Konsultasi Gratis
Menu
Logo Psy Line

Kategori Artikel

Berita Psikologi

Berita Psikologi

3 Artikel

Event Psikologi

Event Psikologi

4 Artikel

Biografi Psikolog

10 Artikel

Layanan PsyLine.id

2 Artikel

Karir & Perusahaan

42 Artikel

Gaya Hidup & Sosial

76 Artikel

Cinta & Remaja

11 Artikel

Pendidikan & Anak

49 Artikel

Psikologi Konsultasi via email Gratis

Kumpulan Konsultasi

103 Artikel

Ingin Bunuh Diri Karena Gagal Move On

Kategori: | 589 Views

Konsultasi Psikologi: Ingin Bunuh Diri Karena Gagal Move On

15 April 2018 | Penulis: Dewi Anggraeni Psikolog

: Andien

: Semarang

: Wanita

Isi Konsultasi:

Hallo PSYLine.id Psikologi Online Indonesia.

Beberapa hari ini saya ingin bunuh diri.

Di kantor saya periang dan selalu memahami perasaan orang lain. Tapi di malam hari saya mengalami kesedihan luar biasa, hingga menangis semalaman. Hal itu karena saya memiliki pengalaman buruk dalam cinta.

Dimana cinta pertama saya sudah memiliki pasangan tetapi saya tidak bisa move on.

Sedang saat ini saya menjadi sosok pendendam, kesepian, tidak memiliki rasa cinta, dan tidak peduli pada apapun. Saya sedih akan hal itu dan ingin sekali memiliki kekasih yang mencintai saya dan menikah muda. Tapi hati saya sangat beku terhadap pria.

Itu masalah terberat saya, sehingga orang di sekitar saya sering salah paham dan menimbulkan hubungan yang tidak baik.

Apakah yang bisa saya lakukan ke depannya? Saya sangat berharap Anda bisa membantu saya

Dewi Anggraeni, S.Psi, Psikolog

Jawab:

Hallo Andien, Yang sangat sedih sehingga Ingin Bunuh Diri Karena Gagal Move On.

Saya sangat prihatin dengan keadaanmu. Luka hati cinta pertamamu, tampaknya berpengaruh buruk terhadap kesehatan jiwa ragamu saat ini. Namun kamu sudah mengambil langkah yang sangat baik, dengan meminta bantuan kepada psyline.id.

Saat ini kamu sedang sangat sedih, banyak menangis, merasa cemas, takut, kesepian, ada perasaan dendam, selera makan menurun, tidak peduli pada apapun dan kualitas tidurmu pun buruk, bahkan beberapa hari terakhir ini memiliki keinginan untuk bunuh diri. Selain itu, gejala depresi tersebut juga sudah mulai mengganggu kondisi kesehatan fisikmu.

Di sisi lain, kamu ingin memiliki kekasih, ingin dicintai dan ingin bisa menikah muda, namun hatimu merasa beku terhadap pria. Perasaanmu saat ini ambivalent, artinya ada benci (takut, tidak,  percaya, marah, beku, dendam, “dingin”) tapi rindu cinta (ingin mencintai, dicintai, tidak ingin kesepian dan ingin menikah).

Ingin Bunuh Diri Karena Gagal Move On

Perasaan-perasaan negatif yang ada ini pun mempengaruhi sikapmu sehari-hari. Dan telah menimbulkan salah paham serta hubungan yang tidak baik dengan teman dan keluarga.

Munculnya aneka macam perasaan negatif adalah normal bagi orang yang sedang mengalami “luka cinta”. Hal ini menjadi “tidak normal” bila dengan berlalunya waktu, tingkat kesedihanmu masih tetap sama (tidak ada perbaikan).

Yang ingin saya tanyakan, sejak kapan kamu mengalami ini semua? Kapan kamu putus dengan dia? Apakah orang tua dan keluargamu tahu keadaanmu?

Hal yang positif adalah bahwa walaupun sedang bersedih, kamu masih mempertahankan pekerjaanmu. Dan bisa tetap pergi ke kantor setiap harinya.

Selain itu seperti kamu ceritakan, di tempat kerja sikapmu bisa riang dan terkendali. Hal ini menandakan kamu memiliki kekuatan dan mampu mengendalikan diri dengan baik.

Saya yakin kamu cukup tangguh untuk melewati masalah ini. 

Saran Untuk Andin yang Ingin Bunuh Diri Karena Gagal Move On

Beberapa hal yang dapat saya sarankan adalah:

  1. Seperti yang sudah kamu lakukan, menangislah sepuasnya bila kamu ingin menangis.
    Menangis bisa meringankan perasaan sedihmu yang selama kamu di kantor, seharian telah dipendam.
  2. Berbicaralah dengan orang tua, saudara atau teman yang kamu percayai tentang keadaanmu.
  3. Jangan terpaku pada masa lalu.
    Karena hal itu membuang waktu serta menyita tenaga dan pikiranmu. Masa lalu yang menyakitkan hanya berguna kalau kamu bisa menarik pelajaran darinya. Dalam hal ini untuk ke depan, berhati-hatilah kalau jatuh cinta atau memilih pacar.
     
  4. Jangan merasa kapok untuk membuka hati pada pria yang kamu sukai dan menyukaimu.
    Tetapi juga jangan tergesa-gesa. Kalau hatimu masih “luka”,  beri dirimu waktu untuk sembuh dulu. Karena orang yang sedang sedih biasanya jadi ceroboh dalam mengambil keputusan. Jangan sampai kamu menjalin hubungan lebih karena didasari untuk ‘melarikan diri’. Apalagi hanya untuk menutupi luka hatimu. 
  5. Usiamu baru 20 tahun, kesempatanmu masih terbuka lebar, jalanmu masih panjang.
    Jangan terburu-buru untuk segera menikah. Bergaullah dulu yang luas. Ini akan memberimu pengalaman dan kesempatan untuk bertemu dan mengenal berbagai tipe orang. Mungkin salah satu di antaranya adalah bertemu calon pasanganmu.
  6. Bersikaplah terbuka, riang dan ramah.
    Sikap ini akan membuat orang tertarik dan mendekatimu. Sikap yang dingin/berjarak, tertutup, murung dan lesu akan menjauhkan orang darimu.
  7. Walaupun awalnya sulit, cobalah untuk makan dan minum yang cukup dan cukup tidur.
  8. Lakukan secara bertahap hal-hal di bawah ini:
    Miliki hobby, cari hiburan, lakukan hal-hal yang kamu sukai, berolah raga dan atau jalan kaki minimal 3x seminggu (misal mengelilingi kompleks perumahan). Semua ini akan membuatmu sehat dan secara bertahap akan meningkatkan produksi hormon “dophamine” yakni zat yang bisa membuatmu riang dan bahagia.
  9. Latihan pernapasan di saat kamu sedih, cemas atau panik, akan membantumu menjadi rileks.
    Caranya: tariklah napasmu pelan-pelan dan dalam melalui hidung sampai perutmu “menggembung” dan keluarkan pelan-pelan melalui mulut sampai perutmu “kempes”. Ulangi setiap kali minimal 5x tarikan. Lakukan dalam sehari 3-4 kali.
  10. Bila pikiran untuk bunuh diri itu masih sering muncul, jangan ragu, hubungi segera Psikolog atau Biro konsultasi psikologi terdekat di kotamu. 

Semoga semua ini bisa membantumu. E-mail lagi psyline jika kamu masih memerlukan bantuan. 

Salam Bahagia.

Dewi Anggraeni

Ceritakan Masalah Pribadimu Secara Rahasia dan Anonim.

Silakan mengisi kuesioner singkat untuk memberikan beberapa latar belakang umum tentang Anda dan isu-isu yang ingin Anda bahas dalam konseling.

Bila Anda ada permasalahan yang sama dengan konsultasi tersebut di atas, dan Anda ingin berbagi cerita. Anda dapat berkonsultasi dengan dengan Psikolog Profesional PSYLine.id yang paling cocok untuk Anda.

Jangan Takut! Data diri dan latar belakang Anda terjamin 100% kerahasiannya.

Klik Link di Bawah ini:

Context Konsultasi Psikologi Via Teks.

Bergabunglah dengan kami di Media Sosial PSYLine.id Klik Tautan Berikut Ini:

comfort.

Atau bergabunglah bersama kami untuk bersama-sama menyebarkan virus kebahagian di Fanspage FaceBook kami.

FansPage FaceBook PsyLine.

Konsultasi Psikologi sebelumnya membahas tentang:

Tentang Penulis

Dewi Anggraeni Psikolog

Psikolog lulusan Universitas Padjadjaran, mempelajari antara lain: RET (Rational-emotive therapy), Logo Therapy, Autogene, ACT (Acceptance Commitment Therapy). Saat ini tinggal di Velserbroek, Belanda.

Tinggalkan Balasan