Konsultasi Gratis
Menu
Logo Psy Line

Kategori Artikel

Berita Psikologi

Berita Psikologi

3 Artikel

Event Psikologi

Event Psikologi

4 Artikel

Biografi Psikolog

10 Artikel

Layanan PsyLine.id

2 Artikel

Karir & Perusahaan

42 Artikel

Gaya Hidup & Sosial

76 Artikel

Cinta & Remaja

11 Artikel

Pendidikan & Anak

49 Artikel

Psikologi Konsultasi via email Gratis

Kumpulan Konsultasi

103 Artikel

Nekat Berhubungan Badan Dengan Pacar Agar Direstui Orangtua

Kategori: | 274 Views

Konsultasi Psikologi: Nekat Berhubungan Badan Dengan Pacar Agar Direstui Orangtua

7 Februari 2018 | Penulis: Zulda Meiri Ara Psikolog

: ISG

: Jawa Barat

: Wanita

Isi Konsultasi:

Saya mempunyai masalah yang sangat berat. Saya memiliki pacar tetapi beda agama. Bagaimana saya harus meyakinkan kedua orangtua saya untuk bisa percaya dan memerima pacar saya? Disisi lain kami saling  mencintai dengan tulus. Kami ingin hidup bersama kelak.

Yang selalu menjadi pikiran saya adalah bagaimana caranya saya berkata jujur yang sebenarnya kepada orangtua saya bahwa kami telah melakukan hubungan badan. Alasan kami melakukan itu karena dari pihak keluarga saya tidak disetujui kami pacaran. Tidak ada pilihan lain untuk saya agar hubungan kita direstui kedua orangtua saya.

Mungkin ini memang cara yg bodoh dan berdosa besar. Tapi saya tidak punya pilihan lain karena kami saling mencintai satu sama lain. Satu tahun lebih kami menjalin hubungan dan tanpa ada restu dari kedua orangtua saya. Tetapi orangtua pacar saya sudah mengetahuinya dan mereka memang menyetujui kami. Bahkan mereka mendukung sampai kami menikahpun.

Disini yang saya khawatirkan adalah kedua orangtua saya.

Zulda Meiri Ara, S.Psi, Psikolog.

Jawab:

Dear Ira, terimakasih atas kepercayaanmu berbagi cerita kepada PSYLine.id Psikologi Online Indonesia. Semoga kami bisa membantu meringankan beban pikiranmu dan mencari jalan keluar yang terbaik bagi permasalahanmu. Permasalahan tentang Nekat Berhubungan Badan Dengan Pacar Agar Direstui Orangtua.

Membaca curahan hatimu di atas, saya dapat merasakan kegelisahan, kecemasan dan ketidaknyamanan perasaan yang kamu rasakan saat ini. Sehingga mulai mengganggu kenyamanan tidurmu dan adanya perasaan sedih yang terus-menerus.

Permasalahan yang kamu hadapi ini memang tidak mudah. Permasalahan cinta yang sering membuat galau baik pria ataupun wanita. Apalagi jika kisah cintanya tidak semulus yang diharapkan. Keinginanmu yang besar untuk mendapat restu orangtua dalam hubunganmu yang serius sangatlah wajar. Hal itu menunjukkan rasa hormat dan sayangmu kepada orangtua.

Berhubungan Badan Dengan Pacar Agar Direstui Orangtua

Dengan sedikit informasi yang tersedia, mari kita coba “dudukkan” masalahmu.

Kamu seorang wanita muda yang saat ini masih berstatus mahasiswa, seorang muslim yang memiliki pacar beda agama. Saat ini kamu meyakini bahwa pria yang menjadi kekasihmu ini adalah pria yang tulus mencintaimu dan yang akan menjadi imam-mu, sandaran hidupmu kelak. Sehingga kamu merasa mantap untuk menikah dengannya.

Namun karena beda agama, orangtuamu tidak merestui hubungan ini, akan tetapi orangtua pacarmu merestui. Kamu ingin orangtuamu dapat menerima dan merestui hubungan kalian. Dan untuk ‘menarik’ restu orangtuamu ini, kamu dan pacar nekat melakukan hubungan badan. Hal itu kalian lakukan agar mereka mau tidak mau menerima hubungan kalian. Begitu ya, Non?

Bagaimana Pemahamanmu Tentang Pernikahan Beda Agama

Sebelum menjawab ini, sebenarnya saya ingin tahu lebih jauh lagi. Cobalah menjawab pertanyaan ini dengan sejujurnya:

  • Bagaimana kamu mendudukkan agama dalam kehidupanmu?
  • Bagaimana pemahaman kamu tentang pernikahan beda agama dari sisi hukum agama Islam yang merupakan agamamu?
  • Dan, apa bayanganmu tentang kehidupan pernikahan dan keluarga yang akan kamu bangun kelak?
  • Kira-kira apakah dengan pernikahan beda agama, kamu dapat mewujudkan impian kehidupan pernikahan sebagaimana yang kamu bayangkan?

Ini pertanyaan-pertanyaan mendasar yang sebenarnya perlu kamu jawab terlebih dahulu. Jawablah sebelum mengambil keputusan yang sangat penting mengenai pernikahan dan teman hidupmu kelak.

Dari apa yang sudah kamu sampaikan, saya coba ya memberikan gambaran, pendapat dan saran. Semoga bisa membantumu untuk membuat pilhan yang tepat ya.

Gambaran, Pendapat dan Saran Untuk Ira

Dalam kisahmu ini, saya melihat memang ada masalah yang sangat besar untuk kamu bisa memperoleh restu dari orangtuamu. Perbedaan agama adalah hal yang sangat prinsip, yang dapat menjadi penghalang utama orangtuamu dapat menerima hubungan kalian.

Tentang Pernikahan Beda Agama

Ira mungkin sudah mengetahui dan memahami (ataukah belum?) bahwa dalam ajaran agama Islam orangtua akan memikul suatu pertanggungjawaban yang sangat berat di hadapan Allah SWT, jika menikahkan anak perempuannya dengan seseorang yang tidak seiman.

Bagi seorang muslim yang menikah dengan yang tidak seimanpun akan dianggap berzinah. Karena tidak sejalan dengan ajaran agama Islam. Sampai pasangannya menjadi seiman (kita sebut mualaf) dan mereka harus melangsungkan akad nikah kembali. Begitulah syariat Islam yang saya pahami.

Sepengetahuan saya agama lain pun mendukung pernikahan seiman. Ini suatu prinsip yang tidak dapat ditentang apabila orangtuamu adalah muslim yang taat dan meyakininya. Karenanya, saya sangat memahami sikap orangtuamu ini, yang mengambil sikap tegas ini. Sikap tegas beliau tentunya juga dilandasi oleh rasa sayang beliau berdua yang berlimpah kepada Ira.

Mereka pasti menginginkan Ira mendapatkan suami yang dapat menjadi Imam keluarga dan mengayomi serta menuntun keluarganya kelak dalam nilai-nilai iman yang seiring sejalan. Oleh karenanya Ira perlu juga memahami alasan yang mendasar ini. mengapa orangtuamu mengambil sikap yang tegas dan menentang hubungan kalian.

Mungkin akan berbeda sikap orangtuamu, jika ternyata pacarmu ini punya keinginan untuk menjadi mualaf dan berpindah agama sebelum kalian menikah. Apakah pernah ada wacana ke arah sana?

Jika kamu tetap yakin untuk melanjutkan hubungan dengan pacarmu yang beda agama ini, maka kamu harus mempersiapkan diri. Bersiaplah untuk berjalan di atas suatu pernikahan di mana di dalamnya terdapat dua prinsip keimanan yang berbeda. Bersiaplah juga untuk tidak mendapatkan restu orangtuamu. Apakah Ira siap dan merasa mampu menjalaninya?

Pikirkan secara jernih ya Non…

Nekat Berhubungan Badan Dengan Pacar Agar Direstui Orangtua

Ira sebutkan bahwa untuk mendapatkan restu ini, kamu dan pasangan merasa tidak ada pilihan cara sehingga nekat melakukan dosa besar yaitu hubungan badan. Yang kamu sadari betul adalah cara yang bodoh.

Apakah cara ini akan berhasil?

Bisa ya, bisa tidak.

Mengapa saya katakan demikian?

Jika orangtuamu muslim yang taat dan meyakini pernikahan beda agama tidak diperbolehkan, maka apapun alasannya, mereka tetap tidak akan merestui hubungan kalian. Namun apabila terdapat rasa khawatir yang sangat besar akan adanya tekanan sosial akibat perbuatan kalian yang melampaui batas, bisa saja pada akhirnya membuat orangtuamu dengan terpaksa menerima hubungan kalian.

Apakah ini yang kamu inginkan? Direstui orangtua dengan rasa keterpaksaan dan beban perasaan berdosa yang harus mereka pikul?

JIka Ira sadari bahwa perbuatan hubungan badan di luar pernikahan adalah dosa besar dan bodoh, segera berhenti ya sayang…

Bertobatlah

Segera mohon ampunan Allah SWT (taubat nasuha). Kemudian berjanjilah selanjutnya kamu akan menjaga diri dengan sebaik-baiknya dan hanya melakukannya dalam ikatan pernikahan yang sah. Karena dalam ikatan pernikahan inilah yang akan menjaga hak-hak wanita dan pria untuk saling memperlakukan pasangannya dengan baik. Pernikahan juga akan menjaga keturunannya kelak dalam lingkungan keluarga yang jelas (sah) dan sehat.

Bukankah tujuan pernikahan adalah membina kehidupan yang Sakinah (tenang/ tentram), Mawadah (penuh kasih sayang) dan Warahmah (limpahan rahmat/rejeki/karunia Allah SWT). Bukankah kehidupan rumah tangga seperti itu yang Ira impikan bersama pasangan kelak?

Insya Allah Ira bisa mendapatkannya bersama pasangan yang tepat dan seiman.

Tingkatkan Amal Ibadah

Tingkatkan amal ibadahmu dan datangi majelis-majelis ilmu yang dapat membantumu memperkuat ilmu agama dan keimanan. Mintalah bimbingan pada ustadzah/ustadz agar kamu lebih mantap dan yakin dalam melangkah.

Hal lain yang perlu kamu pertimbangkan. Sepengetahuan saya, pengesahan pernikahan beda agama itu tidak mudah lho. Tidak bisa melalui KUA. Dan kabarnya untuk dapat melalui pencatatan sipilpun butuh perjuangan. Oleh karenanya banyak pasangan beda agama yang akhirnya menikah di luar negeri. Hal itu dilakukan hanya untuk mendapatkan surat pengesahan atas hubungan tersebut.

Siapkah Ira dan pasangan menjalani dan melalui proses tersebut?

Cinta Itu Buta

Saya dapat memahami saat ini Ira sedang dalam perasaan cinta yang sangat mendalam dengan pacar. Dengan perasaan yang menggebu-gebu ini, rasanya penghalang apapun akan didobrak. Hal itu akan mereka lakukan untuk memenangkan rasa cinta ini. Oleh karenanya ada istilah love is blind.

Jika sudah jatuh cinta, sejuta rasanya, logika pun sering kali sudah dikalahkan oleh ‘rasa’ ini. Rasa cinta memang anugerah yang indah ya. Namun yang perlu diingat, kehidupan rumah tangga yang akan dihadapi dan dijalani kedepan bukan hanya dapat dibekali dengan rasa cinta saja. Namun  banyak hal lainnya yang perlu dipertimbangkan. Pertimbangan untuk menjadi bekal agar mendapatkan kedamaian dalam kehidupan rumah tangga dan akhir yang bahagia.

Cinta Tak Harus Memiliki

Saya sangat setuju dengan istilah ‘cinta tak harus memiliki’. Jika memang lebih banyak keburukkan daripada kebaikannya. Kalau boleh saya memberikan pendapat pribadi saya, sebaiknya dilepaskan saja.

Sulit memang. Apalagi ini berkaitan dengan hati/perasaan yang merasa sudah terikat dengan cinta. Tapi jika diniatkan dan dilakukan dengan tekad yang kuat karena mengharapkan ridho Allah dan kebaikan yang lebih besar dan jangka panjang, Insyaa Allah kamu bisa.

Ira cantik, kamu masih sangat muda dan masih banyak peluang-peluang baik yang bisa kamu peroleh, termasuk dalam urusan cinta. Carilah pasangan yang seiman. Pesan saya, jangan sampai kamu kalahkan apa yang menjadi keyakinan kamu terhadap agamamu ya Non.

Sayangi orangtuamu yang telah menyayangimu tanpa syarat, sejak hari kamu dilahirkan sampai sekarang. Insyaa Allah kamu akan menemukan bahagiamu kelak dan restu dari orangtuamu senantiasa menyertaimu.

Ayo bangkit Ira, jangan terlalu larut dalam kesedihan. Insyaa Allah masih banyak keindahan dan pilihan ke depan yang menantimu.

Semoga membantu ya Ira. Selamat berjuang.

Salam Bahagia

Zulda Meiri Ara

Ceritakan Masalah Pribadimu Secara Rahasia dan Anonim.

Silakan mengisi kuesioner singkat untuk memberikan beberapa latar belakang umum tentang Anda dan isu-isu yang ingin Anda bahas dalam konseling.

Bila Anda ada permasalahan yang sama dengan Tips Psikologi tersebut di atas, dan Anda ingin berbagi cerita. Anda dapat berkonsultasi dengan dengan Psikolog Profesional PSYLine.id yang paling cocok untuk Anda.

Jangan Takut! Data diri dan latar belakang Anda terjamin 100% kerahasiannya.

Klik Link di Bawah ini:

Context Konsultasi Psikologi Via Teks.

Atau bergabunglah bersama kami untuk bersama-sama menyebarkan virus kebahagian di Fanspage FaceBook kami.

FansPage FaceBook PsyLine.

Konsultasi Psikologi sebelumnya membahas tentang:

Konsultasi Psikologi: Sulit Menghilangkan Rasa Iri Hati.

Tentang Penulis

Zulda Meiri Ara Psikolog

Psikolog lulusan Universitas Indonesia, Program Profesi Psikolog. 17 tahun berkiprah sebagai praktisi pengelolaan SDM.

Tinggalkan Balasan