Konsultasi Gratis
Menu

Kategori Artikel

Berita Psikologi

Berita Psikologi

3 Artikel

Event Psikologi

Event Psikologi

4 Artikel

Biografi Psikolog

10 Artikel

Layanan PsyLine.id

2 Artikel

Karir & Perusahaan

42 Artikel

Gaya Hidup & Sosial

76 Artikel

Cinta & Remaja

11 Artikel

Pendidikan & Anak

49 Artikel

Psikologi Konsultasi via email Gratis

Kumpulan Konsultasi

103 Artikel

Logo Psy Line
Menu Menu
Logo Psy Line

Kategori Artikel

Berita Psikologi

Berita Psikologi

3 Artikel

Event Psikologi

Event Psikologi

4 Artikel

Biografi Psikolog

10 Artikel

Layanan PsyLine.id

2 Artikel

Karir & Perusahaan

42 Artikel

Gaya Hidup & Sosial

76 Artikel

Cinta & Remaja

11 Artikel

Pendidikan & Anak

49 Artikel

Psikologi Konsultasi via email Gratis

Kumpulan Konsultasi

103 Artikel

Rubrik Konsultasi Psikologi

Kategori: | 549 Views

Sulit Bahagia Karena Menggantungkan Kebahagiaan kepada Pacar.

29 Mei 2017 | Penulis: Drs. Julyvan Pertamawan, Psi

: Jessica G

: Tangerang

: Wanita

Isi Konsultasi:

Hai PsyLine.id Psikologi Online Indonesia.

Saya bingung dengan hidup saya. Saya selalu merasa sedih dan sulit sekali untuk bahagia yg benar-benar kekal.

Saya menggantungkan kebahagiaan saya sama pacar saya. Jadi kalo kami berantem, saat itu juga saya merasa hidup saya benar-benar menyedihkan.

Saya juga kadang berpikir untuk bunuh diri saja.

Mohon bimbingannya. Terimakasih.

 

Drs. Julyvan Pertamawan, Psi.

Jawab:

Jessica yang baik, masalah Sulit Bahagia Karena Menggantungkan Kebahagiaan kepada Pacar. Tidak ada satu pun agama yang membolehkan umatnya melakukan bunuh diri. Keimanan kepada Sang Pencipta adalah sumber kekuatan yang luar biasa. 

Mari kita coba atasi masalah yang dihadapi Jessica ya.

Rasa sedih dan sulit bahagia itu penyebabnya apa?

Apakah penyebabnya datang dari luar diri Jessica atau berasal dari dalam diri Jessica yang merasa bersalah?

Lalu, siapa yang berhak menghakimi diri Jessica?

Apakah Jessica sendiri memiliki hak untuk menghukum diri sendiri?

Sulit Bahagia Karena Menggantungkan Kebahagiaan kepada Pacar.

Menghilangkan beban kehidupan dengan cara bunuh diri adalah cara yang tidak sportif. Tuhan memberikan kemampuan pada diri setiap orang untuk bisa bertahan hidup dan mengatasi berbagai persoalan dalam hidup.

Jessica bukan satu-satunya manusia yang mempunyai masalah. Jadi, menghukum diri sendiri dengan hukuman berat, bahkan sampai dengan hukuman mati, karena tidak sanggup bahagia. Menurut saya, itu sebuah tindakan yang tidak bertanggung jawab.

Atas nama Sang Pencipta, Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Tidak ada beban kehidupan yang dialami manusia melebihi kemampuannya mengatasi beban tersebut. Setiap manusia yang lahir di muka bumi yang fana ini dilengkapi kemampuan untuk bertahan hidup, bukan untuk mati sia-sia.

Setiap usaha untuk bertahan hidup adalah amal ibadah sebagai makhlukNya yang paling mulia. Oleh karenanya, kita harus senantiasa menjaga kemuliaan diri. Dengan tidak mengikuti anjuran siapa pun untuk membuat dirinya jatuh dalam kehinaan.

Mati karena bunuh diri adalah bentuk tindakan yang tidak bertanggung jawab karena menyerah dari cobaan hidup. Manusia yang mendapat cobaan hidup sebenarnya sedang mendapat ujian. Ujian dari Sang Pencipta. Jadi, bunuh diri bukan pilihan untuk siapa pun, termasuk Jessica.

Sedih dan tidak bahagia. Dari sisi mana kita melihat.

Apakah Jessica satu-satunya orang yang paling sedih di dunia? Paling tidak bahagia di dunia? Bersyukurlah bahwa Jessica bukan satu-satunya yang kurang beruntung.

Apakah kita bisa bahagia? Jawaban ada dalam diri.

Awali dengan memberi apresiasi pada prestasi diri sendiri. Sekecil apa pun pencapaian prestasi diri sendiri, mutlak mendapat penghargaan.

Buat semacam selebrasi sederhana. Rayakan dan hargai pencapaian diri sendiri. Kalau memungkinkan ajak orang lain merayakan keberhasilan yang dicapai. Sekecil apa pun. Itu adalah bentuk rasa syukur dan merasa bahagia akan kemampuan yang dimiliki diri sendiri.

Jangan lupa berikan pujian pada prestasi orang lain. Memberi itu lebih baik dari pada meminta. Memberi itu amal. Meskipun sekedar sebuah senyuman. Tersenyumlah menyongsong hari esok yang lebih berbahagia. Beri salam kepada semua orang. Bersyukur atas karuniaNya.

Semoga membantu.

Salam Bahagia..

Konsultasi sebelumnya tentang:

Konsultasi Psikologi Online Stress Karena Susah Tidur.


Ceritakan Masalah Pribadimu Secara Rahasia dan Anonim.

Silakan mengisi kuesioner singkat untuk memberikan beberapa latar belakang umum tentang Anda dan isu-isu yang ingin Anda bahas dalam konseling.

Data ini akan membantu PsyLine.id Psikologi Online mencocokkan Anda dengan Psikolog yang paling cocok untuk Anda.
Jawaban jujur Anda juga akan memberikan Psikolog untuk mengenal latar belakang Anda sehingga dapat memberikan saran yang relefan.

Data diri dan latar belakang Anda terjamin 100% kerahasiannya, dan hanya dipergunakan untuk membantu Anda menjadi lebih baik.

Klik Link di Bawah ini:

Konsultasi Psikologi Gratis.

Atau bergabunglah bersama kami untuk bersama-sama menyebarkan virus kebahagian di Fanspage FaceBook kami.

FansPage FaceBook PsyLine.

Tentang Penulis

Drs. Julyvan Pertamawan, Psi

Aktif di Himpsi Jaya (www.himpsijaya.org) dan Iluni Psikologi Universitas Indonesia.

Bagikan Artikel Ini:

Terkait

Tinggalkan Balasan