Konsultasi Gratis
Menu

Kategori Artikel

Berita Psikologi

Berita Psikologi

3 Artikel

Event Psikologi

Event Psikologi

4 Artikel

Biografi Psikolog

10 Artikel

Layanan PsyLine.id

2 Artikel

Karir & Perusahaan

42 Artikel

Gaya Hidup & Sosial

76 Artikel

Cinta & Remaja

11 Artikel

Pendidikan & Anak

49 Artikel

Psikologi Konsultasi via email Gratis

Kumpulan Konsultasi

103 Artikel

Logo Psy Line
Menu Menu
Logo Psy Line

Kategori Artikel

Berita Psikologi

Berita Psikologi

3 Artikel

Event Psikologi

Event Psikologi

4 Artikel

Biografi Psikolog

10 Artikel

Layanan PsyLine.id

2 Artikel

Karir & Perusahaan

42 Artikel

Gaya Hidup & Sosial

76 Artikel

Cinta & Remaja

11 Artikel

Pendidikan & Anak

49 Artikel

Psikologi Konsultasi via email Gratis

Kumpulan Konsultasi

103 Artikel

10 Alasan Orang Melakukan Bunuh Diri

Klinis & Kepribadian | 1309 Views

Psikologi Klinis: 10 Alasan Orang Melakukan Bunuh Diri

17 September 2017 | Penulis: Riswandi Alekhine

Di jaman sekarang, berita mengenai peristiwa bunuh diri sering kita dengar. Dan setelah ditelaah alasan mengapa mereka melakukannya. Ternyata adalah karena alasan yang sangat umum dan sering sekali ditemui. Inilah 10 Alasan Orang Melakukan Bunuh Diri yang sangat umum.

Bunuh diri didefinisikan sebagai tindakan dengan mengambil hidup Diri sendiri. Berdasarkan data kepolisian Republik Indonesia, sekitar 70-an kasus bunuh diri pada tiap bulan di tahun 2013.

PERINGATAN..!

Artikel ini bersifat sebagai pengetahuan.
Sebaiknya tidak dibaca bagi mereka yang sedang depresi.

10 Alasan Orang Melakukan Bunuh Diri

Berikut 10 alasan paling umum mengapa seseorang dapat melakukan tindakan bunuh diri.

  1. Alasan Orang Melakukan Bunuh Diri: Penyakit kejiwaan atau Kesehatan Mental

    Gangguan mental yang merasa tertekan dianggap salah satu penyebab paling umum dari bunuh diri. Kondisi mental tersebut meliputi:

    • Depresi Berat

      Berbeda halnya dengan frustasi dan stres yang sekedar emosi. Depresi adalah sebuah kondisi medis berkepanjangan. Dimana penderita merasa tertekan dan tidak bersemangat sepanjang waktu.
      Ciri-ciri orang yang mengalami depresi berat adalah merasa putus asa. Suasana hati yang buruk, merasa lelah, atau kehilangan minat dan motivasi. Jika pada umumnya, perasaan-perasaan seperti ini hanya terjadi secara sementara. Maka orang-orang dengan kelainan medis ini menderitanya secara berkepanjangan.

    • Gangguan Bipolar

      Orang yang memiliki gangguan bipolar akan mengalami perubahan mood yang sangat drastis. Yang tadinya merasa sangat gembira dan bersemangat. Mendadak bisa berubah menjadi sedih, tidak bersemangat, dan bahkan depresi.
      Kalangan ini memiliki risiko 20 kali lebih tinggi untuk melakukan percobaan bunuh diri jika dibandingkan dengan orang normal. Diperkirakan, 1 dari 3 orang dengan gangguan bipolar akan mencoba bunuh diri setidaknya 1 kali selama hidupnya.

    • Anoreksia Nervosa

      Menjauhi makanan sebisa mungkin dan selalu berbohong bahwa mereka tidak lapar atau sudah makan. Itulah tanda-tanda pengidap anoreksia. Kalangan ini merasa dirinya gemuk sehingga membuat mereka terus-menerus menurunkan berat badan.

      Baca Juga:

      Anoreksia Gangguan Makan Merupakan Indikasi Gangguan Psikis.

    • Skizofrenia

      Sering berhalusinasi, perubahan perilaku atau percaya kepada hal-hal yang tidak benar adalah tanda-tanda orang mengidap skizofrenia.

      Yakni sebuah kondisi dimana pasien memiliki kelainan perilaku sosial dan gagal membedakan apa yang asli dengan apa yang palsu. Beberapa sumber mengatakan penderita Schizophrenics terkadang mendengar suara-suara yang mendorong mereka untuk bunuh diri.

    Mereka yang menderita penyakit Mental ini sering sekali dikaitkan dengan tingginya aksi bunuh diri. Mungkin apa yang tadinya menurut kita berbahaya atau tidak wajar untuk dilakukan. Menjadi hal yang biasa saja bagi para penderita kelainan mental.

    Inilah sebabnya mengapa di rumah sakit jiwa ada sebuah ruangan khusus untuk pasien penderita gangguan mental. Ruang khusus itu untuk mengurangi resiko pasien menyakiti dirinya sendiri.

  2. Alasan Orang Melakukan Bunuh Diri: Korban Bullying

    Tidak ada satu orangpun di dunia yang suka ditindas. Manusia adalah mahluk yang mencintai kebebasan mereka inilah sebabnya mengapa hukum kebebasan adalah hukum asasi manusia.
    Bullying atau intimidasi memiliki efek mendalam pada psikis seseorang. Terlepas dari seberapa sering dan metode bully apa yang digunakan. Jika Anda di-bully, Anda mungkin merasa sangat tertekan, tidak berharga, dan putus asa.

    Baca Juga:

    Apa itu Bullying? Kenali Tanda dan Cara Pecegahannya.

    Macam-macam Bullying:

    • Domestik Bullying

      Penindasan Domestik atau sering disebut kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
      Anak yang menderita kekerasan domestik ini biasanya mengalami trauma berkepanjangan. Beberapa dapat tumbuh menjadi orang dewasa yang sehat. Namun banyak menjadi lebih kasar terhadap keluarga mereka di kemudian hari.

      Tidak jarang juga beberapa korban memutuskan untuk mengambil nyawa mereka sendiri.

    • School Bullying

      Penindasan dalam sekolahan adalah hal yang sudah sangat umum. Namun hanya sedikit yang benar-benar diliput dalam berita-berita media.
      Korban mungkin tidak dapat membayangkan diri mereka untuk selama masa sekolahnya, harus ditindas oleh teman-teman mereka sendiri. Mereka akhirnya memutuskan melakukan aksi bunuh diri.

    • Cyber Bullying

      Perkembangan teknologi menciptakan fenomena yang disebut “cyber bullying,” dimana korban diintimidasi secara online. Sering kali Pelaku adalah orang-orang yang mereka kenal.
      Cyber Bullying biasanya terjadi di situs media sosial, komentar di situs web, dan berbagai blog. Bertujuan untuk merusak reputasi seseorang. Cyber Bullying juga bertujuan membuat korban merasa malu.

      Percaya tidak percaya ada remaja yang bunuh diri karena ia ditindas melalui berbagai akun sosial medianya.

    Sayangnya, dalam banyak kasus, intimidasi tidak segera dilaporkan sampai semuanya sudah berada di luar kendali. Bunuh diri menjadi satu-satunya cara bagi korban untuk menghindari rasa sakit mental yang mereka alami.

  3. Alasan Orang Melakukan Bunuh Diri: Pengalaman traumatis

    Ketika Anda melalui pengalaman traumatis, Anda mungkin merasa sangat malu atau bersalah dan dapat menyebabkan pikiran bunuh diri. Pengalaman traumatis tersebut meliputi peperangan, kekerasan fisik atau seksual.
    Anda dapat mengembangkan kondisi yang disebut post traumatic stress disorder (PTSD). Ditandai dengan kenangan-kenangan terkait pengalaman traumatis. PTSD dapat menyebabkan kecemasan intens yang dapat mengganggu kehidupan normal. Hal ini dapat menyebabkan munculnya pikiran untuk bunuh diri.

    Baca Juga:

    Apa itu Trauma? Apakah Brainspotting merupakan Terapi Ampuh Atasi Trauma?

  4. Alasan Orang Melakukan Bunuh Diri: Masalah hubungan Asmara

    Tidak semua kisah cinta dapat berakhir dengan kebahagiaan. Misalnya, berada dalam hubungan yang kasar. Tidak merasa dihargai, atau baru mengalami perpisahan, dapat menjadi tantangan besar dalam hidup. Hal ini terutama berlaku dalam hubungan percintaan.
    Masalah dalam hubungan asmara dapat menyebabkan perasaan depresi lebih dalam, kecemasan, rasa bersalah, dan panik.

    Tidak semua orang dapat melewati masa patah hati itu.
    Beberapa ada yang ingin mendapatkan perhatian mantan pasangannya.
    Beberapa ingin membuat mantan pasangannya menyesal.
    Dan beberapa tidak dapat menahan rasa patah hatinya.

    Pada akhirnya membuat seseorang mencoba untuk bunuh diri. Mereka lupa bahwa mereka telah mendapatkan kasih sayang tidak terkira. Kasih sayang dari kedua orang tua mereka, saudara mereka, teman mereka. Dan hanya untuk “orang yang tidak dikenal,” mereka ingin meninggalkan dunia ini. BODOH..!

  5. Alasan Orang Melakukan Bunuh Diri: Menderita Penyakit Kronis

    Sebuah Penelitian mengungkapkan bahwa setiap hari ada setidaknya 1 orang yang melakukan bunuh diri karena menderita penyakit kronis. Mereka yang menderita penyakit kronis ini mengetahui bahwa mereka sudah tidak dapat disembuhkan dan umur mereka tidak lama.
    Lalu terlintas di benak mereka untuk apa mereka hidup. Inilah yang biasanya berakhir dengan aksi bunuh diri.

  6. Alasan Orang Melakukan Bunuh Diri: Kemiskinan dan Masalah Ekonomi

    Tidak dapat dipungkiri bahwa hampir semua kebutuhan utama di dunia ini membutuhkan ‘uang’. Inilah yang menjadi salah satu alasan paling umum mengapa seseorang melakukan bunuh diri.
    Mereka yang tidak berkecukupan terkadang merasa tertekan dan mencoba mencari berbagai cara instan. Baik dengan hutang, berbuat kejahatan, dan banyak lainnya. Dari sinilah Masalah mulai terjadi. Beberapa orang tidak tahan dan mengambil jalur singkat. Yaitu dengan bunuh diri.

  7. Alasan Orang Melakukan Bunuh Diri: Mengalami Kegagalan

    Faktanya, Kegagalan adalah ketakutan paling besar dari manusia. Ada saatnya dalam kehidupan hal-hal yang telah diperjuangkan berakhir tidak sesuai dengan ekpetasi. Itulah yang dinamakan kegagalan.
    Mereka yang akhirnya memutuskan untuk melakukan bunuh diri biasanya bukan lagi takut akan kegagalan. Melainkan benar-benar telah mengalami kegagalan. Bahkan tidak jarang kegagalan yang terlihat sepele.

    Contoh sederhana dari kegagalan yang pernah berakhir dengan tindakan bunuh diri adalah:

    • kegagalan dalam ujian,
    • gagal dalam berbisnis,
    • gagal investasi,
    • gagal menjadi artis,
    • dan banyak lainnya yang sangat sepele.

    Umumnya dorongan untuk melakukan bunuh diri setelah kegagal adalah hanya terjadi pada saat ia mengetahui kegagalan itu. Dan begitu orang tersebut sadar bahwa ia telah melakukan percobaan bunuh, mereka malu akan aksi percobaan bunuh diri mereka tersebut.

  8. Alasan Orang Melakukan Bunuh Diri: Penyalahgunaan zat adiktif (Narkoba)

    Jika Seseorang kecanduan obat atau penyalahgunaan obat atau alkohol secara konsisten, inilah saatnya untuk berhenti. Ada bukti kuat bahwa kecanduan narkoba atau penyalahgunaan zat dapat membuat Anda menjadi depresi.
    Obat-obatan atau alkohol dapat memberikan bantuan jangka pendek terhadap rasa sakit. Namun tidak membantu memecahkan masalah dalam kehidupan nyata. Obat-obatan dan alkohol dapat mengubah fungsi otak dan neurotransmitter. Sehingga menyebabkan depresi berat dan Pada saat itulah, bunuh diri terasa seperti cara terakhir untuk keluar dari masalah.

  9. Alasan Orang Melakukan Bunuh Diri: Kesepian

    Faktanya, bahwa seseorang yang sangat eksis di sosmed dengan follower ribuan, mungkin adalah orang yang sangat kesepian?

    Kesepian atau kesendirian adalah sebuah perasaan sedih dimana seseorang merasa tidak ada yang peduli dengan dirinya. Atau ia tidak memiliki orang-orang yang dapat dikasihi dalam hidupnya. Bentuk lain dari kesepian ini adalah isolasi yang dapat dilakukan oleh orang lain atau diri sendiri.

    Apapun itu, pada nyatanya isolasi dan kesepian adalah hal-hal yang memang dapat menyebabkan seseorang bunuh diri.

  10. Alasan Orang Melakukan Bunuh Diri: Rasa Takut Berlebih

    Setiap orang pasti memiliki rasa takut. Jika seseorang berkata bahwa ia tidak takut akan apapun, maka itu berarti ia telah berbohong. Pasti ada suatu hal yang dapat membuat takut. Baik itu dalam bentuk nyata, phobia, ataupun hal-hal abstrak seperti kegagalan.
    Ironisnya, rasa takut akan hal-hal yang tidak pastilah yang paling sering terlihat di dalam diri kita. Seperti: rasa takut akan kehilangan orang tersayang, rasa takut akan kegagalan, rasa takut akan hantu, dan seterusnya.

    Penderita harus menghadapi rasa takutnya secara terus menerus dan mentalnya tidak cukup kuat, maka ia dapat menjadi gila. Akhirnya, singkat kata adalah bunuh diri.

Ingatlah, perasaan Alasan Orang Melakukan Bunuh Diri ini akan segera berlalu

Bila Anda tidak bisa mengatasi rasa sakit emosional Anda, Anda mungkin merasa putus asa dan ingin bunuh diri. Tapi penting untuk Anda ketahui, bahwa rasa sakit adalah bagian tak terhindarkan dari kehidupan.

Setiap orang dapat mengatasi masalah sampai batas tertentu, tapi masalah emosional yang kuat dapat menyebabkan pikiran untuk bunuh diri. Memahami apa Alasan Orang Melakukan Bunuh Diri akan membantu Anda keluar dari masalah tersebut. Dan segera akan mendapatkan kontrol serta solusi kembali.

Jika Anda merasa ingin bunuh diri, konsultasikan dengan Psikolog Profesional PSYLine.id untuk membantu mencari solusi dalam mengatasi rasa ingin bunuh diri. PSYLine.id Psikologi Online Indonesia.

Baca Juga:

Bunuh Diri Pada Remaja Dapat Dicegah. Kenali 10 Tanda-tandanya.

Bergabunglah bersama kami untuk bersama-sama menyebarkan virus kebahagian di Fanspage FaceBook kami.

FansPage FaceBook PsyLine.

Konsultasi Psikologi sebelumnya membahas tentang:

Psikologi Anak: 5 Tipe Anak yang Suka Berbohong

Tentang Penulis

Riswandi Alekhine

Lulusan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.
Seorang Aquascaper.
Jatuh cinta pada script, poetry, filsafat dan senja saat hujan.

Bagikan Artikel Ini:

Berlangganan Artikel?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan artikel terbaru dari PsyLine.

Tinggalkan Balasan