Konsultasi Gratis
Menu

Kategori Artikel

Berita Psikologi

Berita Psikologi

3 Artikel

Event Psikologi

Event Psikologi

4 Artikel

Biografi Psikolog

10 Artikel

Layanan PsyLine.id

2 Artikel

Karir & Perusahaan

42 Artikel

Gaya Hidup & Sosial

76 Artikel

Cinta & Remaja

11 Artikel

Pendidikan & Anak

49 Artikel

Psikologi Konsultasi via email Gratis

Kumpulan Konsultasi

103 Artikel

Logo Psy Line
Menu Menu
Logo Psy Line

Kategori Artikel

Berita Psikologi

Berita Psikologi

3 Artikel

Event Psikologi

Event Psikologi

4 Artikel

Biografi Psikolog

10 Artikel

Layanan PsyLine.id

2 Artikel

Karir & Perusahaan

42 Artikel

Gaya Hidup & Sosial

76 Artikel

Cinta & Remaja

11 Artikel

Pendidikan & Anak

49 Artikel

Psikologi Konsultasi via email Gratis

Kumpulan Konsultasi

103 Artikel

Penanganan dan Pengobatan OCD Obsessive Compulsive Disorder

Klinis & Kepribadian | 2150 Views

Penanganan dan Pengobatan OCD Obsessive Compulsive Disorder

30 November 2017 | Penulis: Bayu Lebond

OCD Obsessive Compulsive Disorder adalah sebuah kondisi psikologis yang ditandai dengan perilaku pengulangan. Perilaku pengulangan tersebut disebabkan oleh ketakutan atau pikiran yang tidak masuk akal. Cara Penanganan dan Pengobatan OCD Obsessive Compulsive Disorder.

Penderita OCD mungkin tidak menyadari kalau obsesinya tidak masuk akal. Namun, ia akan merasa harus melakukan tindakan tertentu itu untuk meredakan stres.

Baca Juga:

Pengertian OCD Obsessive Compulsive Disorder Lengkap.

Kenali Tanda dan Gejala OCD Obsessive Compulsive Disorder.

Penyebab OCD Obsessive Compulsive Disorder yang Harus Kita Ketahui.

Diagnosis OCD Obsessive Compulsive Disorder.

Kondisi psikologis tersebut seringkali membawa rasa takut, bahkan rasa takut yang berlebihan. Meskipun ia telah berusaha untuk meredakan rasa takutnya, namun rasa takut itu malah semakin bertambah. Gangguan mental OCD ini merupakan penyakit mental jangka panjang.

Penanganan dan Pengobatan OCD Obsessive Compulsive Disorder

Penting untuk Kita ketahui bahwa OCD tidak dapat disembuhkan. Akan tetapi, Terapi dan konsultasi pada Psikolog Profesional pada penderita OCD dapat mengendalikan gejala yang kita rasakan. Sehingga kualitas hidup kita tidak lagi terganggu.

Dampak OCD pada rutinitas sehari-hari akan menentukan proses pengobatan yang cocok untuk Anda. Proses pengobatan ini dilakukan secara bertahap dan membutuhkan waktu sampai hasilnya benar-benar efektif, terkadang lamanya hingga berbulan-bulan. Karena itu, penderita OCD serta keluarganya dianjurkan untuk menjalani proses pengobatan dengan sabar.

Langkah pengobatan yang biasanya akan dijalani meliputi terapi perilaku untuk mengubah tingkah laku dan mengurangi kecemasan. Selain itu juga ada obat-obatan untuk mengendalikan gejala yang dialami.

Hambatan OCD dalam rutinitas penderita sering disebut sebagai gangguan fungsional. Jika masih termasuk ringan, gangguan ini pada umumnya bisa ditangani dengan terapi perilaku atau CBT saja. Tetapi jika lebih berat, terapi CBT akan lebih ditekankan dan obat antidepresan juga bisa disertakan.

Anak-anak yang mengidap OCD umumnya akan ditangani oleh dokter dengan spesialisasi menangani OCD pada anak-anak.

Para penderita OCD biasanya dirawat dengan psikoterapi dan/atau obat-obatan, bahkan terkadang seumur hidup mereka.

2 cara Penanganan Pengobatan OCD Obsessive Compulsive Disorder

  1. Terapi Psikologi

    Psikoterapi meliputi metode yang disebut pembukaan dan pencegahan respon, atau lebih popular disebut Exposure and response prevention (ERP). Metode ERP ini dilakukan dalam lingkungan yang terkendali. ERP akan melibatkan upaya memaksa Kita untuk menghadapi ketakutan Kita sendiri. Atau memberikan pemicu dari kondisi Kita.

    Konsepnya dari Terapi ERP ini adalah Kita akan belajar untuk menghadapi ketakutan. Penderita diharapkan untuk mampu mengendalikan obsesi dan tekanan yang Kita rasakan.

    CBT meliputi terapi Pembukaan dan Pencegahan Respons (Exposure and response prevention/ERP) yang terbukti efektif untuk menangani OCD. Dalam terapi ini, sejumlah situasi yang menjadi pemicu kecemasan akan dideteksi. Kita akan menjalani pembukaan terhadap objek atau obsesi dan belajar mengatasi kecemasan. Tentunya dengan cara bertahap dengan cara yang sehat.

    Tahap Terapi Psikologi ini harus dilewati tanpa melakukan perilaku kompulsif yang biasa muncul. Hal itu untuk menghilangkan kecemasan Kita sebagai penderita OCD. Proses ini memang terdengar menakutkan, tapi terbukti sangat membantu.

    Tingkat dan durasi kecemasan biasanya cenderung berkurang seiring jumlah latihan yang kita dijalani. Setelah berhasil menaklukkannya, kita dapat melanjutkan ke pemicu kecemasan yang lebih berat.

  2. Medis

    Obat-obatan juga mungkin dibutuhkan untuk menangani OCD jika penderita mengalami tingkat OCD menengah atau parah. Obat-obatan jaga dibutuhkan bila CBT tidak cukup efektif. Beberapa jenis obat antidepresan yang biasa digunakan.

    Penderita OCD perlu waspada karena beberapa obat antidepresan ini dapat meningkatkan kecemasannya. Sehingga dapat menimbulkan dorongan untuk bunuh diri atau menyakiti diri sendiri. Segera periksakan penderita ke dokter atau rumah sakit terdekat jika mengonsumsi obat antidepresan dan mengalami dorongan-dorongan negatif tersebut.

    Biasanya, efek dari obat antidepresan baru akan terasa setelah berminggu-minggu atau berbulan-bulan. Jika kita tidak memberikan respon positif selama jangka waktu tersebut, maka kita perlu bekonsultasi dengan Dokter Psikiater kita.

Penting bagi Kita untuk berusaha mengendalikan hidup Kita sendiri. Psikotrapi dan Obat-obatan akan membantu kita, meskipun OCD tidak dapat disembuhkan. Usaha Kita serta Doa kepada Tuhan yang Maha Kuasaakan meningkatkan kemungkinan Kita untuk dapat mengendalikan OCD.

Baca juga:

Sifat perfeksionis berbeda dengan gejala OCD.

Warning..!

Artikel dari PsyLine.id Psikologi Online Indonesia tentang Penanganan dan Pengobatan OCD Obsessive Compulsive Disorder ini berupa memberikan informasi dasar tentang topik kesehatan mental.

Informasi dalam artikel ini hanya digunakan untuk penjelasan ilmiah.

Bukan untuk diagnosis diri dan tidak dapat menggantikan diagnosis medis.

Informasi dalam artikel ini bukanlah resep atau nasihat medis.

PsyLine.id Psikologi Online Indonesia bukan pengganti dokter.

Jika Anda perlu bantuan atau hendak berobat berkonsultasilah dengan tenaga kesehatan mental profesional.

Salam Bahagia.

Dirangkum dari berbagai sumber.

PSYLine.id Psikologi Online Indonesia

Bila Anda ada permasalahan dengan Penanganan dan Pengobatan OCD Obsessive Compulsive Disorder, dan Anda ingin berbagi cerita. Anda dapat berkonsultasi dengan dengan Psikolog Profesional PSYLine.id yang paling cocok untuk Anda.

Jangan Takut! Data diri dan latar belakang Anda terjamin 100% kerahasiannya.

Bergabunglah bersama kami untuk bersama-sama menyebarkan virus kebahagian di Fanspage FaceBook kami.

FansPage FaceBook PsyLine.

Artikel sebelumnya membahas tentang:

Penanganan dan Pengobatan HIPERAKTIF atau ADHD yang Tepat.

Tentang Penulis

Bayu Lebond

Seorang yang sok Seniman
Rocker yang sayang keluarga
Pecinta Wayang Jawa
#WhySoSerious

Bagikan Artikel Ini:

Berlangganan Artikel?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan artikel terbaru dari PsyLine.

Tinggalkan Balasan