Melihat Kembali Nilai Psikologis Pribadi dan Profesi Panggilan Jiwa

Diposting: 22 Agustus 2017 | Kategori Artikel: Karir & Perusahaan

Dilihat: 1205 kali.

Penulis: Hesti Nur Lestari, S.Psi, MM, Psikolog.

Apa saja hal-hal yang paling bernilai atau paling penting bagi kamu? Bila kamu diberitahu bahwa kamu punya 5 tahun lagi untuk hidup, apa yang akan kamu lakukan, kejar atau perjuangkan? Apakah yang kamu lakukan sudah merupakan Profesi Panggilan Jiwa?

Apa yang ingin kamu tinggalkan sebagai ‘legacy’ kamu di dunia sepeninggal kamu? Sebagai apa dan bagaimana kamu ingin dikenang? Jawabannya biasanya adalah hal-hal yang sangat kamu hargai. Biasa kamu anggap penting atau muliakan, baik saat ini sudah kamu sadari atau belum.

Hal-hal yang begitu kamu yakini, kamu anggap patut diperjuangkan bahkan menjadi tujuan hidup. Saat melakukan atau terlibat dalam ‘hal’ itu, kamu merasa mengisi hidup dengan hal yang ‘benar’. Mengisi hidup dengan mulia, penting, dan penuh makna.

Melihat Kembali Nilai Psikologis Pribadi dan Profesi Panggilan Jiwa

Kamu merasakan “sense of purpose”, merasa menemukan panggilan jiwa mu. Profesi Panggilan Jiwa yang merupakan jawaban dari pertanyaan tentang tujuan hidup kamu. Atau apa peran yang harus kamu jalankan di dunia.

Profesi Panggilan Jiwa

Saya punya sahabat yang saya kagumi karena integritas dan religiusitasnya. Beliau yang sejak usia muda telah mantap menekuni “jalan menuju Tuhan”. Baginya, setiap usaha dan aktivitas yang dilakukan adalah berharga. Jika ditujukan untuk mendekatkan diri dan meraih cinta Tuhannya.

Pendidikan dan karirnya pun dijalani dalam jalur-jalur yang diyakininya paling memungkinkan untuk itu. Visi profesionalnya adalah menjadi seseorang yang senantiasa mengajak orang lain untuk mengingat dan dekat dengan Tuhan.

Banyak Orang di Sekitar Kita yang Bekerja Karena Profesi Panggilan Jiwa Mereka

Orang biasanya menunjuk figur-figur legendaris yang pernah dikenal dunia nun jauh di sana. Seperti Mother Theresa, Mahatma Gandhi atau Nelson Mandela. Sebagai contoh orang-orang yang bekerja dengan “strong personal value & sense of purpose” atau Profesi Panggilan Jiwa.

Sebenarnya, di lingkungan sekitar kita sendiri banyak terdapat issue. Isu yang di baliknya terdapat orang-orang yang digerakkan oleh value atau sense of purpose yang serupa.

  • Issue mengenai pendidikan untuk anak berkebutuhan khusus,
  • pemenuhan kebutuhan dan pemberdayaan kaum dhuafa,
  • penguatan ekonomi masyarakat,
  • perlindungan hak anak dan perempuan,
  • atau pelestarian lingkungan hidup.

Mereka adalah Bidan yang melahirkan pendekar-pendekar yang bekerja secara profesional. Baik di dalam maupun di luar organisasi formal.

Memilih Profesi Panggilan Jiwa Sebagai Perjuangan Jalan profesionalnya

Banyak dari mereka tergugah karena kejadian yang sangat personal pada diri atau orang-orang terdekat mereka. Seperti:

  • Seorang ibu yang mendirikan sekolah untuk anak-anak autis dan support group untuk orangtua mereka setelah mengetahui anaknya juga menderita autisme.
  • Ada yang menjadi motivator setelah merasakan keterpurukan hidup karena kemiskinan atau narkoba.
  • Ada yang terketuk saat menyadari dirinya memiliki kapasitas untuk melakukan sesuatu bagi orang-orang terdekatnya.
  • Ada seorang sarjana yang telah sukses di luar negeri lalu kembali untuk memajukan desanya. Desanya yang tertinggal dengan berjuang membangun bisnis di sana.
  • Atau seorang ibu rumah tangga di lingkungan padat yang menyulap rumah tinggalnya menjadi taman kanak-kanak murah-berkualitas bagi anak-anak di sekitarnya.

Untuk kamu yang merasa bukan orang yang religius atau spiritually oriented, jangan khawatir. “Sense of purpose” bukanlah monopoli para pemuka agama. Atau pembimbing spiritual, aktivis sosial atau philanthropists saja.

Setiap orang memiliki ‘peran’nya masing-masing di dunia yang dianugerahkan Tuhan, dan by nature. Baik disadari atau tidak, saya percaya setiap orang akan berusaha menemukan ‘peran’nya itu.

Profesi Panggilan Jiwa Dapat Datang Dari Berbagai Bidang dan Jenis Pekerjaan

Bukan tidak mungkin, mereka yang kelihatannya berorientasi materi atau duniawi sebenarnya juga memiliki visi yang dilandasi ‘sense of purpose’ yang kuat. Visi profesional yang datang dari sense of purpose bisa diterjemahkan dalam berbagai bidang dan jenis pekerjaan.

Profesi Panggilan Jiwa

Bidang apa pun yang kamu pilih, pekerjaan apa pun yang kamu tekuni. Kamu bisa memberikan makna langit pada pekerjaan yang paling membumi sekalipun. Seperti:

  • Seorang ibu membuka usaha catering dengan tujuan ingin membuat ibu-ibu rumah tangga miskin di sekitar rumahnya lebih pintar. Dan memiliki penghasilan sendiri untuk menyekolahkan anak-anak mereka.
  • Seorang anak muda berbisnis makanan olahan susu dengan misi memberdayakan dan mengembangkan para peternak dan koperasi di daerahnya.

Para karyawan yang bekerja di dalam perusahaan komersial maupun profesional yang bekerja secara mandiri juga bisa mempunyai “sense of purpose” yang lebih luas. Dari sekedar menjalankan fungsi kerja mereka masing-masing. Seperti:

  • Plant division head yang terdorong untuk “bringing out the best out of the people”.
  • HR manager yang “committed to optimalization of human potential”.
  • Finance Officer yang ingin mencontohkan “good corporate government” dengan memastikan pelaporan keuangan yang jujur dan transparan.
  • IT consultant yang ingin negeri ini maju lebih cepat dengan leveraging Information & Communication Technology.

Semuanya merupakan contoh para profesional yang bekerja dengan sense of purpose.

Mereka yang bekerja dengan dilandasi sense of purpose yang kuat akan mampu memaknai pekerjaannya. Lebih dari sekedar kumpulan aktivitas atau rutinitas kerja semata. Karenanya, mereka biasanya juga bisa melakukan pekerjaan mereka dengan lebih antusias.

Mereka akan lebih mungkin menghasilkan sesuatu yang lebih dari yang ‘biasa’. Karena mereka punya dorongan lebih kuat dari dalam diri mereka. Serta mampu memahami pekerjaan mereka dari sudut pandang yang lebih luas.

So, guys, buka mata dan kenali “peran” kamu di dunia

Have your sense of purpose, discover your unique contribution, find your calling.

You’ll do better. You’ll become better.

Semoga Bermanfaat.

Namun apabila Anda memiliki keraguan dengan Panggilan Jiwa Anda dan Anda ingin berkonsultasi dengan Pikolog Profesional PSYLine. Anda dapat Konsultasi pada PSYLine.id. Psikologi Online Indonesia.

Klik Link di Bawah ini:

Context Konsultasi Psikologi Via Teks.

Atau bergabunglah bersama kami untuk bersama-sama menyebarkan virus kebahagian di Fanspage FaceBook kami.

FansPage FaceBook PsyLine.

Salam bahagia.

Artikel sebelumnya membahas tentang:

Profil Psikolog Wilhelm Maximilian Wundt Bapak Psikologi Modern Dunia.

Tentang Penulis

Hesti Nur Lestari, S.Psi, MM, Psikolog.

Psikolog lulusan Universitas Indonesia,
Magister Business Management dari IPMI International Business School
Konsultan, Trainer, Asesor, Konselor, Aktivis Sosial
Ibu yang bangga dari 3 anak keren, life-long learner & penikmat seni.

Tinggalkan Balasan

Kategori PSYBlog



PsyLine - Psikologi Online

PSYLine Indonesia

PSYLine Indonesia

merupakan aplikasi Psikologi Online untuk berbagi cerita konseling dan konsultasi dengan Psikolog Profesional secara online, atau bertemu langsung untuk mendapatkan Layanan Psikologis. Semuanya untuk membantu Anda menjadi Lebih Baik.

Fanpage PSYLine

Ikuti PSYLine



×
PsyLine
×
PsyLine

Kategori PSYBlog