Konsultasi Gratis
Menu

Kategori Artikel

Berita Psikologi

Berita Psikologi

3 Artikel

Event Psikologi

Event Psikologi

4 Artikel

Biografi Psikolog

10 Artikel

Layanan PsyLine.id

2 Artikel

Karir & Perusahaan

42 Artikel

Gaya Hidup & Sosial

76 Artikel

Cinta & Remaja

11 Artikel

Pendidikan & Anak

49 Artikel

Psikologi Konsultasi via email Gratis

Kumpulan Konsultasi

103 Artikel

Logo Psy Line
Menu Menu
Logo Psy Line

Kategori Artikel

Berita Psikologi

Berita Psikologi

3 Artikel

Event Psikologi

Event Psikologi

4 Artikel

Biografi Psikolog

10 Artikel

Layanan PsyLine.id

2 Artikel

Karir & Perusahaan

42 Artikel

Gaya Hidup & Sosial

76 Artikel

Cinta & Remaja

11 Artikel

Pendidikan & Anak

49 Artikel

Psikologi Konsultasi via email Gratis

Kumpulan Konsultasi

103 Artikel

Niniek L Karim Psikolog Peraih Piala Citra

Biografi Psikolog | 2459 Views

Profil Psikolog Indonesia: Niniek L Karim Psikolog Peraih Piala Citra

8 September 2017 | Penulis: Bayu Lebond

Dra. Niniek L Karim Psikolog Peraih Piala Citra lahir di Mataram, Nusa Tenggara Barat, 14 Januari 1949. Beliau adalah Psikolog dan Artis Indonesia Peraih Piala Citra. Selain berprofesi sebagai Artis, Beliau juga menjadi dosen di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.

Niniek L Karim Psikolog Cantik Indonesia

Niniek L Karim

“Semua karunia Tuhan harus dipelihara dan diasah semaksimal mungkin. Dan di dalam dunia ini tidak ada satu manusiapun yang dilahirkan tanpa memiliki arti dan guna untuk manusia lainnya”
(Quote Niniek L Karim)

Niniek L Karim pernah meraih Piala Citra sebagai pemeran pembantu terbaik dalam film berjudul “Ibunda”. Lewat film yang sama, Beliau juga meraih gelar aktris terbaik pada Festival Film Asia Pasifik tahun 1990.

Profil Psikolog Niniek L Karim

Nama:

Niniek L Karim

Tempat Tanggal Lahir:

Mataram Lombok 14 januari 1949

Nama Lengkap:

Sri Rochani Soesetio Karim

Domisili:

Jakarta Selatan

Pendidikan:

SMA di Kediri, S1 dan S2 di Universitas Indonesia fakultas Psikologi jurusan Psikologi Sosial

Status:

Menikah

Anak:

  1. Azfansadra Karim,
  2. Sharli Nicita Karim.

Profesi:

  • Psikolog
  • Dosen
  • Artis Pemeran

Filmografi

  1. Ibunda (1986)
  2. Pacar Ketinggalan Kereta (1988)
  3. Oom Pasikom (1990)
  4. Sri (1999)
  5. Ca Bau Kan (2002)
  6. Ungu Violet (2005)
  7. Koper (2006)
  8. May (2008)
  9. Ketika Cinta Bertasbih (2009)
  10. Ketika Cinta Bertasbih 2 (2009)
  11. Emak Ingin Naik Haji (2009)
  12. Bahwa Cinta Itu Ada (2010)
  13. Red CobeX (2010)
  14. Dalam Mihrab Cinta (2010)
  15. Tenggelamnya Kapal Van der Wijck (2013)
  16. 12 Menit (2014)
  17. Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar (2014)
  18. TVM RCTI: Karna Aku Cinta Ibundaku Sayang (2013)
  19. TVM RCTI: Di manakah Ibu Tinggal (2014)
  20. TVM RCTI: Awas Kalo Lebaran Ini Gak Mudik (2015)
  21. Ketika Cinta Bertasbih (2017)

Prestasi

  1. Aktris Pembantu Terbaik Festival Film Indonesia 1986 (Ibunda)
  2. Aktris Pembantu Terbaik Festival Film Indonesia 1989 (Pacar Ketinggalan Kereta)
  3. Best Supporting Actress Festival Film Asia Pasifik 1990 (Pacar Ketinggalan Kereta)
  4. Aktris Terbaik -Drama Lepas, Piala Vidia 1998 (Dalam Bayangan Ibu)
  5. Aktris Pembantu Sinetron Terpuji Festival Film Bandung 2004 (Jasmine)
  6. Pemeran Pembantu Wanita Terbaik Indonesian Movie Award 2010 (Ketika Cinta Bertasbih II)
  7. Nominasi Aktris Terbaik Drama, Piala Vidia 1994 (Parmin)
  8. Nominasi Aktris Pembantu, Piala Vidia 1995 (Indonesia Berbisik)
  9. Nominasi Aktris Pembantu, Piala Citra FFI 2009 (Ketika Cinta Bertasbih II)
  10. Pemeran Pembantu Wanita Terbaik FTV Awards 2011 (Wagina Bicara)

Niniek L Karim Psikolog Peraih Piala Citra

Wanita yang bernama asli Sri Rocheni Susetyo Karim ini adalah aktris yang mengawali karir dari dunia teater. Niniek juga seorang akademisi dari Fakultas Psikologi Universitas Indonesia. Beliau bergabung dengan Teater Populer pimpinan Teguh Karya sejak masih mahasiswa.

Niniek semula enggan bermain film. Beliau pikir dunia seni hanyalah hobi semata. Tugas utamanya adalah sebagai pengajar di almamaternya di Universitas Indonesia. Prinsip Niniek itu pun luluh di tahun 1986 setelah Teguh Karya merekrutnya bermain di film “Ibunda”.

Di film ini, Niniek ternyata langsung merebut Piala Citra pertama untuk Pemeran Pembantu Wanita Terbaik pada FFI 1986 di Denpasar. Belaiu mengalahkan nominee lain seperti Ria Irawan, Rima Melati, Rina Hassim, dan Ully Artha.

Niniek L Karim kembali mengulang kemenangan di film keduanya, Pacar Ketinggalan Kereta. Film disutradarai Teguh Karya, dan mendampingi Tuti Indra Malaon. Beliau kembali meriah Piala Citra untuk Pemeran Pembantu Wanita Terbaik.

Niniek L Karim cukup selektif dalam berperan dalam sebuah film atau film televisi. Itu bisa dilihat tidak begitu banyaknya jumlah film atau film televisi yang ia bintangi. Namun, tidak sedikit pula penghargaan yang ia terima.

Bila dicermati, ia telah menerima semua penghargaan untuk insan film dan televisi di tanah air. Seperti Piala Citra, Piala Vidia, Festival Film Asia Pasifik dan Festival Film Bandung. Serta Indonesian Movie Award hingga FTV Award. Semua pencapaian yang telah ia raih, ia dedikasikan untuk dua orang yang telah berjasa bagi karirnya di teater dan film. Yaitu Teguh Karya dan Tuti Indra Malaon.

Ninek L Karim adalah satu contoh sosok aktris yang cukup jarang ditemui. Ia adalah seorang akademisi dan juga seorang aktris teater dan film yang memiliki akting yang mumpuni. Ia berhasil membuktikan, bahwa menjadi seorang aktris juga dapat memiliki inteligensi yang tinggi.

Niniek L Karim Psikolog Pemerhati Lingkungan

Universitas Indonesia boleh berbangga. Karena salah satu dosennya, Niniek L Karim menjadi salah satu pemeran di dalam film Ketika Cinta Bertasbih. Dalam film besutan sutradara senior Haerul Umam. Wanita yang kini menjabat sebagai dosen sekaligus kepala laboratorium psikologi social. Beliau juga aktif menjadi konsultan di dalam tim Sahabat Sampah Jakarta.

Di sela-sela kesibukan mengajar dan bermain seni peran, Beliau juga aktif di banyak kegiatan social dan lingkungan. Bahkan istri dari Fauzi Bowo, Gubernur DKI Jakarta menjadi salah satu rekannya di dalam Tim Sahabat Sampah Jakarta. Sebuah tim yang mengupayakan pendaur ulangan sampah agar kembali menjadi berguna untuk masyarakat.

Niniek L Karim berpesan agar sebagai manusia kita harus mengasah terus seluruh bakat yang kita miliki. “Aku percaya bahwa tidak ada manusia di dunia ini yang lahir tanpa memiliki arti dan guna untuk manusia lainnya. Semua keberhasilanku hingga bisa bermain di dalam film merupakan keajaiban dari Tuhan. Untuk keajaiban itu aku terus mengasahnya agar berlian pada diriku menjadi lebih bersinar.”

Disusun oleh PSYLine.id Psikologi Online Indonesia yang dirangkum dari berbagai sumber seperti kumpulan Psikolog Profesional PSYLine.id.

Baca juga:

Kumpulan Biografi Psikolog Indonesia yang Terkenal.

Kumpulan Biografi Psikolog Dunia yang Terkenal dengan Karyanya.

Bergabunglah bersama kami untuk bersama-sama menyebarkan virus kebahagian di Fanspage FaceBook kami.

FansPage FaceBook PsyLine.

Salam Bahagia.

Artikel sebelumnya membahas tentang:

Tips Psikologi Perencanaan Karir: Apa Yang Dimaksud Dengan Karir?

Tentang Penulis

Bayu Lebond

Seorang yang sok Seniman
Rocker yang sayang keluarga
Pecinta Wayang Jawa
#WhySoSerious

Bagikan Artikel Ini:

Berlangganan Artikel?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan artikel terbaru dari PsyLine.

Tinggalkan Balasan