Konsultasi Gratis
Menu
Logo Psy Line

Kategori Artikel

Berita Psikologi

Berita Psikologi

3 Artikel

Event Psikologi

Event Psikologi

3 Artikel

Biografi Psikolog

10 Artikel

Layanan PsyLine.id

2 Artikel

Karir & Perusahaan

41 Artikel

Gaya Hidup & Sosial

68 Artikel

Cinta & Remaja

10 Artikel

Pendidikan & Anak

41 Artikel

Psikologi Konsultasi via email Gratis

Kumpulan Konsultasi

72 Artikel

Apakah Aku Sudah Gila

Kategori: | 361 Views

Konsultasi Psikologi: Apakah Aku Sudah Gila?

18 September 2017 | Penulis: Ariny Oktaviany Psikolog

: Anonim

: Bandung

: Wanita

Isi Konsultasi:

Hallo PSYLine.id Psikologi Online Indonesia.

Saya memiliki keluarga dan teman yang baik. Hasil akadamik saya pun bisa dibilang bagus. Harusnya saya bisa bahagia. Namun kadang tanpa alasan jelas saya merasa sedih tiba-tiba. Dan memikirkan semua hal buruk bahwa saya tidak bisa bahagia dan blm cukup baik.

Ditengah-tengah kegembiraan kadang tiba-tiba saya merasa down. Merasa saya tidak berhak dan saya tidak seharusnya ada. Dan semua itu mempengaruhi hidup saya. Dan semakin lama saya semakin merasa saya aneh, otak saya tidak bekerja dengan baik.

Kadang saya merasa gila. Apakah Aku Sudah Gila?

Saya sudah mengalami ini selama 10 tahun. Saya menciptakan diri dimana apa saja yang harus disembunyikan dan apa saja yang bisa diperlihatkan ke public.

Apakah saya harus pergi ke dokter karena saat ini semua itu bahkan mengacaukan karir saya?

Selain itu, kadang secara tiba-tiba tanpa ada alasan badan terasa sakit dan kesulitan bernapas. Seperti banyak suara yang ribut di kepala saya. Saya seperti merasakan banyak emosi namun juga kosong.

Apakah saya harus ke dokter?

Mohon Bimbingannya dan Terimakasih.

Ariny Oktaviany, S.Psi., M.Psi, Psikolog

Jawab:

Apakah Aku Sudah Gila?

Dear Anonim,

Terima kasih telah mempercayakan permasalahan anda kepada kami di Psyline.id Psikologi Online Indonesia. Karena saudara tidak menyebutkan nama, boleh ya saya panggil saudara dengan inisial “A”.

A yang semoga selalu berbahagia di mana pun berada,

Saya memahami bagaimana kebingungan Anda dalam menghadapi kondisi emosi yang cenderung berubah-ubah. Kadang merasa gembira namun di saat bersamaan tiba-tiba bisa merasa sedih. Sayangnya Anda tidak menceritakan dengan jelas. Seperti apa kondisi atau perilaku Anda ketika sedang merasa gembira. Dan berapa lama Anda dalam kondisi sedih dan gembira tersebut. Karena tentunya untuk mencari tahu permasalahan psikologis kita harus mengurai satu per satu permasalahan.

Konsultasi Psikologi: Apakah Aku Sudah Gila?

Perubahan emosi yang tiba-tiba dalam bidang Psikologi Klinis dikenal dengan istilah “gangguan mood”. Gangguan mood sendiri memiliki banyak sub bagian dan dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Normalnya perubahan emosi terjadi karena ada stimulus.

Baik dari lingkungan maupun stimulus yang kita ciptakan sendiri. Contohnya, saat kita kehilangan seseorang kita merasa sedih. Atau saat kita membayangkan kehilangan seseorang juga bisa muncul perasaan sedih.

Semua emosi yang kita alami adalah hal yang manusiawi. Namun akan menjadi tidak biasa ketika emosi yang dikeluarkan tidak tepat (tidak sesuai dengan stimulusnya). Atau kadar emosi yang dikeluarkan berlebihan, atau dalam jangka waktu yang lama.

Yang perlu Anda garis bawahi di sini adalah emosi sebenarnya dapat kita control. Asalkan diketahui penyebabnya, apakah karena psikologis atau karena fisiologis. Apakah Aku Sudah Gila?

Sayang tidak ada informasi lebih detail apakah perubahan emosi yang A alami hampir sepenuhnya terjadi secara tiba-tiba. Atau pernah ada karena stimulus tertentu. Karena di atas A mengatakan “…merasa saya tidak berhak…”, maka asumsi saya adalah bahwa A melakukan tindakan yang seharusnya tidak dilakukan. Atau A sedang memikirkan untuk melakukan sesuatu.

Itu artinya perubahan emosi terjadi karena stimulus psikologis.

Penyebab secara psikologis sendiri cukup banyak. Misalnya:

  • Apakah A mengalami peristiwa tidak mengenakkan sebelum merasa sedih,
  • Memiliki konsep diri (pandangan terhadap diri sendiri) yang negatif,
  • Atau bahkan mungkin ada pengalaman-pengalaman dari masa lalu yang saat ini tanpa A sadari masih mempengaruhi kondisi emosi.

Di sisi lain, berdasarkan faktor fisiologis,

perubahan emosi yang tiba-tiba tanpa stimulus bisa disebabkan oleh masalah aktivitas syaraf atau neurotransmitter di otak. Apabila kita memiliki keluarga dengan masalah yang sama. Maka peluang untuk mengalamai gangguan yang sama juga lebih besar. Dibandingkan orang lain yang keluarganya tidak ada yang mengalami masalah seperti itu.

Hal sederhana untuk mengetahui Apakah Aku Sudah Gila?

Hal sederhana yang bisa A lakukan untuk mengatasi kesedihan yang datang adalah membantah pikiran negatif dengan argumen atau tanggapan positif.

Contohnya, ketika muncul rasa sedih karena beranggapan tidak mampu melakukan sesuatu secara baik. Segeralah Anda bantah pikiran tersebut dengan berdialog terhadap diri sendiri.

Katakan pada dirimu bahwa “ini hanyalah pikiran saya, bukan fakta yang sebenarnya. Karena saya memiliki kemampuan untuk melakukan yang terbaik”.

Selanjutnya A bisa mengingat-ingat, apa saja yang sudah Anda raih dengan baik, yang saya rasa tidak sulit untuk menemukannya. Karena di atas A menceritakan memiliki riwayat akademis yang bagus. Sekecil apapun keberhasilan yang pernah kita peroleh patut untuk diapresiasi.

Sama halnya, ketika A merasa banyak mendengar suara-suara di kepala, yakinkanlah diri anda bahwa suara-suara itu tidak nyata. Bila muncul gejala-gejala fisik, misal merasa sesak napas, lakukanlah kontrol terhadap pikiran tersebut. Dan atur napas dengan perlahan dan tenang. Sambil  terus menenangkan diri.

Apakah Aku Sudah Gila? Perbanyaklah Aktivitas Positif

Perbanyaklah melakukan berbagai aktivitas yang positif dan menjalin relasi sosial. Akan lebih baik bila mengisi waktu kosong dengan memperbanyak beribadah. Mendekatkan diri dengan Allah, memperbanyak berzikir dengan khyusuk dan bersungguh-sungguh. Karena berdasarkan hasil studi, berzikir dapat menenangkan pikiran dan mententramkan hati. Sehingga mampu menekan hormon penyebab stress.

Dalam prakteknya nanti, ketika sedang dalam emosi yang down A dapat mengalami kesulitan untuk mengendalikan pikiran dan emosi. Namun dengan niat yang kuat untuk berubah saya yakin A bisa melakukannya. Mengingat sudah lamanya masalah ini dialami dan masih berlanjut sampai sekarang.

Saya menyarankan untuk menemui profesional seperti Psikolog Profesional PSYLine.id atau psikiater. Hal itu agar bisa dilakukan assesment menyeluruh mengenai penyebab perubahan mood yang A alami. Dari sini dapat diberikan terapi yang sesuai karena permasalahan yang dibiarkan tanpa penanganan yang tepat dapat memperburuk keadaan.

Saya percaya A memiliki keinginan untuk mengatasi masalah. Ini terbukti dengan mengajukan pertanyaan kepada Psyline Indonesia. Itu menunjukan bahwa A memiliki keinginan untuk mengatasi masalah dan menjadi lebih baik. Dan Pertanyaan Apakah Aku Sudah Gila? Jawabannya adalah ANDA BELUM GILA.

Semoga jawaban saya bisa membantu A dalam menghadapi permasalahan. Dan jangan lupa untuk selalu meminta bantuan dan kekuatan kepada Allah dalam setiap permasalahan yang Anda hadapi. Apakah Aku Sudah Gila?

Salam Bahagia,

Ariny Oktaviany


Ceritakan Masalah Pribadimu Secara Rahasia dan Anonim.

Silakan mengisi kuesioner singkat untuk memberikan beberapa latar belakang umum tentang Anda dan isu-isu yang ingin Anda bahas dalam konseling.

Bila Anda ada permasalahan yang sama dengan Tips Psikologi tersebut di atas, dan Anda ingin berbagi cerita. Anda dapat berkonsultasi dengan dengan Psikolog Profesional PSYLine.id yang paling cocok untuk Anda.

Jangan Takut! Data diri dan latar belakang Anda terjamin 100% kerahasiannya.

Klik Link di Bawah ini:

Context Konsultasi Psikologi Via Teks.

Atau bergabunglah bersama kami untuk bersama-sama menyebarkan virus kebahagian di Fanspage FaceBook kami.

FansPage FaceBook PsyLine.

Konsultasi sebelumnya membahas tentang:

Konsultasi Psikologi: Otak yang Hanya Berfikir Tentang Uang.

Tentang Penulis

Ariny Oktaviany Psikolog

Bekerja sebagai istri dari seorang suami yang insya Allah baik hati, Psikolog klinis di rumah sakit, tenaga pengajar salah satu universitas swasta di jakarta, & associate assessor. Memiliki hobi travelling & swimming.

Tinggalkan Balasan