Konsep Maturity atau Kematangan Individu dilihat dari Ilmu Psikologis.

Diposting: 22 Juli 2017 | Kategori Artikel: Klinis & Kepribadian

Dilihat: 6093 kali.

Penulis: Hesti Nur Lestari, S.Psi, MM, Psikolog.

Pemahaman Konsep Maturity atau Kematangan Individu dilihat dari Ilmu Psikologis. Biasanya diterjemahkan menjadi ‘kematangan’. Sementara pribadi yang memilikinya disebut individu yang mature (‘matang’).

Maturity yang dimaksud di sini bukanlah dalam arti fisik atau usia biologis (seperti pada istilah ‘usia matang’). Namun lebih kepada maturity yang bersifat psikologis.

Definisi klasik Psikologi yang masih sering dipakai mengartikan maturity secara umum sebagai kemampuan untuk berespon terhadap lingkungan secara ‘tepat’ dan ‘adaptif’. Penggunaan kata ‘tepat’ (appropriate) dan ‘adaptif’ di sini menunjukkan bahwa maturity sangat terkait dengan konteksnya dan dapat bersifat subyektif.

dream mimpi Kematangan Individu

Maturity atau Kematangan Individu berkaitan erat dengan mengejar DREAM. Artikelnya dapat kita baca di:

Perencanaan Karir untuk Fresh Graduate Bagian Keempat (Tamat).

Pemahaman Konsep Maturity atau Kematangan Individu dilihat dari Ilmu Psikologis.

Pemahaman mengenai konsep maturity dipengaruhi oleh:

  • situasi,
  • budaya,
  • dan ekspektasi.

Di mana seseorang berada.

Hal ini berarti seorang yang mature mampu menampilkan perilaku yang sesuai dengan:

  • waktu,
  • tempat,
  • situasi,
  • budaya,
  • tuntutan peran
  • dan kondisi permasalahan di mana ia tengah berada.

Ia mampu memahami permasalahan dari sudut pandang yang lebih luas. Sehingga dapat mengetahui apa yang tepat untuk dilakukan atau tidak dilakukan dalam situasi tertentu. Dapat mengetahui  apa konsekuensi dari tindakannya. Serta dengan sadar membuat keputusan. Karenanya, ia pun tidak bergantung pada bimbingan dan pengawasan orang lain.

Tanda-tanda Seseorang Memiliki Maturity secara Psikologis

Manfaat Bermain Bongkar Pasang Kematangan Individu

Secara konkritnya, tanda-tanda bahwa seseorang memiliki maturity secara psikologis, antara lain :

  1. Mampu mempertahankan komitmen jangka panjang

    Seorang yang mature mampu menunda pemuasan keinginan jangka pendek. Dia akan konsisten melakukan hal yang ia yakini benar. Bahkan di saat ia sedang merasa tidak ingin melakukannya.

  2. Tidak mudah tergoyahkan oleh pujian maupun kritikan

    Seorang yang mature telah membangun identitas diri yang mantap. Dia mampu menerima pandangan orang lain dengan pikiran yang lapang.

  3. Memiliki rasa rendah hati

    Seorang yang mature tidak terpaku untuk mendapatkan perhatian atau pengakuan bagi dirinya sendiri. Ia mampu menghargai peran orang lain dan bersyukur pada Sang Pencipta. Dan dia mempunyai bakat dan kemampuan yang diberikan kepadanya.

  4. Mampu mengambil keputusan dan bertindak dengan berdasarkan prinsip, bukan emosi

    Seorang yang mature hidup berdasarkan prinsip dan nilai-nilai yang mereka yakini. Sehingga tidak bersikap reaktif. Karakternya lebih kuat dari emosinya.

  5. Mampu menunjukkan rasa bersyukur secara konsisten

    Seorang yang mature mampu melihat dari sudut pandang yang lebih luas. Sehingga mampu bersyukur atas hal besar maupun kecil yang mereka miliki atau peroleh. Tidak menuntut harus selalu menerima hal yang baik atau menyenangkan.

  6. Memprioritaskan orang lain di atas diri sendiri secara sehat

    Hidup seorang yang mature tidak berputar di sekitar dirinya sendiri. Namun berorientasi untuk memenuhi kebutuhan orang lain.

  7. Mencari pertimbangan sebelum bertindak

    Seorang yang mature adalah seorang yang ‘teachable’. Ia tidak merasa sudah tahu semuanya, sehingga tidak segan meminta pertimbangan dari pihak lain.

(Disarikan dari “The Marks of Maturiy” oleh Tim Elmore, pendiri Growing Leader, dalam www.psychologytoday.com)

Dalam proses transformasi diri menjadi seorang profesional dan perjalanan mencapai impian professional. Maturity adalah penggenap dalam “D.R.E.A.M Framework”. Yang tidak kalah penting dan tidak dapat dipisahkan dari komponen framework yang lainnya.

Maturity adalah kristalisasi dari semua Effort, Achievement serta pengalaman dalam bersentuhan dengan Reality. Hal itu yang membuahkan hikmah dan menambah pustaka kebijaksanaan bagi individu pelakonnya.

Maturity atau Kematangan Individu adalah pustaka kebijaksanaan kita

maturity Kematangan Individu Kedewasaan

Setiap upaya dan pengalaman kita, dari pengalaman terindah dan kesuksesan terbaik hingga pengalaman terpahit dan kegagalan terburuk. Jika kita sikapi, pelajari dan pahami dengan tepat, dapat menjadi sumber peningkatan Maturity kita. Baik secara intelektual, emosional, sosial, juga spiritual.

Dengan kata lain, Maturity bisa kita dapatkan sebagai ‘by product’. Dari pengalaman yang telah kita lalui hanya jika kita dapat menyikapi. Memahami dan menggali pelajaran atau hikmah dari pengalaman tersebut secara tepat dan positif.

Hal ini pada gilirannya dapat meningkatkan kualitas dan kapasitas diri kita. Hal itu dapat membuat kita lebih siap untuk menghadapi situasi atau masalah yang serupa. Atau lebih menantang di kemudian hari.

Fungsi Maturity atau Kematangan Individu bagi kehidupan kita

  1. Maturity dapat membantu kita untuk mengevaluasi seberapa efektif Effort yang telah kita lakukan. Dan menetapkan Effort berikutnya secara lebih tepat.
  2. Maturity dapat membantu kita untuk mengenali perubahan Reality yang telah terjadi dan mengevaluasi Achievement yang telah tercapai dengan lebih tepat.
  3. Maturity dapat membantu kita untuk mengevaluasi apakah Dream yang kita tetapkan sebagai tujuan sudah tepat atau perlu mengalami penyesuaian.
  4. Maturity dapat menjadi penasihat paling setia dan sumber referensi terdekat saat kita dihadapkan untuk mengambil keputusan. Pada saat kita dituntut untuk menyelesaikan suatu persoalan atau tantangan. Pada saat kita menghadapi situasi baru atau perubahan.
    Juga saat kita menghadapi kesulitan atau hambatan:
    • Terkadang kita bisa begitu terpaku pada Effort yang kita lakukan. Sehingga kita justru melenceng dari tujuan kita yang sesungguhnya.
    • Terkadang kita bisa meraih banyak Achievement namun tak merasakan kepuasan dalam batin.
    • Terkadang kita bisa tidak menyadari bahwa Reality yang kita miliki telah mengalami perubahan.
    • Terkadang kita bisa merasa Dream kita begitu megah namun bertanya-tanya mengapa kita tidak begitu termotivasi untuk memperjuangkannya.
  1. Maturity dapat menjadi ‘kompas internal’ dalam diri kita. Maturity dapat menunjukkan apakah kita berada pada arah yang benar menuju apa yang sesungguhnya kita impikan. Atau apa hal-hal yang sejatinya paling penting bagi kita.
    Bila Effort, Achievement dan semua pengalaman dalam Reality yang telah kita miliki tidak membuat kita bertambah bijak dan lebih siap menghadapi tantangan, tidak membuat kita merasa bahagia dan fulfilled, Maturity-lah yang membuat kita bertanya,”Where did I go wrong?”

Maturity mengelindang dan dapat kita rasakan di dalam setiap proses yang kita jalani dalam perjalanan kehidupan kita. Termasuk dalam proses transformasi diri menjadi seorang profesional dan perjalanan mencapai impian profesional.

Kematangan Individu bersifat psikologis

Maturity yang dimaksud di sini bukanlah dalam arti fisik atau usia biologis (seperti pada istilah ‘usia matang’). Namun lebih kepada maturity Kematangan Individu yang bersifat psikologis.

Apabila Anda memiliki masalah dengan Maturity atau Kematangan Individu, Anda dapat Konsultasi di PSYLine.id Psikologi Online Indonesia.

Klik Link di Bawah ini:

Context Konsultasi Psikologi Via Teks.

Atau bergabunglah bersama kami untuk bersama-sama menyebarkan virus kebahagian di Fanspage FaceBook kami.

FansPage FaceBook PsyLine.

Salam bahagia.

Artikel sebelumnya membahas tentang:

Tentang Penulis

Hesti Nur Lestari, S.Psi, MM, Psikolog.

Psikolog lulusan Universitas Indonesia,
Magister Business Management dari IPMI International Business School
Konsultan, Trainer, Asesor, Konselor, Aktivis Sosial
Ibu yang bangga dari 3 anak keren, life-long learner & penikmat seni.

Tinggalkan Balasan

Kategori PSYBlog



PsyLine - Psikologi Online

PSYLine Indonesia

PSYLine Indonesia

merupakan aplikasi Psikologi Online untuk berbagi cerita konseling dan konsultasi dengan Psikolog Profesional secara online, atau bertemu langsung untuk mendapatkan Layanan Psikologis. Semuanya untuk membantu Anda menjadi Lebih Baik.

Fanpage PSYLine

Ikuti PSYLine



×
PsyLine
×
PsyLine

Kategori PSYBlog