Pewawancara : Muke loe jauuuh

Diposting: 19 Mei 2019 | Kategori Artikel: Handbook of Millennial Career

Dilihat: 73 kali.

Penulis: Niam Muiz

Dalam obrolan ngopi dengan seorang kawan adik kelas yang menjadi pewawancara rekrutmen korporasi, saya tersentak ketika ia berkisah soal rangkaian wawancaranya dengan pelamar pekerjaan. Dengan nada skeptis ia menyatakan “Bang….jangan deh merekrut anak lulusan Universitas A …..”. Setahu saya Universitas A itu adalah kampus favourite, terkenal seantero negeri, dan tempatnya jebolan anak-anak pinter..

Kenapa, kata saya penasaran. Huaaahhh….katanya menghela napas……. Belagu, Bang….! Katanya, beberapa detik setelah helaan napasnya. Dan laporan dari tim HR, setelah direkrut, sebagian dari mereka punya masalah sikap! Repot deh, katanya menutup penjelasannya. Singkat kata, atasan-atasannya mencap para lulusan universitas A tersebut, karena kesamaan masalah sikap dalam pekerjaan, pokoknya muke loe jauuuh…..

He he he, saya cukup ikut prihatin.

Ijazah universitas favourite sampai hari ini tadinya saya pikir mish merupakan“tiket” terbaik untuk lulus seleksi dan terrekrut menjadi karyawan, terutama untuk masuk perusahaan besar. Tapi berita soal “sikap” ini sudah saya dengar sejak sepuluh tahun silam. Pasalnya, mungkin mereka GR atau apalah yang bikin mereka ke – PD – an. Buntutnya mereka tidak terampil menyesuaiakan diri. Sementara alih alih mereka juga tidak memiliki modal lain selain ijazah dan ketenaran universitasnya. Soal pinter, itu sudah dibahas banyak ahli sebagai bukan satu-satunya modal sukses karir.

Jika bukan kepandaian menjadi andalan, kenapa en lalu apa ?!

Perusahaan adalah organisasi kompleks. Disana ada target, rangkaian tugas. Disana juga “bertengger” penguasa yang bernama atasan dengan segala tipe kepribadian, habit, dan sentimen kesehariannya. Bukan sekedar Anda yang jadi bawahan yang mempengaruhi moodnya, tapi juga tim Anda dengan segala rupa gaya dan perilakunya. Anda harus melayani atasan, sekaligus berinteraksi dengan rekan kerja. Bukan perkara sederhana.

Anda seakan diterjunkan dalam lingkungan asing yang disatu sisi akan mewarnai diri Anda, sekaligus pula berperan diwarnai oleh lingkungan tersebut. Maka IQ semata tidak cukup. Dua hal yang dalam waktu sangat segera akan menandai penyesuaian diri anda. Pertama Anda akan terlihat “ fit in” atau tidak dengan lingkungan, dan kedua Anda akan dikenali berkecepatan prima atau tidak untuk bekerja dalam suasana tersebut. Anda tidak fit in?! Belang Anda akan kelihatam mencolok, dan Anda akan dinilai tidak seirama. Anda tidak cepat, maka Anda dinilai lebih parah daripada bodoh karena lamban, membebani, dan merepotkan atasan maupun kawan sekerja.

Persoalannya, “cap” impressi demikian tidak mudah hilang sekali telah tertanam pada benak banyak pihak di kantor. Anda memerlukan waktu untuk unjuk kinerja dalam rangka menghilangkan kesan buruk, jika sudah keburu tertanam. Trust menjadi kata kunci sejak awal, dan akan terbawa sekian tahun berikutnya……

Sementara kenanyakan organisasi yang akan Anda masuki menghadapi tantangan perubahan yang menggulung, sehingga tidak ada waktu membiarkan karyawannya menghela napas dulu. Anda akan dikejar target, target lagi dan target lagi. Kesanggupakan Anda mensiasati pencapaian target berjalan seiring dengan kecepatan penyesuaian diri Anda.

Inisiatif terbaik adalah bertanya. Dekati atasan, serap pengalaman sesama anggota tim. Jangan terpisah atau tertinggal dari mereka. Kalau bisa lampaui mereka segera. Jangan kejeblos di lubang yang kawan sekerja Anda pernah terjerembab sebelumnya. Itulah yang dimaksud sebagai ‘sikap mumpuni”

Handbook of millenial career
Mau belajar lebih dalam, email ke info@psyline.id

Tentang Penulis

Niam Muiz

Adalah konsultan yang telah menangani berbagai isyu perusahaan nasional maupun Multinasional dalam hampir 20 tahun ini, memberikan pencerahan bagi lebih dari 5000 eksekutif setahun.

Bagikan Artikel Ini:

Artikel Terkait:

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan artikel terbaru dari PSYLine.

Tinggalkan Balasan

Kategori PSYBlog



PsyLine - Psikologi Online

PSYLine Indonesia

PSYLine Indonesia

merupakan aplikasi Psikologi Online untuk berbagi cerita konseling dan konsultasi dengan Psikolog Profesional secara online, atau bertemu langsung untuk mendapatkan Layanan Psikologis. Semuanya untuk membantu Anda menjadi Lebih Baik.

Fanpage PSYLine

Ikuti PSYLine



×
PsyLine
×
PsyLine

Kategori PSYBlog