Konsultasi Gratis
Menu

Kategori Artikel

Berita Psikologi

Berita Psikologi

3 Artikel

Event Psikologi

Event Psikologi

4 Artikel

Biografi Psikolog

10 Artikel

Layanan PsyLine.id

2 Artikel

Karir & Perusahaan

42 Artikel

Gaya Hidup & Sosial

76 Artikel

Cinta & Remaja

11 Artikel

Pendidikan & Anak

49 Artikel

Psikologi Konsultasi via email Gratis

Kumpulan Konsultasi

103 Artikel

Logo Psy Line
Menu Menu
Logo Psy Line

Kategori Artikel

Berita Psikologi

Berita Psikologi

3 Artikel

Event Psikologi

Event Psikologi

4 Artikel

Biografi Psikolog

10 Artikel

Layanan PsyLine.id

2 Artikel

Karir & Perusahaan

42 Artikel

Gaya Hidup & Sosial

76 Artikel

Cinta & Remaja

11 Artikel

Pendidikan & Anak

49 Artikel

Psikologi Konsultasi via email Gratis

Kumpulan Konsultasi

103 Artikel

7 hal sederhana yang membuat anak tumbuh bahagia

Keluarga & Pernikahan, Pendidikan & Anak | 488 Views

Ingin Anak Tumbuh Bahagia? Lakukan 7 Hal Sederhana Ini

17 November 2017 | Penulis: Bayu Lebond

Anak Tumbuh Bahagia adalah hal yang sangat kita inginkan sebagai orangtua. Tapi kebanyakan orangtua salah tanggap akan kebutuhan anak yang bisa membuatnya bahagia. Bukan melimpahi anak dengan aneka mainan atau bepergian keliling dunia semata. Namun ada hal-hal yang jauh lebih penting untuk membuat anak kita bahagia.

Mungkin Kita sebagai orangtualah yang lebih bahagia saat anak pulang membawa piala. Mungkin dia menang lomba mewarnai, menyanyi, menari, modeling atau stand up comedy. Beberapa anak mungkin senang mengumpulkan piala, tapi beberapa anak lainnya mungkin tidak.

Bukankah setiap anak itu tidak sama? Prestasi seseorang tidak hanya diukur dari banyaknya piala yang didapat. Jika anak senang melakukannya, itu bukan masalah. Tapi bagaimana jika anak merasa tertekan? Yang pasti, kita sebagai Orangtua akan memberikan yang terbaik untuk anaknya.

7 Hal Sederhana yang Membuat Anak Tumbuh Bahagia

Berikut ini 7 Hal Sederhana yang Membuat Anak Tumbuh Bahagia yang dipaparkan praktisi psikoterapi anak, Katie Hurley, seperti dikutip dari Huffington Post:

  1. Makan Tepat Waktu akan Membuat Anak Tumbuh Bahagia

    Mungkin ini terdengar seperti tips parenting yang terlalu simpel. Tapi mari kita coba pikirkan lagi. Pada saat lapar, apa yang Kita lakukan? Mungkin Kita akan uring-uringan tidak jelas. Bahkan ada idiom yang menyebutkan “Telat Makan Edan”. Itulah yang juga dirasakan anak saat mereka melewatkan waktunya makan.

    Cobalah untuk mengatur jadwal makan yang baik bagi anak demi pertumbuhan badan dan otaknya. Ketika anak bersikap kalem dan puas, maka mereka sedang memiliki pengalaman bahagia.

  2. Tidur Teratur akan Membuat Anak Tumbuh Bahagia

    Pada umumnya anak tidur lebih baik daripada orang dewasa. Namun jangan kaget saat anak mulai memiliki kebiasaan tidur yang buruk. Anak harus belajar bagaiamana untuk tidur. Orangtua perlu mengajarkan mereka bagaimana untuk tidur cukup dan teratur. Karena kebiasaan tidur ini bisa jadi dibawa hingga dewasa nanti.

    Saat ‘Batre’nya habis, anak-anak biasanya akan rewel. Sebaliknya, ketika tidurnya cukup, maka anak-anak siap menghadapi harinya dan ini membuat mereka lebih bahagia. Karena itu buatlah tidur konsisten sebagai prioritas.

  3. Bermain Tanpa Instruksi

    Dunia anak adalah dunia bermain. Jadi jangan batasi mereka dengan segala macam aturan saat mereka bermain.

    Misalnya jangan batasi bermain mereka karena takut pakaiannya menjadi kotor. Bebaskan saja mereka bermain, asal tidak membahayakan dirinya sendiri dan orang lain. Bermain itu bagus bagi jiwa anak dan akan membuat mereka bahagia.

  4. Dengarkan Saat Mereka Bicara

    Dengarkan hal-hal kecil yang ingin diceritakan anak kita. Hal itu penting karena akan membuat mereka merasa terhubung dan dekat dengan Orangtua. Dengan mendengar saat anak-anak berbicara maka Anda telah berupaya membangun hubungan yang terbuka dan jujur ​​dengan anak.

    Percaya atau tidak, hal itu bisa membuat anak dan kita sendiri bahagia. Mendengarkan mereka bercerita akan meningkatkan kepercayaan diri dan meningkatkan kebahagiaan mereka.

  5. Membuat Pilihan Sendiri

    Anak-anak memiliki sedikit sekali kendali atas hidup mereka. Mereka merasa terus-menerus didikte apa yang harus mereka lakukan. Karena itu kita sebagai orangtua sebaiknya memberikan sedikit kontrol diri sendiri kepada anak kita. Hal itu akan membuat mereka senang dan merasa dihargai.

    Misalnya adalah dengan membiarkan anak memilih pakaian yang ingin mereka pakai. Memilih menu makanan, atau tanyakan kegiatan apa yang ingin mereka ikuti di sekolahnya. Berilah mereka kesempatan untuk memutuskan pilihan untuk mereka sendiri. Anda akan melihat senyum cerah bahagia di bibirnya yang mungil.

  6. Mengekspresikan Emosi Anak

    Saat ‘galau’ mungkin orang dewasa memilih berbagi dengan sahabatnya atau konsultasi dengan Psikolog Profesional PSYLine. Namun saat anak kita ‘galau’, mereka menggunakan cara yang lebih primitif. Anak-anak biasanya berteriak-teriak ketika marah, dan menangis saat sakit atau sedih. Sering kali mereka menghentakkan kaki atau berlari berputar-putar saat tidak yakin dengan apa yang dirasakan.

    Biarkan anak mengekspresikan emosinya, jangan marahi anak saat dia menangis atau kesal. Memarahi mereka karena tingkah yang diperbuatnya tidak akan membantu mengatasi kegalauannya. Bahkan anak bisa bertambah frustasi karena maksud dan tujuannya tidak bisa kita terima. Jadi sebaiknya biarkan mereka melampiaskan dengan cara mereka sendiri. Lalu tawarkan untuk membantunya.

  7. Cintai Tanpa Syarat akan Membuat Anak Tumbuh Bahagia

    Kerap kali kita mengingatkan anak-anak agar tidak melompat-lompat, namun anak-anak seolah tidak mendengar. Jika kemudian mereka jatuh saat melompat, lalu menangis. Jangan menyalahkan atau mempermalukan mereka.

    Jika anak terkesan ngeyel dan membuat kita kesal, tapi kita harus selalu perlihatkan maaf yang begitu besar untuk mereka. Perlihatkan rasa sayang, sehingga mereka merasa dicintai tanpa syarat. Masa kanak-kanak adalah masa coba-coba. Mereka mencoba melakukan banyak hal.

    Ketika anak kita mengetahui bahwa kita mencintai dan mendukung mereka apapun yang terjadi. Mereka akan mempunyai rasa percaya diri yang tinggi. Mereka akan merasa aman dengan keputusannya melakukan sesuatu. Mereka akan belajar bahwa kadang orang melakukan kesalahan, namun selalu ada kesempatan untuk memperbaiki kesalahan. Saat anak kita tahu orangtuanya akan selalu ada untuknya dalam kondisi apapun, maka mereka akan bahagia.

Salam Bahagia.

Sumber: Huffington Post

PSYLine.id Psikologi Online Indonesia

Bila Anda ingin Anak Tumbuh Bahagia namun ada permasalahan, dan Anda ingin berbagi cerita. Jangan Takut! Data diri dan latar belakang Anda terjamin 100% kerahasiannya.

Bergabunglah bersama kami untuk bersama-sama menyebarkan virus kebahagian di Fanspage FaceBook kami.

FansPage FaceBook PsyLine.

Artikel sebelumnya membahas tentang:

Metode Penanganan Penderita Disleksia Untuk Umum.

Tentang Penulis

Bayu Lebond

Seorang yang sok Seniman
Rocker yang sayang keluarga
Pecinta Wayang Jawa
#WhySoSerious

Bagikan Artikel Ini:

Berlangganan Artikel?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan artikel terbaru dari PsyLine.

Tinggalkan Balasan