Konsultasi Gratis
Menu
Logo Psy Line

Kategori Artikel

Kesehatan Mental di Tempat Kerja

Karir & Perusahaan | 268 Views

Psikologi Karir dan Perusahaan: Kesehatan Mental di Tempat Kerja

6 Oktober 2017 | Penulis: Bayu Lebond

Kesehatan Mental di Tempat Kerja. Dalam kehidupan seorang dewasa, waktu terbanyaknya ternyata habis atau dihabiskan di tempat kerja. Itu mengapa bagaimana pengalaman kita di tempat kerja menjadi aspek yang penting yang menentukan well-being psikologis kita secara umum.

Kesehatan Mental di Tempat Kerja

Artikel ini sebuah artikel yang dicopy dari artikel asli dari Web HIMPSI Jaya.

Let’s Talk Wellbeing: Kesehatan Mental di Tempat Kerja.

Kesehatan Mental di Tempat Kerja

Apa itu “psychological well-being”?

Menurut Ryff (1989), yang dimaksud dengan well-being itu adalah:

  • kondisi di mana seseorang bebas dari aneka tekanan dan masalah mental dan Mampu menerima dirinya/kehidupan masa lalunya (self-acceptance);
  • mengalami pengembangan ataupun pertumbuhan diri (personal growth);
  • keyakinan bahwa hidupnya bertujuan dan bermakna (purpose in life);
  • memiliki kualitas hubungan positif dengan orang lain;
  • ada kapasitas untuk mengatur kehidupannya dan lingkungannya secara efektif (environmental mastery), dan mampu untuk menentukan tindakan sendiri (autonomy).

Para pemberi pekerjaan dan menejer yang memerakarsai langkah-langkah untuk mempromosikan kesehatan mental di tempat kerja. Atau untuk mendukung karyawan yg mengalami gangguan mental akan merasakan (meraih) manfaatnya. Bukan saja pada taraf kesehatan mental dari karyawannya saja. Tetapi juga pada tingkat produktivitas kerja di tempat kerja itu secara umum.

Sebuah lingkungan kerja dengan iklim kerja yang negatif dapat bermuara pada kondisi di mana di situ akan sering terjadi masalah kesehatan fisik dan mental. Seperti:

  • Banyak konsumsi narkotik & zat adiktif (naza) maupun alkohol,
  • banyak karyawan sering bolos kerja,
  • dan produktivitas menurun.

Kesehatan Mental di Tempat Kerja: Depresi dan Gangguan Kecemasan Berlebih

Depresi dan gangguan kecemasan berlebih (anxiety disorder) adalah gangguan-gangguan mental. Yang membawa dampak pada kemampuan kita untuk bekerja dan untuk juga produktif.

  • Di dunia kini lebih dari 300 juta orang mengidap depresi. Yakni penyebab utama ketidakmampuan (disability) untuk bekerja produktif.
  • Lebih dari 260 juta orang hidup dengan gangguan kecemasan yang berlebihan (anxiety disorder).
  • Dan banyak pula yang mengidap kedua jenis gangguan tersebut secara bersamaan.

Sebuah studi WHO menyimpulkan kerugian yang diakibatkan kedua gangguan di atas bagi perekonomian dunia mencapai USD 1 trilyun (Rp 13.500 trilyun) tiap tahunnya. Itu dalam bentuk produktivitas yang sirna (lost productivity).

PSYLine.id Psikologi Online Indonesia

Bila Anda ada permasalahan yang sama dengan Kesehatan Mental di Tempat Kerja, dan Anda ingin berbagi cerita. Anda dapat berkonsultasi dengan dengan Psikolog Profesional PSYLine.id yang paling cocok untuk Anda.

Jangan Takut! Data diri dan latar belakang Anda terjamin 100% kerahasiannya.

Klik Link di Bawah ini:

Context Konsultasi Psikologi Via Teks.

Bergabunglah bersama kami untuk bersama-sama menyebarkan virus kebahagian di Fanspage FaceBook kami.

FansPage FaceBook PsyLine.

Artikel sebelumnya membahas tentang:

9 Kesalahan Yang Sering Dilakukan Orangtua Saat Menanamkan Disiplin Pada Anak.

Tentang Penulis

Bayu Lebond

Seorang yang sok Seniman
Rocker yang sayang keluarga
Pecinta Wayang Jawa
#WhySoSerious

Bagikan Artikel Ini:

Berlangganan Artikel?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan artikel terbaru dari PsyLine.

Tinggalkan Balasan