Konsultasi Gratis
Menu
Logo Psy Line

Kategori Artikel

Berita Psikologi

Berita Psikologi

3 Artikel

Event Psikologi

Event Psikologi

4 Artikel

Biografi Psikolog

10 Artikel

Layanan PsyLine.id

2 Artikel

Karir & Perusahaan

42 Artikel

Gaya Hidup & Sosial

76 Artikel

Cinta & Remaja

11 Artikel

Pendidikan & Anak

49 Artikel

Psikologi Konsultasi via email Gratis

Kumpulan Konsultasi

103 Artikel

Bincang Psikologi Radio Dakta Bersama PSYLine.id "Hidup Bersama Stress"

Event Psikologi | 680 Views

Bincang Psikologi Radio Dakta Bersama PSYLine.id “Hidup Bersama Stress”

20 Maret 2018 | Penulis: Hesti Nur Lestari, S.Psi, MM, Psikolog.

Kegiatan Bincang Psikologi bersama PSYLine.id, Psikologi Online Indonesia di Radio Dakta dengan tema Hidup Bersama Stress.

Hari / Tangal: Selasa, 20 Maret 2018

Pukul: 10.00-11.00 WIB

Tempat: Studio Radio Dakta, Jl. KH. Agus Salim No.77 Bekasi Timur 17112

Narasumber: Hesti Nur Lestari, S.Psi, MM, Psikolog

Topik: Hidup Bersama Stress

Penyiar: Riska Nur Syahri

Hidup Bersama Stress

Bincang Psikologi Radio Dakta Bersama PSYLine.id "Hidup Bersama Stress"

Bincang Psikologi Radio Dakta Bersama PSYLine.id “Hidup Bersama Stress”

Hidup dengan stres tampaknya menjadi sesuatu yang mustahil bisa dilakukan oleh setiap individu. Padahal, stress itu tergantung persepsi diri serta bagaimana respon diri terhadap berbagai situasi. Dan, tidak mungkin ada kehidupan yang tanpa stres.

Menurut Psikolog sekaligus Talent Director PSYLine.id Psikologi Online Indonesia, Hesti Nur Lestari, S.Psi, MM, sumber stres (stressor) memang berasal dari mana saja. Mulai dari dalam rumah dengan anak, pasangan, orangtua, kemacetan lalu lintas, pekerjaan, target pendidikan, pencapaian hidup dan lain-lain.

“Stres itu ada skalanya, ringan, sedang, berat. Apalagi nih perempuan yang mempunyai peran ganda, sebagai ibu dan pekerja. Apabila dirinya tidak bisa mengelola stres yang muncul. Itulah yang akhirnya memicu stres berat atau biasa disebut depresi.” Ucapnya saat Bincang Publik bersama Radio Dakta, Selasa Pagi (20/3).

Kenalilah Stressmu Agar Dapat Hidup Bersama Stress

Hesti menambahkan, setiap individu harus bisa mengenali stres, mengidentifikasi sumber stres, dan seberapa besar stres yang dirasakan.

Dalam skala ringan biasanya hanya timbul badmood, perasaan cemas, hingga bosan. Kalau sudah dalam skala berat dapat menciptakan mind block. Sehingga membuat si individu bahkan sampai tidak bisa berpikir dan bingung untuk bertindak.

“Perlu kemampuan manajemen stres, agar kita bisa rileks. Kalau perlu keluar kota, hirup udara pegunungan, misalnya, ya silakan lakukan. Tapi, jangan berhenti ketika sudah tenang, kita tetap harus cari solusi untuk memecahkan stress dengan cara sendiri atau dengan bantuan orang lain,” ujar Hesti.

 Baca Juga:

Cara Psikolog Profesional PSYLine Mengurangi Stress Mereka Sendiri.

Stress Itu Perlu

Hesti juga menegaskan bahwa stress sebenarnya diperlukan dalam hidup sebagai mood booster dan pemicu semangat dalam keseharian. Tantangan atau target dalam hidup yang dinilai mampu menciptakan stres itu. Menurutnya, stress justru bisa membuat individu bekerja optimal dan berprestasi.

Salam Bahagia

Sumber: Radio Dakta DAKTA.COM

PSYLine.id : Living With Stress, Bisa Kok!

PSYLine.id Psikologi Online Indonesia

Bila Anda ada permasalahan Hidup Bersama Stress, dan Anda ingin berbagi cerita. Anda dapat berkonsultasi dengan dengan Psikolog Profesional PSYLine.id yang paling cocok untuk Anda.

Bergabunglah dengan kami di Media Sosial PSYLine.id Klik Tautan Berikut Ini:

comfort.

Bergabunglah bersama kami untuk bersama-sama menyebarkan virus kebahagian di Fanspage FaceBook kami.

FansPage FaceBook PsyLine.

Artikel sebelumnya membahas tentang:

Begini Cara Menghadapi Orang yang Selalu Merasa Benar.

Tentang Penulis

Hesti Nur Lestari, S.Psi, MM, Psikolog.

Psikolog lulusan Universitas Indonesia,
Magister Business Management dari IPMI International Business School
Konsultan, Trainer, Asesor, Konselor, Aktivis Sosial
Ibu yang bangga dari 3 anak keren, life-long learner & penikmat seni.

Bagikan Artikel Ini:

Berlangganan Artikel?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan artikel terbaru dari PsyLine.

Tinggalkan Balasan