Konsultasi Gratis
Menu

Kategori Artikel

Berita Psikologi

Berita Psikologi

3 Artikel

Event Psikologi

Event Psikologi

4 Artikel

Biografi Psikolog

10 Artikel

Layanan PsyLine.id

2 Artikel

Karir & Perusahaan

42 Artikel

Gaya Hidup & Sosial

76 Artikel

Cinta & Remaja

11 Artikel

Pendidikan & Anak

49 Artikel

Psikologi Konsultasi via email Gratis

Kumpulan Konsultasi

103 Artikel

Logo Psy Line
Menu Menu
Logo Psy Line

Kategori Artikel

Berita Psikologi

Berita Psikologi

3 Artikel

Event Psikologi

Event Psikologi

4 Artikel

Biografi Psikolog

10 Artikel

Layanan PsyLine.id

2 Artikel

Karir & Perusahaan

42 Artikel

Gaya Hidup & Sosial

76 Artikel

Cinta & Remaja

11 Artikel

Pendidikan & Anak

49 Artikel

Psikologi Konsultasi via email Gratis

Kumpulan Konsultasi

103 Artikel

Pengertian Fobia Kenali gejala dan cara penanganannya

Klinis & Kepribadian | 2039 Views

Pengertian Fobia: Kenali gejala dan cara penanganannya

24 Juli 2017 | Penulis: Bayu Lebond

Pengertian Fobia adalah ketakutan yang luar biasa terhadap sebuah obyek atau situasi yang tanpa alasan dan tidak masuk akal. Pengidap fobia merasa tidak nyaman dan menghindari objek yang ditakutinya. Fobia bisa sangat menghambat aktivitasnya.

Kata “fobia” sendiri berasal dari istilah Yunani “phobos” yang berarti lari (fight), takut dan panik (panic-fear), takut hebat (terror). Istilah ini memang dipakai sejak zaman Hippocrates.

Pengertian Fobia Binatang

Takut adalah perasaan cemas dan agitasi sebagai respons terhadap suatu ancaman. Gangguan Fobia adalah rasa takut yang persisten terhadap objek atau situasi dan rasa takut ini tidak sebanding dengan ancamannya.

Definisi Pengertian Fobia

Pengertian Fobia didefinisikan oleh psikopatolog sebagai penolakan yang mengganggu yang diperantarai oleh rasa takut yang tidak proporsional. Tentunya dengan bahaya yang dikandung oleh objek atau situasi tertentu. Hal itu diakui oleh si penderita sebagai sesuatu yang tidak berdasar.

Kita mungkin menderita Fobia bila kita merasakan gejala-gejala seperti di bawah ini:

  • Merasa ketakutan yang tidak terkendalikan. Bahkan tidak normal kepada suatu hal atau kejadian tanpa diketahui sebabnya.
  • Merasa ketakutan yang kuat, terus menerus dan irasional dengan ditimbulkan oleh suatu perangsang atau situasi khusus. Seperti suatu ketakutan yang abnormal terhadap tempat atau benda
  • Merasa ketakutan yang tidak rasional dan tidak bisa dikontrol terhadap suatu situasi terhadap objek tertentu. Semua fobia adalah ketakutan yang tak beralasan.
  • Merasa ketakutan yang berkaitan dengan perasaan bersalah atau pun malu pada situasi masa lalu, trauma.
  • Kemudian berubah takut pada suatu yang lain, dengan begitu terpendamlah konflik atau frustasi yang dialaminya.
  • Merasa takut yang khas yang kita disadari sebagai suatu hal yang tidak masuk akal, tetapi tidak dapat mengatasinya.

Jadi Pengertian fobia adalah rasa takut yang berlebihan kepada suatu hal atau fenomena yang membuat hidup seseorang yang menderitanya terhambat.

Jenis Fobia

Hal yang aneh tentang Pengertian Fobia adalah biasanya melibatkan ketakutan terhadap peristiwa. Peristiwa itu yang biasa saja dalam hidup, bukan yang luar biasa. Orang dengan Fobia mengalami ketakutan untuk hal-hal yang amat biasa, seperti melihat balon atau naik mobil di jalan raya.

Berikut ini adalah tiga tipe Fobia berdasarkan sistem DSM, yaitu:

Pengertian fobia sosial

  1. Pengertian Fobia spesifik,

    Pengertian spesifik adalah ketakutan yang berlebihan dan persisten terhadap objek atau situasi spesifik.
    Seperti:

    • Acrophobia: takut terhadap ketinggian.
    • Claustrophobia: takut terhadap tempat tertutup.
    • Fobia binatang: takut terhadap binatang tertentu yang sebenarnya biasa saja bagi orang lain.
    • Fobia benda-benda tertentu. Seperti: mobil, pesawat terbang, atau benda-benda lain.
  2. Pengertian Fobia sosial,

    Pengertian Fobia sosial adalah ketakutan yang intens terhadap situasi sosial atau ramai sehingga mereka mungkin sama sekali menghindarinya. Mungkin penderita dapat menghadapinya tetapi dengan distres yang amat tinggi.

    Fobia sosial yang mendasar adalah ketakutan berlebihan terhadap evaluasi negatif dari orang lain. Dalam artian mereka takut dinilai jelek oleh orang lain. Mungkin mereka merasa seakan-akan ribuan pasang mata sedang memperhatikan dengan teliti setiap gerak yang mereka lakukan.

    Contoh umum untuk Fobia jenis ini adalah:

    • Demam panggung yang berlebihan.
    • Kecemasan berbicara di forum yang berlebihan, bahkan dihadapan orang-orang terdekat sekalipun.
    • Kecemasan meminta sesuatu. Seperti memesan makanan di rumah makan karena takut pelayan. Atau Ia merasa temannya akan menertawai makanan yang ia pesan.
    • Ketakutan bertemu dengan orang baru. Hal ini menyebabkan penderita tidak berkembang dalam hal sosial.

    Sekali Fobia sosial tercipta, maka akan berlanjut secara kronis sepanjang hidup.
    Baca juga:

    Fobia sosial adalah penyakit mental terbesar ketiga di dunia.

  3. Pengertiaan Fobia Komplek.

    Pengertian Fobia Komplek secara harfiah diartikan sebagai “takut kepada pasar”, yang sugestif untuk ketakutan berada di tempat-tempat terbuka dan ramai. Berbeda dengan Fobia sosial, Fobia Komplek tidak “mati sosial” bila berinteraksi dengan orang-orang di tempat yang sepi.
    Orang-orang dengan Fobia Komplek, takut untuk pergi berbelanja di toko-toko yang penih sesak. Takut untuk bersempit-sempitan di bus. Dan situasi lain-lain yang kira-kira membuatnya seakan sulit meminta pertolongan.

    Baca juga:
    Macam-macam Fobia yang ada di dunia ini.

Gejala Penderita Fobia

Bila seseorang yang menderita fobia melihat atau bertemu atau berada pada situasi yang membuatnya takut (fobia), gejalanya adalah sebagai berikut:

  • Jantung berdebar kencang
  • Kesulitan mengatur napas
  • Dada terasa sakit
  • Wajah memerah dan berkeringat
  • Merasa sakit
  • Gemetar
  • Pusing
  • Mulut terasa kering
  • Merasa perlu pergi ke toilet
  • Merasa lemas dan akhirnya pingsan

Penyebab Gangguan Fobia

Fobia dapat disebabkan oleh berbagai macam hal. Pada umumnya fobia disebabkan karena pernah mengalami ketakutan yang hebat. Pengalaman pribadi yang disertai perasaan malu atau bersalah yang semuanya kemudian ditekan kedalam alam bawah sadar.

pengertian fobia balon

Peristiwa traumatis di masa kecil dianggap sebagai salah satu kemungkinan penyebab terjadinya fobia.

Lalu bagaimana menjelaskan tentang orang yang takut akan sesuatu walaupun tidak pernah mengalami trauma pada masa kecilnya?

Martin Seligman di dalam teorinya yang dikenal dengan istilah biological preparedness. Dia mengatakan ketakutan yang menjangkiti tergantung dari relevansinya sang stimulus terhadap nenek moyang. Atau sejarah evolusi manusia. Dengan kata lain ketakutan tersebut disebabkan oleh faktor keturunan.

Misalnya, hampir semua orang takut kepada harimau, padahal seumur hidup dia tidak pernah bertemu dengan harimau. Hal ini dikarenakan nenek moyangnya pada waktu masih hidup di dalam gua, pernah diterkam dan hampir dimakan beruang, tapi selamat. Sehingga dapat menceritakan ketakutannya pada Harimau kepada kita sebagai keturunannya.

Dengan kata lain, kita sudah disiapkan oleh sejarah evolusi untuk takut terhadap sesuatu yang dapat mengancam survival kita.

Secara spesifik, Fobia dapat disebabkan antara lain:

  • pengaruh filogenetik
  • pengaruh keturunan
  • kepribadian
  • pengaruh budaya dan daerah
  • pengaruh faal (fungsi) tubuh
  • faktor biokimia
  • trauma dan tekanan
  • teladan/cerita orang lain

Cara menangani Fobia

Berikut ini adalah beberapa cara untuk mengatasi Fobia:

  1. Hypnotheraphy

    Penderita fobia diberi sugesti-sugesti untuk menghilangkan fobia.

    Baca juga:

    Apa itu Hipnosis atau hipnotis? Dan bagaimana cara kerjanya?

  2. Flooding

    Exposure Treatment yang ekstrim. Si penderita fobia dimasukkan kedalam sebuah ruangan yang berisi benda-benda atau apapun yang membuat dia Fobia.

  3. Sistematis

    Dilakukan exposure bersifat ringan. Si penderita fobia yang takut akan benda atau apapun itu, diminta rileks dan membayangkan dia berada di suatu tempat. Tak lupa dengan benda-benda yang membuat dia fobia dalam bentuk lucu.

  4. Abreaksi

    Si penderita fobia yang takut pada benda itu, diputarkan film atau gambar benda tersebut. Perlahan penderita diminta untuk menyentuhnya. Memang sih bila fobia yang dikarenakan pengalaman traumatis lebih sulit dihilangkan.

  5. Reframing

    Penderita fobia disuruh membayangkan kembali menuju masa lampau. Masa dimana permulaannya si penderita mengalami fobia. Ditempat itu dibentuk suatu manusia baru yang tidak takut lagi pada fobia-nya.

  6. Dan cara terakhir adalah dengan mengkonsumsi obat.

    Penggunaan obat sebenarnya tidak dianjurkan untuk mengatasi Fobia. Karena biasanya dengan terapi bicara saja sudah cukup berhasil. Namun, obat-obatan ini dipergunakan untuk mengatasi efek dari Fobia seperti cemas yang berlebihan.

Demikianlah artikel tentang Fobia yang PSYLine.id Psikologi Online Indonesia rangkum dari berbagai sumber. Semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.

Namun kadang kala kita gundah dan stress karena mengalami gangguan fobia. Dan kita tidak tahu akan kemana kita berbagi cerita. Kita bisa saja melakukan curhat secara online. Tempat curhat online yang bisa kita gunakan adalah di PsyLine.id Psikologi Online Indonesia.

Kita bisa berbagi cerita kepada Psikolog berpengalaman pada bidangnya. PsyLine.id adalah sebuah situs Psikologi Online Indonesia yang membantu kita yang membutuhkan. PsyLine.id  menjamin 100% kerahasiannya, dan hanya dipergunakan untuk membantu kita menjadi lebih baik.

Klik Link di Bawah ini:

Context Konsultasi Psikologi Via Teks.

Atau bergabunglah bersama kami untuk bersama-sama menyebarkan virus kebahagian di Fanspage FaceBook kami.

FansPage FaceBook PsyLine.

Semoga sukses selalu untuk Anda.

Salam Bahagia.

Artikel sebelumnya membahas tentang:

Perencanaan Karir untuk Fresh Graduate Bagian Keempat (Tamat).

Tentang Penulis

Bayu Lebond

Seorang yang sok Seniman
Rocker yang sayang keluarga
Pecinta Wayang Jawa
#WhySoSerious

Bagikan Artikel Ini:

Berlangganan Artikel?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan artikel terbaru dari PsyLine.

Tinggalkan Balasan