Konsultasi Gratis
Menu

Kategori Artikel

Berita Psikologi

Berita Psikologi

3 Artikel

Event Psikologi

Event Psikologi

4 Artikel

Biografi Psikolog

10 Artikel

Layanan PsyLine.id

2 Artikel

Karir & Perusahaan

42 Artikel

Gaya Hidup & Sosial

76 Artikel

Cinta & Remaja

11 Artikel

Pendidikan & Anak

49 Artikel

Psikologi Konsultasi via email Gratis

Kumpulan Konsultasi

103 Artikel

Logo Psy Line
Menu Menu
Logo Psy Line

Kategori Artikel

Berita Psikologi

Berita Psikologi

3 Artikel

Event Psikologi

Event Psikologi

4 Artikel

Biografi Psikolog

10 Artikel

Layanan PsyLine.id

2 Artikel

Karir & Perusahaan

42 Artikel

Gaya Hidup & Sosial

76 Artikel

Cinta & Remaja

11 Artikel

Pendidikan & Anak

49 Artikel

Psikologi Konsultasi via email Gratis

Kumpulan Konsultasi

103 Artikel

Kata Psikolog Tentang Berteman Dengan Mantan

Cinta & Remaja | 4676 Views

Masih Ingin Berteman dengan Mantan? Simak Apa Kata Psikolog

3 Desember 2017 | Penulis: Bayu Lebond

Masih ingin berteman dengan mantan seringkali dianggap sebagai keinginan untuk tetap berhubungan baik dengan seseorang yang masih kita pedulikan. Namun ternyata, bagi para psikolog, pretensi tersebut bisa menjadi salah satu tanda sisi gelap kepribadian seseorang. Masih Ingin Berteman dengan Mantan? Simak Apa Kata Psikolog.

Seperti hubungan Selena Gomez dan Justin Bieber saat ini, banyak mantan pasangan yang masih ingin menjalin kedekatan meski sudah putus. Berbagai sumber menyebut bahwa Selena dan Justin saat ini masih dalam batas pertemenan.

Di dunia percintaan mencoba berteman dengan mantan kekasih kenyataannya keinginan banyak orang. Penelitian dari University of Kansas menyebut bahwa 60% orang masih ingin berteman dengan mantan pacarnya. Psikolog menyebut hal tersebut tak ada manfaatnya.

Berteman Dengan Mantan itu Tak Ada Manfaatnya

Menjalanin hubungan pertemanan karena perasaan romantisme yang masih tersisa hanya akan menghancurkan pertemanan. Penulis yang juga psikolog, Rebecca Griffith, mengatakan bahwa berteman dengan mantan tidak ada manfaatnya. Ujung-ujungnya hanya membuat jadi baper.

“Anda tidak akan mendapatkan manfaat apapun dari pertemenan tersebut. Anda hanya cenderung terjebak lebih lama saja,” ujar Rebecca Griffith. Di balik status ‘berteman dengan mantan’ ada perasaan emosional yang terpendam. Biasanya mereka yang ingin tetap berteman dengan mantan karena tidak ingin kehilangan perhatian dari mantan.

Dalam penelitian lain yang terkait dengan mantan juga menyebut bahwa 33% orang masih memimpikan kisah-kasih yang indah dengan mantan. Penelitian yang dilakukan oleh website Match tersebut mengatakan bahwa pria dan wanita masih sering mimpi indah tentang hubungan masa lalu. Bahkan mereka masih berfantasi dengan orang di masa lalunya itu.

Berteman Dengan Mantan Adalah Ciri Psikopat

Motivasi sejumlah orang untuk tetap berteman dengan mantan pacar adalah ingin menjaga hubungan baik. Hal itu dilakukan agar tidak tercipta kondisi aneh saat tiba-tiba bertemu di masa depan. Namun, hati-hati, keinginan untuk tetap menjaga komunikasi dengan mantan, bisa menjadi pertanda kita memiliki pribadi psikopat yang tidak kita sadari.

Sebuah studi psikologi di Oakland University telah menemukan sebuah “garis” abu-abu antara mantan yang tetap berteman setelah putus. Kesimpulan tersebut berasal dari dua studi yang dipimpin oleh Justin Mogilski dan Dr Lisa Welling.

Keduanya menguji teori mengenai adanya potensi psikopat pada orang-orang yang berteman dengan mantan. Mereka memberikan pertanyaan pada 861 partisipan mengenai alasan hubungan yang kandas dan alasan mereka untuk tetap berteman.

Selain itu, mereka juga di minta untuk mengisi kuesioner untuk mengungkapkan jenis kepribadian secara klinis. Pertanyaan yang memang dirancang untuk menganalisa perilaku menyimpang pada manusia. Perilaku menyimpang mencakup, sifat narsistik, sifat mendominasi, dan psikopat.

Niat tetap berteman dengan mantan menunjukkan, niat manipulatif, terkait dengan ingin mendapatkan informasi, uang, dan seks. Rangkaian motivasi tersebut menjadi karakter yang kompleks karena adanya permainan emosi naik turun.

Berteman Dengan Mantan Hanya Manfaat Untuk Keuntungan Pribadi

Studi sebelumnya merangkum hasil bahwa mereka cenderung memilih teman karena manfaat dan niat untuk menguntungkan diri sendiri. Berdasarkan uji coba tersebut, peneliti ingin mempelajari motivasi manusia yang tetap menjaga hubungan baik dengan mantan sebagai teman.

Beberapa orang  ternyata lebih memilih untuk tetap berteman dengan mantan mereka. Hal itu pun kerap dinilai bukan sebagai sesuatu yang berbahaya. Akan tetapi, psikolog menilai adanya alasan tidak baik bagi seseorang yang berusaha berteman dengan mantan.

Sebuah studi yang dilakukan oleh mempelajari area abu-abu pertemanan, yang ternyata banyak dialami oleh orang-orang.

Dari studi kelompok psikolog di Universitas Oakland telah, ditemukan bahwa persahabatan antar mantan kekasih terjadi karena kedua belah pihak masih menawarkan sesuatu. Baik itu informasi, uang, cinta atau seks. Meski kepribadian si mantan kerap dijadikan sebagai alasan untuk tetap berhubungan baik.

Berteman Dengan Mantan Hanya Sebagai Pemenuhan Hasrat Seksual

Dalam jurnal Personality and Individual Differences, Mogilski dan Welling menuliskan, alasan tertinggi berteman dengan mantan adalah akses hubungan seksual. Lalu, pria dan wanita juga sama-sama berpotensi tinggi mengubah pertemanan menjadi pemenuhan hasrat seksual.

Kedua peneliti menyebut, alasan seksual merupakan motivasi praktis yang berujung pada potensi psikopat. Pasalnya, partisipan yang memilih seks sebagai alasan ditemukan mendapatkan skor tinggi pada penilaian perilaku penyimpang.

“Gagalnya sebuah hubungan asmara memang mengakhiri romansa. Namun, studi ini memperlihatkan bahwa perubahan status mantan menjadi teman justru berpotensi pada semakin rusaknya hubungan dibandingkan putus cinta,” jelas Mogilski.

Nah, dilihat dari uraian diatas, bila kita masih berteman dengan mantan lebih banyak mudaratnya dari pada manfaatnya ya. Maka mulai saat ini ayo Move On and Let’s Rolling On.

Dirangkum dari berbagai sumber.

Salam Bahagia.

PSYLine.id Psikologi Online Indonesia

Bila Anda ada permasalahan Berteman Dengan Mantan, dan Anda ingin berbagi cerita. Anda dapat berkonsultasi dengan dengan Psikolog Profesional PSYLine.id yang paling cocok untuk Anda. Jangan Takut! Data diri dan latar belakang Anda terjamin 100% kerahasiannya.

Bergabunglah bersama kami untuk bersama-sama menyebarkan virus kebahagian di Fanspage FaceBook kami.

FansPage FaceBook PsyLine.

Artikel sebelumnya membahas tentang:

Perencanaan Karir: Kenali Perusahaan yang Menjadi Targetmu.

Tentang Penulis

Bayu Lebond

Seorang yang sok Seniman
Rocker yang sayang keluarga
Pecinta Wayang Jawa
#WhySoSerious

Bagikan Artikel Ini:

Berlangganan Artikel?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan artikel terbaru dari PsyLine.

Tinggalkan Balasan