Konsultasi Psikologi: Kecanduan Video Porno dan Melakukan Onani

Diposting: 7 Maret 2018 | Kategori Konsultasi:

Dilihat: 943 kali.

Psikolog: Dra. Thersiah L Lubis, MA

: BinaSoda

: Jepara

: Pria

Isi Konsultasi:

Hallo PSYLine.id Psikologi Online Indonesia.

Saya memiliki keinginan yang sulit untuk dihentikan yaitu menonton video porno dan beronani. Hal itu sudah sejak saat SD (sebelum sunat). Saya yang sudah memiliki hasrat tertarik terhadap payudaya wanita.

Kemudian hal tersebut berlanjut sampai SMP dan saat itu baru tahu jika beronani itu haram. Namun sampe sekarang saya masih memiliki keinginan tersebut dan susah dihentikan. Dan sekarang saya terus berusaha untuk melawan dengan berdoa lebih dekat kepada Tuhan.

Bagaimana untuk solusi menghilangkan hal tersebut?

Dra. Thersiah L Lubis, MA

Jawab:

Sdr Binasoda yang baik, yang Kecanduan Video Porno dan Melakukan Onani. Terimakasih telah meluangkan waktu untuk membicarakan masalah yang anda hadapi.

Saya sangat menghargai surat anda ini. Karena dibutuhkan keberanian yang luar biasa untuk bisa mengakui bahwa dorongan yang sering atau terus-menerus untuk menonton sampai kecanduan video porno dan melakukan onani, itu masalah.

Jadi sebetulnya anda sudah melangkah maju dalam mengatasi masalah tersebut.

Kecanduan Video Porno dan Melakukan Onani

Memasuki usia pubertas, pada usia remaja dini 11-12 tahun, biasanya remaja penasaran ingin tahu seperti apa yang namanya film porno. Selanjutnya, masturbasi atau onani juga dilakukan. Terutama ketika mencapai kematangan organ seksual.

Fungsinya untuk melepaskan hasrat seksual yang sewaktu-waktu muncul, dan eksplorasi serta mengenal organ seksual. Namun,  menonton video porno dan melakukan onani bisa menimbulkan adiksi (ketagihan).

Baca Juga:

Tips Psikologi: 12 Cara Agar Dapat Keluar Dari Kecanduan Film Porno.

Selanjutnya adiksi tersebut akan berakibat pada penurunan kemampuan konsentrasi, kesulitan menjalin hubungan romantis, bahkan menarik diri dari lingkungan sosial.

Bila adiksi ini dibiarkan, anda akan tenggelam dalam kebutuhan yang terus meningkat dan semakin kompleks. Yang pada ujungnya semakin sulit untuk dikendalikan dan dipuaskan. Karena itu, untuk kesejahteraan diri Anda sendiri, kebiasaan tersebut memang perlu dihentikan.

Langkah Untuk Menghilangkan Kecanduan Video Porno dan Melakukan Onani

Ada beberapa langkah yang bisa diupayakan utk menghilangkan kebiasaan tersebut.

  1. Anda harus benar-benar memotivasi diri untuk menghentikan kebiasaan nonton video porno dan melakukan onani.
  2. Coba anda perhatikan, kapan dorongan untuk menonton video itu muncul?
    Kapan dorongan untuk onani itu muncul?
    Apakah setiap saat?
    Apa yang biasanya menjadi pemicu dorongan tersebut?
    Situasi seperti apa?
    Apakah ketika melihat lawan jenis?
    Apakah ketika sedang bersama pacar?
  3. Bila sudah ditemukan pemicunya, cobalah untuk mencari kegiatan pengganti, untuk mengalihkan dorongan tersebut. Dengan melakukan kegiatan yang menguras energi.
    Misalnya, seringkali dorongan muncul di malam hari. Coba keluar dari kamar, lakukan sesuatu yang menyita perhatian dan energi. Misalnya, jalan kaki keliling kompleks, sampai terasa lelah, sehingga ketika sampai di rumah tubuh sudah lelah dan mengantuk.
    Bisa juga setiap hari-hari anda dipenuhi dengan banyak kegiatan. Belajar bareng teman, olah raga rutin setiap pagi dan atau sore dan hindari berada sendirian di rumah atau di kamar.
  4. Setiap muncul keinginan utk menonton video porno, langsung alihkan dengan melakukan kegiatan yang menyita energi tersebut. Diharapkan, bila Anda mengulangi terus-menerus, respon otomatis untuk menonton video porno atau masturbasi pelan-pelan berkurang.

Sodara Binasoda, saya tidak ingin menghibur anda dengan mengatakan bahwa upaya ini mudah. Saya akui bahwa upaya ini sulit dan betul-betul membutuhkan kesungguhan. Tapi, anda sudah berbagi masalah anda ini dengan PsyLine.id, berarti anda sudah termotivasi untuk melepaskan diri dari kebiasaan tersebut.

Saya yakin anda dapat berhasil.

Bila Anda merasa bahwa Anda membutuhkan dukungan dari seseorang untuk mengatasi masalah ini, saya sarankan Anda untuk menemui Psikolog Profesional PSYLine atau Psikoterapis secara langsung atau face 2 face.

Saya doakan Anda dapat mengatasi masalah ini dan sukses dengan kehidupan Anda.

Salam bahagia,

Thersiah L. Lubis.

Ceritakan Masalah Pribadimu Secara Rahasia dan Anonim.

Silakan mengisi kuesioner singkat untuk memberikan beberapa latar belakang umum tentang Anda dan isu-isu yang ingin Anda bahas dalam konseling.

Bila Anda ada permasalahan yang sama dengan Tips Psikologi tersebut di atas, dan Anda ingin berbagi cerita. Anda dapat berkonsultasi dengan dengan Psikolog Profesional PSYLine.id yang paling cocok untuk Anda.

Jangan Takut! Data diri dan latar belakang Anda terjamin 100% kerahasiannya.

Klik Link di Bawah ini:

Context Konsultasi Psikologi Via Teks.

Bergabunglah dengan kami di Media Sosial PSYLine.id Klik Tautan Berikut Ini:

comfort.

Atau bergabunglah bersama kami untuk bersama-sama menyebarkan virus kebahagian di Fanspage FaceBook kami.

FansPage FaceBook PsyLine.

Konsultasi Psikologi sebelumnya membahas tentang:

Konsultasi Psikologi: Depresi Karena Gagal Move On.

Tentang Psikolog

Dra. Thersiah L Lubis, MA

Penggemar travelling yang jarang travelling ini, menyelesaikan studinya di Fakultas Psikologi Unpad tahun 1986, dengan gelar psikolog di bidang Klinis. Melalui pengalaman penanganan kasus-kasus klinis, ditemukanlah bahwa sesungguhnya tidak ada manusia atau kepribadian bermasalah. Masalah muncul karena interaksi antara manusia dan konteksnya yg tidak “fit”. Karena itu, makna “membantu” baginya adalah berada bersama dalam konteks signifikan, di mana masalah berkembang. Hal ini merupakan salah satu hal penting yang dipelajarinya saat mendalami Community Psychology di program pasca sarjana, Wilfrid Laurier University, Waterloo, Canada.

Tinggalkan Balasan

Kategori PSYBlog



PsyLine - Psikologi Online

PSYLine Indonesia

PSYLine Indonesia

merupakan aplikasi Psikologi Online untuk berbagi cerita konseling dan konsultasi dengan Psikolog Profesional secara online, atau bertemu langsung untuk mendapatkan Layanan Psikologis. Semuanya untuk membantu Anda menjadi Lebih Baik.

Fanpage PSYLine

Ikuti PSYLine



×
PsyLine
×
PsyLine

Kategori PSYBlog