Konsultasi Gratis
Menu

Kategori Artikel

Berita Psikologi

Berita Psikologi

3 Artikel

Event Psikologi

Event Psikologi

4 Artikel

Biografi Psikolog

10 Artikel

Layanan PsyLine.id

2 Artikel

Karir & Perusahaan

42 Artikel

Gaya Hidup & Sosial

76 Artikel

Cinta & Remaja

11 Artikel

Pendidikan & Anak

49 Artikel

Psikologi Konsultasi via email Gratis

Kumpulan Konsultasi

103 Artikel

Logo Psy Line
Menu Menu
Logo Psy Line

Kategori Artikel

Berita Psikologi

Berita Psikologi

3 Artikel

Event Psikologi

Event Psikologi

4 Artikel

Biografi Psikolog

10 Artikel

Layanan PsyLine.id

2 Artikel

Karir & Perusahaan

42 Artikel

Gaya Hidup & Sosial

76 Artikel

Cinta & Remaja

11 Artikel

Pendidikan & Anak

49 Artikel

Psikologi Konsultasi via email Gratis

Kumpulan Konsultasi

103 Artikel

Konsultasi Psikologi: Merasa Melakukan Dosa Besar Karna Pernah Berciuman Kemudian Dicampakkan

Kategori: | 763 Views

Konsultasi Psikologi: Merasa Melakukan Dosa Besar Karena Pernah Berciuman Kemudian Dicampakkan

1 Februari 2018 | Penulis: Cynthia Rezeki Psikolog

: Tia

: Jakarta

: Wanita

Isi Konsultasi:

Saya merasa semua adalah kesalahan saya. Setiap apa yang terjadi itu karna saya. Saya baru saja ditinggalkan pacar saya, Dia lebih memilih perempuan lain. Hal itu membuat saya merasa kecewa dan sakit hati.

Saya tidak bisa memafkan diri saya, karna saya menganggap ini semua karna saya. Saya merasa bodoh karna terlalu mencintainya sehingga memberikan dia segalanya. Saya merasa telah melakukan dosa besar karna pernah berciuman dengannya.

Dan saya selalu ingat itu.

Saya merasa saya sangat bersalah, dan seakan-akan itu menghantui saya. Saya merasa sangat kecewa atas apa yang telah dia lakukan kepada saya. Terkadang saya berfikir kenapa dia setega itu. Dengan  bersenang senang dengan perempuan lain. Sedangkan saya hanya menangis disini.

Saya merasa tidak bisa memafkan rasa sakit hati saya. Saya mencoba untuk melupakannya dengan menyibukan diri dengan hal positif. Tetapi saya tetap tidak bisa melupakannya, karena dia selalu datang ke dalam mimpi saya.

Dan semua itu terasa sangat menyakitkan.

Cynthia Rezeki, S.Psi., Psikolog.

Jawab:

Haloo Mb Tia, yang Merasa Melakukan Dosa Besar Karena Pernah Berciuman Kemudian Dicampakkan.

Sebelumnya kami ucapkan terima kasih sudah mempercayakan permasalahan Mba Tia untuk diceritakan di Psyline. Semoga kami dapat membantu membuat Mba Tia semangat lagi ya..

Merasa Melakukan Dosa Besar Karena Pernah Berciuman Kemudian Dicampakkan

Mba Tia, putus cinta memang berat rasanya. Apalagi kalau kita sangat mencintai orang itu, serasa dunia mau runtuh. Membuat diri kita rasanya seperti menjadi tak berarti. Sedih sekali rasanya.

Saya bisa memahami apa yang Mba Tia rasakan ini.

Tetapi Mba Tia, sangat sayang rasanya kalau kita menyia-nyiakan hidup kita hanya untuk menangisi orang. Apalagi orang yang sudah tidak sayang lagi dengan kita. Orang yang sudah jelas-jelas memilih wanita lain. Ayo lah… Laki-laki tidak hanya dia saja. 

Saya sangat mendukung apa yang sudah Mba Tia lakukan selama ini dengan menyibukkan diri dengan kegiatan-kegiatan positif. Teruskan. Jangan berhenti. Tidak mudah memang untuk melupakan orang yang sangat kita sayangi. Tidak mudah memang untuk memaafkan apa yang sudah dia lakukan terhadap kita.

Tetapi, tidak mudah itu bukan berarti tidak mungkin atau tidak bisa. Tidak mungkin atau tidak bisa itu hanya terjadi kalau kita menyerah. So.. keep fighting!! Teruskan dan yakinkan diri bahwa kamu BISA!! 

Coabalah Belajar Memaafkan Diri Sendiri

Selain kegiatan positif, ada hal lain yang utama yang perlu kamu lakukan, yaitu BELAJAR MEMAAFKAN DIRI SENDIRI.

Bagaimana caranya?

Terima semua perasaan diri: rasa cinta, rasa benci, rasa bersalah, rasa marah. Semua rasa yang kamu miliki saat ini. Semua terima, jangan dilawan, jangan ditolak. Ikuti perasaanmu..ekspresikan.

Tetapi ingat, jangan sampai melukai dirimu ataupun orang lain. Tetap harus ada kontrol rasiomu. Kamu bisa menuliskan atau menggambarkan ekspresi marahmu di buku. Tumpahkan semuanya di sana. 

Belajarlah Mencintai Diri sendiri

Selain itu, kamu juga harus BELAJAR MENCINTAI DIRI SENDIRI. Manusia diciptakan Allah dengan segala potensi diri, tak terkecuali Mba Tia.

Pelajari segala kekuatan diri yang Mba Tia punyai. Tanyakan pada teman, saudara, keluarga, orang tua, yang sangat mengenal Mba Tia. Cari masukan-masukan positif dari mereka. Pelajarilah dan terus mengembangkan diri dengan kekuatan itu.

Ketika Mba Tia merasa lelah, terima rasa lelah itu. Istirahat sejenak, lalu teruskan pengembangan diri Mba Tia. Terus cari kesibukan-kesibukan baru yang positif. Cari lingkungan baru yang kondusif untuk membantu Mba Tia mengembangkan potensi diri. 

Tebarkan Senyum

Kemudian, jangan lupa BANYAK TERSENYUM. Senyum itu ibadah. Senyum bisa menghipnotis diri sendiri untuk menjadi bahagia. Senyum bisa mengobati rasa sedih, marah, tak berharga dalam diri. Ketika kita tersenyum, lingkungan pun akan tersenyum kepada kita 🙂

Meskipun hati sedih, coba lah untuk terus tersenyum. Dengan senyum, wajah akan jadi cerah, lebih cantik, dan lebih menarik orang lain untuk berteman dengan kita 🙂

Mendekatkan Diri Pada Allah SWT

Hal yg paling utama dari semua itu: TERUS DEKATKAN DIRI PADA ALLAH SWT. Allah Ar-Rahman Ar-Rohiim.. Allah Maha Pengasih dan Penyayang. Maha Pengampun. Allah pemilik hati manusia. Allah yang bisa membolak-balikkan hati manusia.

Perbanyak baca Al-qur’an, dzikir, istighfar. Mintalah ampun kepada Allah. Mintalah semua kebaikan diri pada Allah. Manusia tempatnya khilaf dan salah. Dengan mendekatkan diri kepada Allah, in syaa Allah hati kita akan merasa lebih tenang dan damai.

Tidak ada dosa yang tidak diampuni oleh Allah 🙂

Ingat! 

Lakukan semua ini untuk diri Mba Tia sendiri. Untuk kebaikan dan kebahagiaan Mba Tia sendiri. Bukan untuk membalas dendam, apalagi menarik pacar Mba Tia untuk kembali lagi kepada Mba Tia. 

Fokus untuk kebaikan diri sendiri. in syaa Allah akan banyak hal baik yang akan Mba Tia temui. Termasuk laki-laki baik yang lebih pantas disayangi Mba Tia 😉

Demikian jawaban dari kami. Semoga dengan melakukan berbagai saran dari kami, Mba Tia bisa lebih bersemangat dan ceria kembali 🙂 

Salam bahagia selalu,

Cynthia Rezeki, S.Psi., Psikolog.

Ceritakan Masalah Pribadimu Secara Rahasia dan Anonim.

Silakan mengisi kuesioner singkat untuk memberikan beberapa latar belakang umum tentang Anda dan isu-isu yang ingin Anda bahas dalam konseling.

Bila Anda ada permasalahan yang sama dengan Tips Psikologi tersebut di atas, dan Anda ingin berbagi cerita. Anda dapat berkonsultasi dengan dengan Psikolog Profesional PSYLine.id yang paling cocok untuk Anda.

Jangan Takut! Data diri dan latar belakang Anda terjamin 100% kerahasiannya.

Klik Link di Bawah ini:

Context Konsultasi Psikologi Via Teks.

Atau bergabunglah bersama kami untuk bersama-sama menyebarkan virus kebahagian di Fanspage FaceBook kami.

FansPage FaceBook PsyLine.

Konsultasi Psikologi sebelumnya membahas tentang:

Konsultasi Psikologi: Merasa Orang Paling Sial SeDunia.

Tentang Penulis

Cynthia Rezeki Psikolog

Pengalaman sebagai konselor dan konsultan. Sangat berminat pada bidang klinis. Hobi travelling. Selalu berusaha belajar dan terus belajar menjadi pribadi yg lebih baik, bersyukur dan bertawakal dalam setiap keadaan. Motto: If you stand for nothing, you will fall anything.

Tinggalkan Balasan