Konsultasi Psikologi: Cemas dan Takut Tidak Mendapat Teman

Diposting: 5 September 2017 | Kategori Konsultasi:

Dilihat: 1331 kali.

Psikolog: Zulda Meiri Ara Psikolog

: Hamowl

: Jakarta

: Wanita

Isi Konsultasi:

Dear PsyLine Psikologi Online Indonesia.

Saya adalah calon mahasiswi baru. Sebelumnya saya pernah bekerja dan sering keluar masuk kerjaan. Karena kurang bisa berbaur dengan orang baru. Terutama laki laki dan masih terjadi sampai saat ini. Setelah itu saya merasa tidak nyaman. Lalu saya sering memutuskan untuk keluar dari lingkungan tersebut dan tidak mau kembali lagi.

Masalah yang saya hadapi saat ini adalah saya sangat cemas & takut kalau saya tidak akan mendapatkan teman di kampus. Karena saya selalu merasa orang tidak menyukai saya. Itu juga membuat saya tidak punya banyak teman. Bisa dibilang temannya itu lagi..itu lagi.

Bagaimana solusinya agar saya dapat bersosialisasi dengan lingkungan baru dan orang baru? Yang dimana saya akan berhubungan dengan mereka dalam waktu yang lama? Karena saya sudah banyak membuang kesempatan bagus. Saya juga khawatir akan mengecewakan orang tua lagi jika berhenti kuliah.

Mohon bantuannya.

Terima Kasih PsyLine.

Zulda Meiri Ara, S.Psi, Psikolog.

Jawab:

Konsultasi Psikologi: Cemas dan Takut Tidak Mendapat Teman

Dear Hamowl yang baik,

Terimakasih atas kepercayaanmu kepada Psyline.

Saya dapat memahami kegalauan yang kamu rasakan saat ini. Adalah wajar apabila kamu merasakan kecemasan saat akan memasuki lingkungan baru. Apalagi keadaan tersebut pernah kamu alami hampir di setiap lingkungan kerja yang pernah kamu masuki.

Sayangnya saya tidak mendapatkan informasi lebih tentang kesulitan adaptasi dan berbaur seperti apa yang kamu alami. Saat berada dengan lingkungan baru, terutama dengan lelaki, hingga kamu selalu merasa orang tidak menyukaimu.

Selain itu, upaya apa saja yang sudah kamu lakukan untuk mengatasi perasaan tidak nyaman saat berbaur? Hal lain yang ingin saya ketahui, betulkah orang lain yang tidak menyukai dan tidak mau berbaur dengan kamu? Atau tanpa kamu sadari malah kamu sendiri yang secara perlahan menarik diri dari lingkungan di mana kamu berada? Sehingga tidak ada atau hanya sedikit orang yang mendekat padamu?

Cemas dan Takut Tidak Mendapat Teman

Saya akan coba membantu kamu mengenali masalahmu dan menemukan solusi. Agar bisa lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan baru, baik di kampus atau di manapun kamu berada kelak.

Hal ini penting! Karena keberhasilan kita dalam beradaptasi dengan lingkungan merupakan salah satu faktor pendukung untuk mencapai keberhasilan pada ‘dunia’ yang kita geluti. Dan bukankah menjadi berhasil pada bidang yang kita tekuni merupakan cita-cita setiap orang? Termasuk kamukan?

Ananda Hamowl, banyak faktor yang dapat menyebabkan seseorang mengalami kesulitan beradaptasi dengan lingkungan baru. Salah satunya adalah kurangnya rasa kepercayaan diri. untuk menjadi diri sendiri dan menampilkan jati dirinya dalam lingkungan tersebut.

Misalnya:

  • merasa berpenampilan kurang menarik (secara fisik),
  • kurang cukup ‘trendy’ karena kurang didukung kekuatan finansial atau kurang referensi,
  • kurang pengetahuan tentang hal-hal dan informasi yang kekinian (kudet istilah sekarang),
  • dan lain sebagainya.

Sehingga timbul rasa rendah diri apabila berada dalam suatu lingkungan. Terutama pada lingkungan yang belum dikenal/baru. Akibatnya, saat bersosialisasi pun sering merasa tidak nyaman dan akhirnya malah menarik diri.

Coba tanyakan pada diri kamu, adakah kamu rasakan kekurangan pada hal-hal yang saya sebutkan tadi? Atau ada hal-hal lainnya?

Hal penting untuk menumbuhkembangkan rasa percaya dirimu adalah dengan mengenali dan memahami diri kamu sendiri. Misalnya, apa yang kamu harapkan dalam suatu interaksi? Bagaimana cara kamu berinteraksi dengan lingkungan? Seperti apa lingkungan dan pertemanan yang membuat kamu nyaman?

Berikut adalah beberapa tips sederhana yang dapat saya berikan:

  1. Amati Kelebihan dan Kekurangan diri sendiri

    Untuk mengenal diri kamu, cobalah membuat daftar apa yang menurut kamu menjadi kelebihan dan kekurangan kamu. Jika sudah kamu buat, amati satu persatu area kelebihan dan kekurangan kamu.

    Amati yang menjadi kelebihan kamu patut kamu banggakan dan kamu pertahankan. Ini dapat menjadi area yang perlu kamu kembangkan untuk mencapai prestasi yang dapat mendorong rasa percaya diri.

    Lalu amati daftar kekurangan mu, perhatikan dan evaluasi diri. Adakah yang dapat kamu perbuat untuk mengatasi apa yang menjadi kekuranganmu itu?

    Perlu juga kamu tanyakan kepada orang yang kamu percaya, bagaimana penilaian mereka tentang diri kamu. Sehingga kamu juga tahu dari sisi orang lain bagaimana mereka melihat kamu. Mungkin ada sikap-sikap darimu yang kurang disukai lingkungan. Jika ya, ini saatnya bagi kamu untuk menyesuaikan dan bersikap lebih baik.

    Tuliskan langkah-langkah perbaikan dan lakukan. Sehingga apa yang menjadi kekuranganmu itu perlahan dapat terkikis atau bahkan menghilang dari dirimu.

  2. Hargailah dirimu dengan segala kelebihan dan kekurangannya

    Setiap manusia tidak ada yang sempurna, tapi ketidaksempurnaanmu jangan menghalangimu untuk percaya diri. Belajarlah menerima, mencintai dirimu apa adanya. Mensyukuri apa yang Tuhan telah berikan kepadamu.

    Di sisi lain, berusahalah juga memahami dan menerima orang lain dengan segala kelebihan dan kekurangan mereka masing-masing.

  3. Bersikaplah ramah kepada lingkungan

    Sering-seringlah berbagi senyum kepada sesama. Keramahanmu akan terpancar dari raut wajahmu. Orang yang ramah membuat orang lain merasa nyaman dan lebih senang untuk mendekat dan berinteraksi.

  4. Berusaha memahami dan menghargai orang lain

    Berusahalah menyesuaikan dirimu dengan orang dan situasi yang kamu hadapi. Hal ini bukan berarti kamu mengubah jati dirimu. Tapi lebih kepada berusaha menghargai sudut pandang, gaya atau kebiasaan orang lain, yang bisa jadi berbeda dengan kamu.

Cemas dan Takut Tidak Mendapat Teman di Kampus

Lingkungan baru yang akan kamu masuki nanti, yaitu lingkungan kampus, adalah lingkungan yang sangat menarik lho. Kamu akan menjumpai dan berinteraksi dengan banyak orang. Dari berbagai usia, karakter, pola pikir, latar belakang ekonomi, jenis minat dan cara bergaul yang berbeda.

Lingkungan kampus yang luas ini akan membawa kamu kepada pergaulan yang lebih luas. Tempat yang sangat tepat untuk kamu melatih diri menjadi seorang yang cepat beradaptasi. Bekalilah diri kamu dengan kepercayaan diri yang cukup. Agar dapat berbaur secara nyaman di dalamnya.

Ayo semangat, hadapi lingkungan dengan optimis dan tidak perlu Cemas dan Takut Tidak Mendapat Teman

Justru sebaliknya, pandanglah hal ini sebagai bagian dari perjalanan hidup. Perjalanan yang akan mendewasakan kamu dan membawa kamu kepada kesuksesan. Kamu pasti dapat memiliki teman yang sejalan dengan kamu.

Cobalah untuk lebih pro aktif saat bertemu teman baru. Membuka awal komunikasi untuk berkenalan, lebih dulu memperkenalkan diri, bersikap terbuka dan nikmati percakapan yang terjadi.

Saya yakin lama-kelamaan kamu akan menemukan kenyamanan dalam berinteraksi dengan berbagai jenis orang.

Memang dalam setiap proses yang kita lalui niscaya ada kemungkinan kegagalan di dalamnya. Andaikan kamu sudah berusaha untuk berbaur dan kamu merasa orang tidak bereaksi seperti yang kamu harapkan. Jangan berkecil hati atau menghakimi diri sendiri.

Tetap semangat dan bangkit untuk terus mencoba, tetaplah bersikap baik, dan yang utama sabarlah dengan proses yang berjalan. Sambil terus mengevaluasi diri dan jangan mudah menyerah ya. Jangan Cemas dan Takut Tidak Mendapat Teman.

Dalam menjalin pertemanan, kita butuh waktu dan rasa percaya untuk mendapatkan rasa nyaman. Jika rasa percaya itu sudah ada, rasa nyaman biasanya akan mengikuti. Selanjutnya waktu dan upaya kita untuk mempertahankan persahabatan. Hal itu akan membuat pertemanan menjadi semakin erat.

Orang tua dan keluarga kamu pasti akan bangga kepada kemauan kamu berkuliah. Jangan lupa untuk terus fokus pada penyelesaian studi kamu ya. Karena itu tentunya menjadi harapan utama kamu, orang tua dan keluargamu.

Semoga jenjang studi lanjutan ini dapat menjadikan kamu mampu meraih impian dan cita-cita serta mendapatkan ilmu yang bermanfaat untuk diri sendiri, keluarga, lingkungan dan masyarakat.

Semangat ya.

Salam Bahagia,

Zulda Meiri Ara


Ceritakan Masalah Pribadimu Secara Rahasia dan Anonim.

Silakan mengisi kuesioner singkat untuk memberikan beberapa latar belakang umum tentang Anda dan isu-isu yang ingin Anda bahas dalam konseling.

Bila Anda ada permasalahan yang sama dengan Tips Psikologi tersebut di atas, dan Anda ingin berbagi cerita. Anda dapat berkonsultasi dengan dengan Psikolog Profesional PSYLine.id yang paling cocok untuk Anda.

Jangan Takut! Data diri dan latar belakang Anda terjamin 100% kerahasiannya.

Klik Link di Bawah ini:

Context Konsultasi Psikologi Via Teks.

Atau bergabunglah bersama kami untuk bersama-sama menyebarkan virus kebahagian di Fanspage FaceBook kami.

FansPage FaceBook PsyLine.

Konsultasi sebelumnya membahas tentang:

Konsultasi Psikologi: Sedih dan Malu diCap Sebagai Introvert.

Tentang Psikolog

Zulda Meiri Ara Psikolog

Psikolog lulusan Universitas Indonesia, Program Profesi Psikolog. 17 tahun berkiprah sebagai praktisi pengelolaan SDM.

Tinggalkan Balasan

Kategori PSYBlog



PsyLine - Psikologi Online

PSYLine Indonesia

PSYLine Indonesia

merupakan aplikasi Psikologi Online untuk berbagi cerita konseling dan konsultasi dengan Psikolog Profesional secara online, atau bertemu langsung untuk mendapatkan Layanan Psikologis. Semuanya untuk membantu Anda menjadi Lebih Baik.

Fanpage PSYLine

Ikuti PSYLine



×
PsyLine
×
PsyLine

Kategori PSYBlog