STOP MENGELUH! Dampak Negatif Dari Selalu Mengeluh

Diposting: 11 Juli 2017 | Kategori Artikel: Gaya Hidup & Sosial

Dilihat: 4141 kali.

Penulis: Wulan Arumbi

MENGELUH merupakan manifestasi ketidakpuasan atau ketidaknyamanan yang dialami seseorang. Simak dampak negatif dari selalu mengeluh apabila tidak segera Kita tinggalkan!

Setelah kita tahu akan bahaya mengeluh di Media Sosial. Artikelnya dapat Kita baca di sini:

Stop Mengeluh di Media Sosial Jika Ingin Hidup Sehat.

Dampak negatif dari selalu mengeluh

Berikut ini dampak negatif dari selalu mengeluh yang langsung Kita bisa rasakan:

  1. Mengeluh bisa menular

    Meskipun mengeluh membuat Kita merasa lebih baik apabila dilakukan secara terus menerus tanpa mencari solusi yang tepat. Hanya sekedar mengeluh sepanjang waktu,  hal itu akan membentuk pribadi Kita hanya fokus pada hal yang negative. Sehingga sangat sulit untuk berpikir tentang hal-hal yang positif.

    Mereka yang mengeluh cenderung tidak menikmati hidup. Sedangkan orang-orang yang fokus pada aspek positif dari kehidupan lebih mungkin untuk memiliki kehidupan sosial yang lebih baik.

    Sebaliknya Kita berposisi sebagai pendengar keluhan. Lama-kelamaan akan terpancing juga untuk mengeluhkan hal-hal yang sebenarnya Kita anggap lumrah sebelumnya. Bahakan tidak perlu dibicarakan.

    Kita adalah dengan siapa kita berteman. Maka bertemanlah dengan orang-orang yang tidak mengumbar keluhan sepanjang hari kalau tidak ingin Kita tertular. Jangan sampai kita berteman dengan teman beracun.

    Baca juga:

    Apa itu Teman Beracun? Waspada dan Kenali Ciri Teman Beracun.

  2. Dampak negatif dari selalu mengeluh adalah terganggunya kesehatan tubuh

    Mengeluh merupakan salah satu kebiasaan buruk. Para pengeluh juga tidak dapat menemukan solusi dari masalah yang sedang dia alami. Pada akhirnya mereka akan selalu mengkambing hitamkan atau menyalahkan orang lain atas kelemahannya.

    Mengeluh juga memiliki dampak buruk bagi kesehatan. Sebuah studi yang dilakukan oleh Departemen Biologi dan Psikologi Klinis di Universitas Friedrich Schiller di Jerman mengungkapkan bahwa:
    “Jika kita berada bersama dengan orang-orang berperilaku negatif atau orang-orang yang suka mengeluh terus-menerus. Menyebabkan otak kita juga memiliki reaksi emosional yang sama yang akan kita alami ketika berada dalam kondisi stress.”

    Jika tingkat stress dan emosi negatif pada diri sendiri meningkat maka makin tertekan, rendah diri, dan tidak bisa berpikir positif. Hal ini akan berdampak buruk pada kesehatan kita.

  3. Mengeluh menurunkan sistem imun

    Turunnya kekebalan tubuh (immunitas) yang berpotensi membuka peluang pada berbagai virus dan kuman penyakit untuk “singgah dan menetap” di tubuhnya.
    (Prof. Suzane Segertorm, Univ. of Kentucky).

  4. Mengeluh membuat dikucilkan

    Menjadi penampung curhatan teman, terkadang membutuhkan kekuatan tersendiri. Berapa lama Kita betah mendengar keluhan teman?

    Nah, apabilan Kita sendiri tidak tahan, bagaimana teman-teman Kita mampu mendengarkan keluhan Kita sepanjang hari?

    Sering mengeluh membuat Kita dijauhi dari lingkungan sosial/pergaulan. Karena orang lain lama kelamaan akan merasa jenuh bergaul dengan orang yang selalu berkeluh kesah.

Maka, minimalisirlah keluhan kita kepada dunia ini. Ingat, Dunia Ini Indah Apa Bila Kita Hidup Tanpa Mengeluh.

Baca Juga:

Hidup Tanpa Mengeluh: Lakukan 4 hal Positif Ini Bila Ingin Hidup Kita Indah.

Namun kadang kala kita gundah dan stress karena banyak masalah yang dihadapi. Dan kita tidak tahu akan kemana kita berbagi cerita. Kita bisa saja melakukan curhat secara online. Tempat curhat online yang bisa kita gunakan adalah di PsyLine.id Psikologi Online Indonesia.

Kita bisa berbagi cerita kepada Psikolog berpengalaman pada bidangnya. PsyLine.id adalah sebuah situs Psikologi Online Indonesia yang membantu kita yang membutuhkan. PsyLine.id  menjamin 100% kerahasiannya, dan hanya dipergunakan untuk membantu kita menjadi lebih baik.

Klik Link di Bawah ini:

Context Konsultasi Psikologi Via Teks.

Atau bergabunglah bersama kami untuk bersama-sama menyebarkan virus kebahagian di Fanspage FaceBook kami.

FansPage FaceBook PsyLine.

Salam bahagia.

Artikel sebelumnya membahas tentang:

Psikologi Online: Karir Bagus tapi Terobsesi Jadi Pengusaha.

Tentang Penulis

Wulan Arumbi

Seorang Guru dan ibu bahagia yang selalu ingin belajar.
Lulusan Fakultas Sastra Universitas Sebelas Maret Solo.

Tinggalkan Balasan

Kategori PSYBlog



PsyLine - Psikologi Online

PSYLine Indonesia

PSYLine Indonesia

merupakan aplikasi Psikologi Online untuk berbagi cerita konseling dan konsultasi dengan Psikolog Profesional secara online, atau bertemu langsung untuk mendapatkan Layanan Psikologis. Semuanya untuk membantu Anda menjadi Lebih Baik.

Fanpage PSYLine

Ikuti PSYLine



×
PsyLine
×
PsyLine

Kategori PSYBlog