Konsultasi Gratis
Menu

Kategori Artikel

Berita Psikologi

Berita Psikologi

3 Artikel

Event Psikologi

Event Psikologi

4 Artikel

Biografi Psikolog

10 Artikel

Layanan PsyLine.id

2 Artikel

Karir & Perusahaan

42 Artikel

Gaya Hidup & Sosial

76 Artikel

Cinta & Remaja

11 Artikel

Pendidikan & Anak

49 Artikel

Psikologi Konsultasi via email Gratis

Kumpulan Konsultasi

103 Artikel

Logo Psy Line
Menu Menu
Logo Psy Line

Kategori Artikel

Berita Psikologi

Berita Psikologi

3 Artikel

Event Psikologi

Event Psikologi

4 Artikel

Biografi Psikolog

10 Artikel

Layanan PsyLine.id

2 Artikel

Karir & Perusahaan

42 Artikel

Gaya Hidup & Sosial

76 Artikel

Cinta & Remaja

11 Artikel

Pendidikan & Anak

49 Artikel

Psikologi Konsultasi via email Gratis

Kumpulan Konsultasi

103 Artikel

Musik dan Psikologi

Gaya Hidup & Sosial | 9221 Views

Musik dan Psikologi: Musik dapat mempengaruhi kesehatan jiwa Manusia.

22 April 2017 | Penulis: Bayu Lebond

Musik dan Psikologi dapat dianggap sebagai cabang psikologi atau cabang musikologi. Ilmu ini bertujuan menjelaskan dan memahami perilaku dan pengalaman musik. Musik dan Psikologis kejiwaan Manusia ternyata sangat berhubungan erat.

Musik dan Psikologi modern lebih bersifat empiris atau dikumpulkan melalui observasi sistematik dan interaksi dengan manusia. Psikologi manusia adalah bidang penelitian dengan relevansi praktis untuk pertunjukan musik, komposisi musik, pendidikan musik, pengobatan musik, dan terapi musik.

Cobalah mendengarkan lagu di bawah ini untuk menemani kita membaca artikel dari PsyLine.id Psikologi Online. Sebuah lagu yang diciptakan oleh sebuah band asal Solo membuat Kita lebih semangat membaca artikel ini. Musik dan Psikologi.

Sebuah lagu dari sHati group band asal Solo yang berjudul “Mencoba Setia”

Hubungan Musik dan Psikologis Manusia.

Jika Kita adalah seseorang yang gemar dan hobi mendengarkan musik, maka Kita akan mendapatkan manfaat yang luar bisa. Baik manfaat bagi fisik maupun psikologis.

Musik sendiri merupakan salah satu seni yang melukiskan pemikiran dan perasaan manusia. Melukiskannya lewat keindahan nada atau suara dengan konsep dan tehnik tertentu.

Musik tercipta karena seseorang yang mempunyai bakat tertentu dalam hal musik. Bakat dalam mengekspresikan ide yang bisa muncul secara seketika atau melalui perencanaan. Seperti halnya ragam seni lain, musik merupakan refleksi perasaan suatu individu atau masyarakat.

Psikologi sendiri merupakan ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia yang dilihat dari berbagai sudut. Terutama dalam kondisi kejiwaan.

Yang perlu Kita ketahui adalah, musik sangat berpengaruh dengan kondisi psikologi manusia.

Percaya atau tidak Musik dan Psikologi.  Orang yang hobi atau gemar mendengarkan musik akan mempunyai taraf hidup yang lebih nyaman dan tenang. Bahkan akan terhindar dari perasaan depersi dan stres.

Musik dan Psikologi Dapat Mempengaruhi Kesehatan Mental Seseorang.

Musik dan Psikologi memiliki banyak manfaat bagi kesehatan manusia. Musik dapat memberikan kekuatan mentalitas yang baik bagi pendengarnya. Orang yang mendengarkan musik, akan memiliki mental yang kuat, emosi yang tenang, hidup lebih nyaman dan santai.

Mendengarkan musik menjadikan hidup Kita lebih percaya diri dengan berkembangnya intelektual serta pengetahuan bagi kita. Musik dan Psikologi akan bermanfaat bagi siapa saja yang mendengarkannya. Baik itu untuk anak-anak, orang dewasa maupun orang tua. Bahkan dalam proses perkembangan janin dan bayi, musik juga sangat bermanfaat bagi janin dan bayi.

Orang yang suka mendengarkan musik akan memiliki kondisi psikologis yang tenang. Jiwa mereka terasa direfres terus, sehingga dalam beraktivitas, kita akan lebih semangat dan lebih tenang. Bahkan bisa mengembalikan berkonsentrasi. Serta bisa mencapai keadaan yang benar-benar rileks saat Kita sedang mengalami kegelisahan atau rasa cemas. Musik dan Psikologi.

Jenis aliran musik (genre) yang mempengaruhi suasana hati.

Ada 15 genre atau jenis musik yang bisa Kita dengarkan. Semuanya akan mempengaruhi mood Kita. Tergantung seperti apa kondisi atau mood yang Kita rasakan sekarang. Musik dan Psikologis kejiwaan manusia.

Tapi ketika Kita mendengarkan semua genre tersebut atau beberapa di antaranya saja.

Mood Kita akan jadi lebih pas seperti yang Kita inginkan. Musik dan Psikologi.

Genre musik yang dapat mempengaruhi mood adalah:

  1. Heavy metal.

    Lirik dan melodi yang agresif bisa mempengaruhi Kita dengan efek negatif tertentu pada mood.

    Namun setiap orang berbeda cara menyikapi Musik dan Psikologi.

    Beberapa orang mungkin berpendapat bahwa orang-orang yang mendengarkan musik heavy metal memiliki harga diri yang lebih tinggi.

  2. Rock & Punk.

    Jenis Musik dan Psikologi yang satu ini memang enerjik dan bisa mendorong tingkat mood Kita.

    Jika Kita menikmati musik rock dan punk, adrenalin dan dorongan energi Kita akan jauh meningkat. Rasanya membuat Kita ingin mengangguk dan berjingkrak-jingkrak!

  3. Pop.

    Mendengarkan musik yang mainstream di pasaran, seperti di TV, radio, internet, baik itu pop atau rock bisa membantu Kita. Disaat Kita ingin berolahraga setelah selesai bekerja, tapi Kita malas melakukannya.

    Tempo yang menenangkan dan ritme yang mudah dicerna (termasuk liriknya) membuat detak jantung Kita normal dan nafas menjadi konsisten.

  4. Rap & hip-hop.

    Jenis musik satu ini bisa mengubah mood Kita dalam beberapa cara. Tergantung dari lirik lagunya, tempo musiknya, dan keseluruhan pesan yang terkandung dalam lagunya sendiri.

    Lagu rap sering membawa pesan tentang kemarahan, keangkuhan, dan kekerasan. Tapi beberapa orang mengatakan bahwa rap membuat mereka rileks.

    Mungkin hindari ‘gangsta rap’ dan pilih sesuatu dengan lirik lebih masuk akal dan mudah dimengerti, sekaligus lebih baik.

  5. Disco.

    Sepelan apapun genre musik disco ini dimainkan, Kita akan terbawa suasana happy. Musik disko dari tahun ke tahun bisa membuat Kita terbawa suasana dan bersiap memulai hari baru yang lebih baik.

    Lagu bergenre disko akan membuat Kita merasa lebih baik dengan cepat. Tempo yang cepat dan tingginya tingkat energi yang dimiliki akan membuat Kita bergoyang. Jangan lupa berjoget asyik ketika mendengarkannya.

  6. Country.

    Musik country berhubungan dengan depresi dan bahkan bunuh diri. Jika Kita sedang depresi atau down jangan dengarkan lagu ini! Akan tetapi ada beberapa jenis musik Country yang membuat perasaan ceria dan bersemangat seperti cowboy.

    Namun setiap orang berbeda cara menyikapinya.

  7. Blues.

    Jika Kita merasa sedikit gugup atau gelisah, Kita mungkin ingin mendengarkan musik blues.

    Ritme musiknya bisa sedikit memperlambat detak jantung Kita.Hal itu dapat membuat Kita tenang.

  8. Reggae.

    Genre atau jenis musik satu ini cocok bagi Kita yang emosinya sering meledak-ledak. Reggae adalah salah satu genre musik yang dapat menenangkan Kita.

    Beberapa orang bilang genre reggae memiliki ritme musik yang menyehatkan untuk jantung manusia. Khususnya ketika mendengarkannya saat beristirahat.

  9. Lagu Oldies.

    Mendengarkan lagu ini memang cocoknya ketika lagi senang-senangnya baru mendapatkan pasangan.

    Tapi kalau baru putus? Sebaiknya jangan dengarkan lagu-lagu romantis.

    Kalau Anda menonton Bridget Jones’ Diary dan ingat bagian lagu All By Myself, jangan lakukan hal yang sama!

  10. Melayu.

    Mendengarkan lagu ini memang sangat menyenangkan. Liriknya yang terkadang lucu dan sedikit menjurus dapat sangat menghibur kita disaat tegang.

  11. Broadway.

    Mendengarkan lagu-lagu dari soundtrack teater dan musikal bisa sangat memotivasi. Musik ini memberikan inspirasi dan kepekaan Kita soal kreativitas.

  12. Latino.

    Musik latin bersifat mendorong energi. Baik itu hari yang berat di kantor atau Anda sedang benar-benar kelelahan. Musik latin bisa mempengaruhi Anda jadi lebih bersemangat dengan menghilangkan gejala-gejala kelelahan.

  13. Musik klasik.

    Genre musik ini bisa meningkatkan mood seseorang sekaligus menenangkan. Musik jenis ini juga disebut bisa mempengaruhi tingkat kemampuan otak. Oleh karena itulah musik klasik sering digunakan di sekolah dan juga di rumah sakit.

    Selain itu, lagu klasik juga bisa membuat Kita (dan keluarga Kita, tentunya) tidur lebih baik di malam hari.

  14. New Age.

    New Age lebih banyak diisi dengan instrumen dan berbagai macam suara. Menggunakan genre musik ini membawa Kita kepada ketenangan dan tepat untuk meditasi dan relaksasi.

  15. Meditasi atau Rileksasi.

    Mungkin yang termasuk dalam genre musik satu ini adalah lagu-lagu yang bernuansa menenangkan. Seperti lagu-lagu akustik atau folk.

    Dengan mendengarkan lagu yang seakan membuat Kita “bermeditasi” ini, Kita bisa mengurangi tingkat stres dan kegelisahan. Mendengarkan music bergenre ini akan meningkatkan rasa tenang dan relaksasi.

Ada banyak sekali aliran/genre music yang ada di dunia ini. Contoh tersebut di atas hanya sebagian contoh kecil saja. Dan yang harus di’ingat, setiap orang berbeda cara menyikapinya.

Musik dan Psikologi: Terapi Musik untuk Kesehatan dan Kecerdasan.

Memang banyak jenis musik yang bisa Kita gunakan untuk terapi. Namun musik relaksasi dari gelombang otak merupakan sebuah terapi musik modern. Tidak semua Jenis musik dapat digunakan untuk mengatasi berbagai permaslahan kesehatan yang Kita alami. Baik kesehatan pikiran, jiwa dan lain sebagainya.

Terapi menggunakan media music bertujuan agar bisa dengan mudah digunakan oleh para penggunanya. Jika Kita menggunakan terapi musik serta menjaga pola hidup yang sehat. Niscaya Kita akan mendapatkan banyak manfaaat dari terapi gelombang otak total relaksation ini.

Berikut Manfaat dari Terapi Musik Gelombang Otak Rileksasi.

  1. Penyembuhan.

    Mendengarkan musik relaksasi dapat memiliki hasil positif pada manajemen nyeri. Mendengarkan musik relaksasi dapat mengurangi rasa sakit kronis, mengurangi sensasi nyeri, mengurangi rasa nyeri berkepanjangan dan nyeri pasca operasi.

    Saat melahirkan juga bagus mendengarkan musik relaksasi ini. Sangat bagus diigunakan untuk mengurangi konsumsi obat-obatan medis. Musik relaksasi memberikan kontrol dan menyebabkan tubuh melepaskan endorfin untuk melawan rasa sakit.

  2. Mengurangi tekanan darah.

    Mendengarkan musik relaksasi atau lagu-lagu klasik sekitar 30 menit setiap hari dapat menurunkan tekanan darah/hipertensi.

  3. Obat untuk Jantung.

    Musik relaksasi sangat efektif di gunakan untuk mengobati penyakit kronis seperti jantung, kanker dan lainnya. Ini merupakan cara dan tips yang paling mudah dan murah. Efek rileks musik ini dapat berpengaruh besar pada penyembuhan diri.

  4. Mempercepat pemulihan.

    Musik sangat bagus di gunakan untuk mempercepat pemulihan kesehatan seperti stroke dan penyakit lainnya.

  5. Meningkatkan imunitas.

    Musik relaksasi meningkatkan fungsi kekebalan tubuh.

  6. Mengembangkan pikiran yang kreatif.

    Menurut penelitian, musik sangat mampu menginspirasi seseorang ketika menciptakan sebuah ide. Musik dapat membuat kreatifitas lebih baik karena memiliki kekuatan untuk mengembangkan fungsi otak Kitaketingkat yang lebih tinggi.

  7. Meningkatkan kinerja daya ingat/memori.

    Musik dapat menjadikan Kita memasuki kondisi rileks yang dalam. Dan dapat memasuki kondisi bawah sadar, dimana memori tersimpan.

  8. Membantu meningkatkan konsentrasi dan focus.

    Studi menunjukkan bahwa mendengarkan nada yang santai meningkatkan intensitas konsentrasi.

  9. Membantu gerakan tubuh dan koordinasi.

    Melalui musik, ketegangan otot Kita berkurang. Musik dapat juga meningkatkan gerakan dan koordinasi tubuh.

  10. Menghilangkan kelelahan.

    Hal yang tidak perlu diragukan lagi, mendengarkan musik sangat bisa menjadi cara yang efektif dalam menemukan energi ekstra bagi tubuh. Hal ini dapat menghilangkan kelelahan yang disebabkan terlalu banyak latihan dan kelelahan yang disebabkan oleh pekerjaan repetitif dan membosankan.

  11. Meningkatkan produktivitas.

    Mendengarkan musik sambil bekerja dapat menginspirasi kita. Kebanyakan orang bekerja dengan baik dan tampil lebih baik dalam pekerjaan ketika mereka sambil mendengarkan musik.

  12. Merilekskan pikiran dan membantu mengatsi sulit tidur.

    Salah satu cara mengatasi insomnia adalah dengan mendengarkan musik klasik. Studi menunjukkan bahwa mendengarkan musik dapat membuat Kita santai. Gelombang otak Kita menjadi menurun, sehingga tidur Anda jadi lebih mudah.

  13. Membantu mengurangi stres dan meningkatkan rilaksasi.

    Mendengarkan musik bukan hanya menenangkan pikiran tapi juga fisik. Musik dapat membantu dalam relaksasi otot-otot yang tegang karena terlalu lama bekerja. Hal ini juga membantu melepaskan ketegangan yang disebabkan oleh suasana yang menantang.

Ketika mendengarkan musik, Kita akan merasakan secara perlahan stress Kita menghilang.

Kita akan menjadi lebih optimis dan positif.

Musik dapat sangat membantu Kita dalam menghadapi hari-hari yang penuh tugas yang menantang. Musik dapat menjaga pikiran Kita agar tetap rileks. Kita akan mendapatkan perubahan yang positif dalam menjalani kehidupan dan aktivitas keseharian.

Penelitian Dr. Ali Zadeh Muhammadi Tentang Hubungan Musik dan Psikologi.

Dr. Ali Zadeh Muhammadi, seorang psikolog klinis yang sudah hampir 20 tahun melakukan penelitian dan praktek terapi musik.

Menurut Paman yang satu ini, selain jenis musik, alat musik juga punya peranan penting.

“Untuk langkah awal, sebaiknya menggunakan jenis alat musik ritmik seperti jenis instrument musik pukul.” Kata Paman Ali.

Paman Dr Ali Zadeh berpendapat, anak-anak cacat mental tidak bisa diajari dengan alat-alat musik yang rumit semacam gitar. Tapi mereka musti diajarkan dengan instrumen yang sederhana dan mudah dimainkan serta cepat menjalin hubungan.

Paman Dr. Ali juga menambahkan, musik di kalangan orang-orang tuna netra memiliki pengaruh yang sangat ajaib. Khususnya terhadap daya pendengaran mereka, sehingga banyak berpengaruh positif terhadap kualitas hidupnnya.

Seruling merupakan instrumen penting dalam terapi musik.

Jenis musik yang biasa digunakan untuk terapi

Biasanya, para terapis membagi tema musik ke dalam lima jenis.

Yaitu musik bertema trance, melow, semangat, ceria, dan relaksasi.

  1. Musik bertema trance.

    Adalah jenis musik yang mengandung ungkapan rasa ceria yang luar biasa.

    Jenis musik semacam itu cocok untuk menyembuhkan orang yang mengalami tekanan mental atau stress.

  2. Musik bertema melankolis atau Melow.

    Merupakan jenis musik yang menyayat perasaan. Musik semacam itu bisa menurunkan asupan sejumlah komposisi kimia dalam otak.

    Dalam kondisi normal bisa mengurangi rasa sakit dan nyeri.

    Sementara jika didengar di saat sedih, bisa mempermudah bagi seseorang untuk menahan rasa duka nestapa.

  3. Musik bertema semangat.

    Merupakan jenis musik yang bisa membangkitkan reaksi kuat dan cepat yang disertai dengan tanggapan fisiologis. Jenis musik ini sangat diminati kalangan muda.

    Jika dimanfaatkan secara tepat, jenis musik ini bisa berdampak positif dan meningkatkan semangat.

  4. Musik yang bernada ceria dengan sentuhan irama yang menenangkan.

    Musik seperti ini bisa meningkatkan gairah hidup dan memunculkan perasaan positif. Sehingga bisa meningkatkan daya kerja.

    Jenis musik ini juga sangat bermanfaat untuk membangkitkan semangat dan keceriaan di kalangan anak-anak ataupun remaja.

  5. Musik relaksasi.

    Musik ini bernuansa lembut, monoton, dan datar. Kelembutan musiknya itu bisa menenangkan perasaan dan emosi manusia. Musik jenis ini dimanfaatkan untuk meningkatkan konsentrasi dan menyeimbangkan emosi.

Sejatinya ada banyak cara untuk menciptakan ketenangan batin. Sebagian orang berusaha memperolehnya dengan mendengarkan musik. Namun ada yang dengan membaca buku, melakukan wisata alam, atau bahkan hanya sekedar makan dan tidur.

Tetapi, ketenangan batin pada dasarnya akan diperoleh dengan mendekatkan diri Kita kepada Tuhan dengan cara beribadah.

Demikianlah artikel dari PsyLine.id Psikologi Online tentang Hubungan Musik dengan Psikologi Manusia.

Salam Bahagia..

Artikel sebelumnya membahas tentang: 7 Manfaat Memasak untuk Kesehatan Jiwa: Memasak Hempaskan Galau.

 

Tentang Penulis

Bayu Lebond

Seorang yang sok Seniman
Rocker yang sayang keluarga
Pecinta Wayang Jawa
#WhySoSerious

Bagikan Artikel Ini:

Berlangganan Artikel?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan artikel terbaru dari PsyLine.

Tinggalkan Balasan