Konsultasi Gratis
Menu

Kategori Artikel

Berita Psikologi

Berita Psikologi

3 Artikel

Event Psikologi

Event Psikologi

4 Artikel

Biografi Psikolog

10 Artikel

Layanan PsyLine.id

2 Artikel

Karir & Perusahaan

42 Artikel

Gaya Hidup & Sosial

76 Artikel

Cinta & Remaja

11 Artikel

Pendidikan & Anak

49 Artikel

Psikologi Konsultasi via email Gratis

Kumpulan Konsultasi

103 Artikel

Logo Psy Line
Menu Menu
Logo Psy Line

Kategori Artikel

Berita Psikologi

Berita Psikologi

3 Artikel

Event Psikologi

Event Psikologi

4 Artikel

Biografi Psikolog

10 Artikel

Layanan PsyLine.id

2 Artikel

Karir & Perusahaan

42 Artikel

Gaya Hidup & Sosial

76 Artikel

Cinta & Remaja

11 Artikel

Pendidikan & Anak

49 Artikel

Psikologi Konsultasi via email Gratis

Kumpulan Konsultasi

103 Artikel

Depresi Karena Sering Disakiti Secara Batin Oleh Suami

Kategori: | 934 Views

Konsultasi Psikologi: Depresi Karena Sering Disakiti Secara Batin Oleh Suami

23 Maret 2018 | Penulis: Diana Rahmawati

: DK

: Bumiayu

: Wanita

Isi Konsultasi:

Assalamu’alaikum PSYLine.id Psikologi Online Indonesi.

Perkenalkan nama saya kasih. Saya adalah ibu rumahtangga muda.saya menikah muda karena hamil diluar nikah. Saya sering dikhianati suami, dibohongi dan disakiti secara batin bukan fisik.

Sebenarnya dia baik tapi karena dia kasar,egois,dan tidak bisa menjadi ayah yang baik bagi anak-anak kami. Dia jarang terjun sendiri untuk mendidik anak-anak dan saya untuk menjadi orang yang lebih baik dan taat beribadah.

Saya  capek, depresi sekali dan sangat menginginkan cerai tapi suami saya tidak mau. Saya juga khawatir jika saya bercerai dengan suami, saya tidak ingin kehilangan hak asuh anak-anak. Karena saya paham betul seperti apa dia dan keluarganya jika kami telah berpisah.

Saya sangat depresi memendam ini sendiri secara mental. Batin saya sakit dan tak bisa sanggup lagi melewati hidup yang saya jalani.

Bagaimana saya harus menghadapinya dan memutuskan mana yang baik untuk saya dan anak-anak?

Diana Rahmawati

Jawab:

Wa’alaikumsalam, Wr. Wb. Sodari. Kasih yang sedang Depresi Karena Sering Disakiti Secara Batin Oleh Suami.

Saya memahami kekecewaan yang sedang Anda rasakan saat ini kepada suami. Karena sikapnya yang menurut Anda kasar, egois, dan tidak bisa menjadi ayah yang baik bagi anak-anak Anda. Dia juga jarang terjun sendiri untuk mendidik anak-anak dan Anda untuk menjadi orang yang lebih baik dan taat beribadah.

Di sisi lain, Anda sebenarnya masih melihat sisi baik dari suami Anda. Saat ini Anda juga sedang merasa letih, depresi, dan memiliki keinginan untuk bercerai dari suami, namun suami tidak mau.

Selama ini Anda memendam sendiri perasaan Anda sehingga mental dan batin Anda seolah tidak sanggup lagi menjalani kehidupan Anda. Anda merasa bingung untuk memutuskan mana yang baik untuk Anda dan anak-anak Anda.

Depresi Karena Sering Disakiti Secara Batin Oleh Suami

Sodari. Kasih yang sedang Depresi Karena Sering Disakiti Secara Batin Oleh Suami. Sebelumnya saya sampaikan terima kasih atas kepercayaan Anda untuk berbagi dengan PsyLine.

Ada beberapa pertanyaan yang ingin saya ajukan terkait keinginan Anda untuk bercerai:

  • Apakah keinginan untuk bercerai yang muncul pada diri Anda saat ini hanya pikiran sesaat atau sudah sering muncul di hati Anda?
  • Ketika keinginan untuk bercerai itu muncul, biasanya apa yang menjadi faktor pencetusnya? Apakah  karena pertengkaran dengan suami? atau karena Anda mendapati suami berbohong? Kebohongan atau pengkhianatan apa yang pernah dilakukan suami sehingga Anda memiliki keinginan untuk bercerai?
  • Apa alasan suami tidak setuju dengan keinginan Anda untuk bercerai?
  • Apakah Anda sudah memikirkan dampak perceraian bagi anak-anak Anda? Bagaimana Anda akan membiayai anak-anak jika menginginkan hak asuhnya?  Anak-anaklah yang menjadi korban utama dari perceraian kedua orang tuanya. Dan banyak sekali anak-anak yang bermasalah karena orang tuanya yang bermasalah atau bercerai.

Pertanyaan-pertanyaan tersebut perlu Anda jawab sebelum Anda benar-benar mantap untuk bercerai.

Di dalam agama sendiri, perceraian adalah suatu hal yang boleh dilakukan namun dibenci Allah SWT. Oleh karenanya, sebelum memutuskan untuk bercerai memang harus dipertimbangkan secara matang demi kebaikan bersama.

Banyak hal yang harus dipersiapkan sebelum memutuskan bercerai. Oleh karena itu proses perceraian memang bukan bukan suatu hal yang mudah. Apalagi jika perceraian itu potensial menimbulkan masalah yang panjang dan menguras emosi. Tentunya sebisa mungkin harus dicegah.

Pernikahan Membutuhkan Landasan yang Kokoh Untuk Mencapai Tujuan Bersama

Sodari Kasih yang sedang Depresi Karena Sering Disakiti Secara Batin Oleh Suami.

Menikah berarti menyatukan dua pribadi yang berbeda, baik dalam pikiran maupun sikap. Untuk menyatukan pribadi yang berbeda ini tentunya butuh penyesuaian-penyesuaian. Masa penyesuaian bagi tiap pasangan tentunya berbeda-beda.

Penyesuaian ini pun bukan hanya diperlukan di awal pernikahan. Karena dalam perjalanan pernikahan, akan ada banyak peristiwa dan perubahan-perubahan yang terjadi dalam hidup Anda berdua, yang membutuhkan penyesuaian.

Selain itu, kita sebagai manusia pun berkembang dan mengalami perubahan dalam diri kita. Penyesuaian dalam pernikahan ini akan berlangsung selama hidup pernikahan kita.

Belum Siap Dengan Konsekuensi

Hal ini sepertinya yang  Anda dan pasangan perlu pahami bersama. Terlebih lagi, Anda menyebutkan bahwa Anda menikah dalam usia yang masih muda dan (maaf) karena hamil di luar nikah.

Ada kesan yang saya tangkap, bahwa Anda dan pasangan belum siap dengan konsekuensi yang Anda hadapi. Konsekuensi dari kehidupan pernikahan serta kesulitan untuk saling menyesuaikan diri dan memahami perasaan masing-masing.

Tidak ada kata terlambat untuk membicarakan tujuan pernikahan yang sebenarnya Anda berdua ingin raih.

Suami Anda Sebenarnya Sosok Yang Baik

Mengenai pernyataan Anda bahwa suami sebenarnya sosok yang baik, tampak bahwa Anda masih menaruh harapan pada suami untuk mengubah sikapnya. Masih ada harapan untuk mempertahankan rumah tangga Anda. Apalagi suami tidak setuju dengan keinginan Anda untuk bercerai. Sayang sekali Anda tidak menyebutkan alasan suami tidak menyetujui keinginan Anda.

Saran Untuk Yang Sedang Depresi Karena Sering Disakiti Secara Batin Oleh Suami

Sodari Kasih yang sedang Depresi Karena Sering Disakiti Secara Batin Oleh Suami.

Saran saya saat ini:

  1. Perbaiki Komunikasi Dengan Suami

    Cobalah sampaikan apa saja perasaan Anda selama ini. Sampaikan pada situasi ketika suami sedang rileks dan Anda pun sedang merasa tenang.

    Sampaikan hal-hal yang Anda sukai dan hargai dari suami. Juga hal-hal yang Anda inginkan dari suami Anda. Jadi cara mengemukakannya tidak terkesan mengkritik atau mengeluhkan perilakunya. Tapi fokuskan pada perilaku yang Anda inginkan dari suami Anda.

  2. Bicaralah Saat Sedang Tidak Emosi

    Ketika suami sedang marah pun, cobalah untuk mendengarkan dengan tidak ikut terpancing marah yang potensial memperburuk situasi. Ketika kemarahannya sudah reda barulah Anda sampaikan pendapat Anda. Dan mintalah suami untuk mencoba mendengarkan Anda.

  3. Buat Komitmen Bersama

    Buatlah komitmen bersama untuk saling menghargai satu dengan yang lainnya. Cobalah untuk melihat sisi positif yang dimiliki suami dan kebaikan-kebaikan yang sudah dilakukan suami terhadap Anda.

  4. Mintalah Bantuan Pihak Ke-3

    Jika dirasakan perlu, Anda dapat meminta bantuan pihak ke-3 yang Anda percaya dan memiliki sikap netral terhadap Anda dan pasangan. Anda dapat mencurahkan perasaan sehingga Anda tidak merasa sendirian dalam menghadapi situasi ini.

    Jika sudah sangat mendesak dan permasalahan tersebut sangat mengganggu pekerjaan Anda sehari-hari maka ada baiknya Anda meminta bantuan Psikolog Profesional yang terdekat di kota Anda.

  5. Lebih Mendekatkan Diri Kepada Allah SWT

    Jangan lupa untuk selalu berdoa dan meminta petunjuk kepada Allah SWT tentang persoalan yang Anda hadapi saat ini.

Semoga jawaban singkat saya dapat sedikit membantu membuka pikiran Anda dalam menghadapi persoalan ini. Saya doakan Anda menemukan kebahagiaan dan ketentraman dalam hidup Anda.

Salam bahagia,

Diana Rahmawati

Ceritakan Masalah Pribadimu Secara Rahasia dan Anonim.

Silakan mengisi kuesioner singkat untuk memberikan beberapa latar belakang umum tentang Anda dan isu-isu yang ingin Anda bahas dalam konseling.

Bila Anda ada permasalahan yang sama dengan Tips Psikologi tersebut di atas, dan Anda ingin berbagi cerita. Anda dapat berkonsultasi dengan dengan Psikolog Profesional PSYLine.id yang paling cocok untuk Anda.

Jangan Takut! Data diri dan latar belakang Anda terjamin 100% kerahasiannya.

Klik Link di Bawah ini:

Context Konsultasi Psikologi Via Teks.

Bergabunglah dengan kami di Media Sosial PSYLine.id Klik Tautan Berikut Ini:

comfort.

Atau bergabunglah bersama kami untuk bersama-sama menyebarkan virus kebahagian di Fanspage FaceBook kami.

FansPage FaceBook PsyLine.

Konsultasi Psikologi sebelumnya membahas tentang:

Konsultasi Psikologi: Depresi Karena Mengidap Gangguan Tidur.

Tentang Penulis

Diana Rahmawati

Memiliki pengalaman dalam kegiatan asasement dan pernah bekerja sama dengan beberapa konsultan psikologi. Ibu dari 3 anak yang jg aktif membantu kegiatan komite sekolah.

Tinggalkan Balasan