Konsultasi Gratis
Menu

Kategori Artikel

Berita Psikologi

Berita Psikologi

3 Artikel

Event Psikologi

Event Psikologi

4 Artikel

Biografi Psikolog

10 Artikel

Layanan PsyLine.id

2 Artikel

Karir & Perusahaan

42 Artikel

Gaya Hidup & Sosial

76 Artikel

Cinta & Remaja

11 Artikel

Pendidikan & Anak

49 Artikel

Psikologi Konsultasi via email Gratis

Kumpulan Konsultasi

103 Artikel

Logo Psy Line
Menu Menu
Logo Psy Line

Kategori Artikel

Berita Psikologi

Berita Psikologi

3 Artikel

Event Psikologi

Event Psikologi

4 Artikel

Biografi Psikolog

10 Artikel

Layanan PsyLine.id

2 Artikel

Karir & Perusahaan

42 Artikel

Gaya Hidup & Sosial

76 Artikel

Cinta & Remaja

11 Artikel

Pendidikan & Anak

49 Artikel

Psikologi Konsultasi via email Gratis

Kumpulan Konsultasi

103 Artikel

9 Alasan Mengapa Anak Suka Berbohong

Pendidikan & Anak | 3388 Views

Psikologi Anak: 9 Alasan Mengapa Anak Suka Berbohong

14 September 2017 | Penulis: Bayu Lebond

Memasuki usia 4 tahun atau masa pra sekolah kemampuan anak untuk berargumen dan mengatakan apa yang mereka rasakan berkembang pesat. Pada usia inilah potensi anak berbohong mulai tampak. Apakah hal ini pernah terjadi pada putra-putri Anda? Tenang dan jangan panik. PSYLine.id Psikologi Online Indonesia akan memberikan 9 Alasan Mengapa Anak Suka Berbohong.

Baca juga:

Solusi tepat menghadapi Anak Berbohong: Kenapa Buah Hati Kita Berbohong?

Psikologi Anak: 5 Tipe Anak yang Suka Berbohong.

Psikologi Anak: 9 Alasan Mengapa Anak Suka Berbohong.

9 Alasan Mengapa Anak Suka Berbohong.

Anak-anak adalah peniru yang baik. Bisa jadi bohong adalah hal sering saksikan melalui tontonan, atau meniru teman sebaya. Bahkan kita sebagai orangtua jangan-jangan sering berbohong juga tanpa sadar.

StatisticBrain.com mengatakan bahwa 60 persen orang-orang berbohong setidaknya sekali dalam percakapan 10 menit.

Alasan Mengapa Anak Suka Berbohong dapat ayah dan bunda simak di bawah ini:

  1. Takut dihukum

    Sebuah studi menemukan bahwa hukuman justru membuat anak tidak mau mengatakan kebenaran. Hal ini terjadi karena kekhawatiran anak ketika dia mengatakan hal yang sebenarnya, mereka justru akan dihukum.

    Ada pula anak yang semula jujur menjadi berlatih berbohong karena perlakuan orangtua yang menghukumnya saat ia jujur. Karena itulah seringkali anak suka berbohong karena ia takut. Kalau berkata jujur akan dimarahi atau mendapatkan hukuman.

  2. Ingin diperhatikan dan dipuji

    Kebutuhan akan perhatian dan pujian kerap kali membuat anak mengarang cerita tentang dirinya, padahal hal tersebut tidak pernah terjadi.

    Misalnya, anak mengatakan kepada teman-temannya bahwa dirinya berhasil menjuarai suatu lomba. Atau baru dibelikan mainan baru yang mahal. Atau akan diajak jalan-jalan ke luar negeri. Makanya Anak Suka Berbohong

  3. Keinginan mendapatkan pengakuan

    Jika anak bergaul dengan teman-teman yang suka berbohong, ia pun akan bertingkah laku yang sama dengan teman-temannya. Sebab, hanya dengan menunjukkan perilaku yang sama anak merasa dapat diterima oleh kelompoknya.

  4. Tuntutan orangtua yang terlalu tinggi

    Seringkali orangtua memberi tuntutan yang terlalu tinggi pada anak, sedangkan anak merasa tidak mampu untuk memenuhi tuntutan tersebut. Akibatnya anak pun berbohong untuk membahagiakan dan mendapatkan penerimaan dari orangtua.

  5. Meniru orangtua atau tayangan televisi

    Anak akan meniru perilaku orang dewasa disekitarnya. Orangtua memberikan alasan dan mengatakan sesuatu yang bersifat bohong untuk menghindari suatu kegiatan di depan anaknya. Maka berarti secara tidak sadar orangtua telah memberikan contoh yang buruk kepadanya.

    Ketika anak melihat orangtuanya berbohong atau mengetahui orang-orang yang berbohong dari televisi. Anak akan menganggap bahwa berbohong itu boleh dilakukan.

  6. Menutupi kekurangan pada dirinya

    Anak yang merasa memiliki kekurangan tertentu biasanya akan berusaha menutupi kekurangan tersebut. Bahkan dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan berbicara bohong yang melebih-lebihkan dirinya. Biasanya yang berkebalikan dengan kekurangan yang dimilikinya.

  7. Daya imajinasi yang sangat tinggi

    Kadang daya imajinasi yang sangat tinggi membuat anak tidak mampu membedakan antara khayalan dan kenyataan. Ia pun kemudian mengatakan hal-hal yang sebenarnya hanya khayalan belaka.
    Misalnya, anak mengatakan bahwa dirinya bisa melihat hantu atau dapat melakukan berbagai pekerjaan.

  8. Untuk mendapatkan keinginannya

    Anak mengetahui bahwa dia tidak akan dapat memperoleh apa yang diinginkannya jika bersikap jujur. Oleh karena itu, anak berbohong demi mendapatkan apa yang diinginkannya.

  9. Melindungi teman

    Keberadaan teman begitu penting buat anak. Umumnya anak-anak akan selalu berusaha untuk menyenangkan, membantu, atau melindungi temannya. Salah satu cara yang dilakukannya adalah dengan berbohong.

Dengan mengetahui 9 Alasan Mengapa Anak Suka Berbohong. Maka hendaknya orangtua dapat menciptakan komunikasi yang lebih kondusif, agar mendorong anak untuk belajar jujur. Karena ketika anak berkata jujur, maka permasalahan dapat diselesaikan dengan lebih mudah dan tepat sasaran.

Dengan demikian kita dapat membentuk konsep moral anak menjadi lebih baik, dan berkembang menjadi pribadi yang positif di kemudian hari.

PSYLine.id Psikologi Online Indonesia

Bila Anda ada permasalahan yang sama dengan Anak Suka Berbohong, dan Anda ingin berbagi cerita. Anda dapat berkonsultasi dengan dengan Psikolog Profesional PSYLine.id yang paling cocok untuk Anda.

Jangan Takut! Data diri dan latar belakang Anda terjamin 100% kerahasiannya.

Bergabunglah bersama kami untuk bersama-sama menyebarkan virus kebahagian di Fanspage FaceBook kami.

FansPage FaceBook PsyLine.

Artikel sebelumnya membahas tentang:

Psikologi Karir: Dinamika dan Managemen HR dalam Bisnis Keluarga

Tentang Penulis

Bayu Lebond

Seorang yang sok Seniman
Rocker yang sayang keluarga
Pecinta Wayang Jawa
#WhySoSerious

Bagikan Artikel Ini:

Berlangganan Artikel?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan artikel terbaru dari PsyLine.

Tinggalkan Balasan