereka cenderung mudah teralihkan, mereka belum tentu mengidap ADHD.

Anak-anak yang sehat umumnya sangat aktif dan sering membuat orang tuanya kewalahan. Pada remaja juga akan sama merepotkannya. Sejumlah pemeriksaan fisik serta psikologis dari dokter anak dan ahli psikiatri akan dijalani oleh penderita ADHD.

Baca Lebih Lanjut:

Diagnosa Hiperaktif atau ADHD Attention Deficit Hyperactivity Disorder.

Langkah Penanganan dan Pengobatan untuk Penderita HIPERAKTIF atau ADHD

ADHD termasuk kondisi yang tidak bisa disembuhkan sepenuhnya. Gejala-gejalanya terkadang dapat berkurang seiring bertambahnya usia, tapi ada juga pengidap yang tetap mengalaminya hingga dewasa.

Meski demikian, ada beberapa metode yang dapat dipelajari agar gejala-gejala tersebut dapat dikendalikan. Sejumlah langkah penanganan ADHD dapat berupa terapi perilaku, serta terapi interaksi sosial dan obat-obatan,.

Langkah-langkah penanganan ini dilakukan guna meringankan gejala. Sehingga penderita dapat menikmati hidup yang normal dan lebih berkualitas. Kombinasi terapi dan obat umumnya merupakan langkah terbaik untuk menangani ADHD atau Hiperaktif.

Namun, tidak ada jalan pintas untuk menangani ADHD atau Hiperaktif ini. Dibutuhkan komitmen waktu, emosi, serta finansial yang tidak sedikit untuk menemukan kombinasi metode penanganan ADHD yang tepat dan cocok untuk Anda atau anak Anda.

Baca Lebih Lanjut:

Penangan dan Pengobatan HIPERAKTIF atau ADHD yang Tepat.

Warning..!

Artikel dari PsyLine.id Psikologi Online Indonesia tentang Hiperaktif atau ADHD ini berupa informasi dasar tentang topik kesehatan mental.

Informasi dalam artikel ini hanya digunakan untuk penjelasan ilmiah.

Bukan untuk diagnosis diri dan tidak dapat menggantikan diagnosis medis.

Informasi dalam artikel ini bukanlah resep atau nasihat medis.

PsyLine.id Psikologi Online Indonesia bukan pengganti dokter.

Jika Anda perlu bantuan atau hendak berobat berkonsultasilah dengan tenaga kesehatan mental profesional.

Salam Bahagia.

Dirangkum dari berbagai sumber.

Baca Juga:

Pengertian OCD Obsessive Compulsive Disorder Lengkap.

PSYLine.id Psikologi Online Indonesia

Bila Anda ada permasalahan dengan HIPERAKTIF atau ADHD, dan Anda ingin berbagi cerita. Anda dapat berkonsultasi dengan dengan Psikolog Profesional PSYLine.id yang paling cocok untuk Anda.

Jangan Takut! Data diri dan latar belakang Anda terjamin 100% kerahasiannya.

Bergabunglah bersama kami untuk bersama-sama menyebarkan virus kebahagian di Fanspage FaceBook kami.

FansPage FaceBook PsyLine.

Artikel sebelumnya membahas tentang:

Apa Itu BIPOLAR? Dan Apa Penyebab Gangguan BIPOLAR.

Tentang Penulis

Bayu Lebond

Seorang yang sok Seniman
Rocker yang sayang keluarga
Pecinta Wayang Jawa
#WhySoSerious

Bagikan Artikel Ini:

Berlangganan Artikel?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan artikel terbaru dari PsyLine.

Tinggalkan Balasan