Konsultasi Gratis
Menu

Kategori Artikel

Berita Psikologi

Berita Psikologi

3 Artikel

Event Psikologi

Event Psikologi

4 Artikel

Biografi Psikolog

10 Artikel

Layanan PsyLine.id

2 Artikel

Karir & Perusahaan

42 Artikel

Gaya Hidup & Sosial

76 Artikel

Cinta & Remaja

11 Artikel

Pendidikan & Anak

49 Artikel

Psikologi Konsultasi via email Gratis

Kumpulan Konsultasi

103 Artikel

Logo Psy Line
Menu Menu
Logo Psy Line

Kategori Artikel

Berita Psikologi

Berita Psikologi

3 Artikel

Event Psikologi

Event Psikologi

4 Artikel

Biografi Psikolog

10 Artikel

Layanan PsyLine.id

2 Artikel

Karir & Perusahaan

42 Artikel

Gaya Hidup & Sosial

76 Artikel

Cinta & Remaja

11 Artikel

Pendidikan & Anak

49 Artikel

Psikologi Konsultasi via email Gratis

Kumpulan Konsultasi

103 Artikel

Iri Dengan Teman Tanpa Sebab

Kategori: | 406 Views

Konsultasi Psikologi: Iri Dengan Teman Tanpa Sebab

4 Februari 2018 | Penulis: Dewi Anggraeni Psikolog

: Angel

: Jogja

: Wanita

Isi Konsultasi:

Halo dok, saya bingung banget sama diri saya. Saya itu tidak suka sama salah seorang cewe tanpa alasannya. Awalnya saya kira gara-gara dia cantik, pintar, dan lebih punya temen yang menurut saya lebih beruntung daripada saya. Tapi setelah saya pikir-pikir itu cuma keirian saya aja.

Saya tidak ingin tidak suka sama orang itu. Saya ingin biasa aja. Dan saya ingin mencintai diri saya yang begini tanpa mambandingkan diri saya dengan orang lain.

Bagaimana ya dok?

Saya juga iri dengan keluarga cewe itu. Ya pokoknya apapun yang dia punya saya iri. Dan  jatohnya jadi tidak suka sama cewe itu. Saya ingin biasa aja ke dia, tp tetep tidak bisa. Saya jadi sebel sendiri deh uh..

Dewi Anggraeni, S.Psi, Psikolog

Jawab:

Hallo Angel, yang sedang Iri Dengan Teman Tanpa Sebab. Terima kasih telah berbagi cerita kepada PSYLine.id Psikologi Online Indonesia.

Pertama, perlu saya sampaikan dan perlu dipahami beda Psikolog dengan Psikiater ya.

Kalau Psikolog, dari awal kuliahnya, tidak menangani medikasi atau pengobatan yang dilakukan dokter. Psikolog menangani masalah kejiwaan melalu pendekatan non medis. Sedangkan Psikiater adalah seorang Dokter yang mengambil spesialisasi di bidang kejiwaan.

Perlu kami informasikan perbedaan antara Psikolog dengan Psikiater. Anda dapat membacanya di artikel PsyLine.id Psikologi Online Indonesia dengan judul:

Mau tahu apa Perbedaan Psikolog dan Psikiater?

Iri Dengan Teman Tanpa Sebab

Saya tidak tahu apakah kamu mengenal wanita itu atau tidak? Apakah kamu juga iri terhadap wanita-wanita lain yang keadaannya seperti dia? Atau hanya iri kepada dia karena alasan-alasan pribadi?

Kamu tidak menyukai si cewe itu karena di matamu dia lebih beruntung darimu. Menurutmu dia cantik, pintar, pandai bergaul dan dari keluarga terpandang. Karena itu semua yang dia miliki membuatmu iri hati. Karena rasa iri ini kamu jadi membenci dan tidak suka dia.

Bagaimana agar kamu bisa bersikap biasa-biasa saja (tanpa rasa iri) kepada dia? 

Rasa iri kamu terhadap si cewe itu bukan karena semua yang dimilikinya (pandai, cantik, kaya, dimanja, memiliki ortu yang kaya, dan lain-lain). tapi karena interpretasi kamu terhadap apa-apa yang dimilikinya!

Kita boleh mengakui bahwa seseorang itu pada kenyataannya cantik, pandai, kaya, dan lain sebagainya.

Tetapi bila kamu melihat dia sebagai “saingan”,  membanding-bandingkan dengan dirimu dan di matamu dia lebih cantik, lebih sukses, lebih kaya, lebih pandai dan lebih populer saja, maka kamu akan menjadi tidak enak hati. Kamu akan iri, sedih, kecewa dan marah. Akibatnya sikap kamu terhadap dia pun akan menjadi lain. Kamu akan selalu menghindar, tidak terbuka dan tidak ramah.

Di sisi lain, kamu hanya memusatkan diri pada segi “kekurangan” yang kamu miliki saja!

Setiap orang memiliki segi kekuatan dan kelemahan. Perasaan kurang percaya diri atau ragu-ragu, banyak dimiliki orang. Seseorang yang kamu lihat begitu percaya diri, boleh jadi kagum terhadapmu. Misalnya saja tetap bisa bersikap tenang dan ramah dalam berbagai keadaan.

Sedikit tips dari saya untuk Angel, yang sedang Iri Dengan Teman Tanpa Sebab

  • Pupuk rasa percaya dirimu dengan cara menyadari, mengakui dan menghargai segi-segi positif yang ada pada dirimu.
    Misalnya memiliki disiplin dan tanggung jawab sebagai seorang mahasiswa, pandai bergaul, ramah, penolong, sederhana dan manis, dan sebagainya. Bila perlu tulis ini semua!
  • Bila ada hal-hal yang menurutmu masih bisa diperbaiki, lakukan itu!
    Misalnya tidak suka menunda-nunda untuk menyelesaikan tugas-tugas kuliahmu, memperbaiki prestasi kuliahmu. Atau kamu bisa juga memilih gaya pakaian dan potongan rambut yang sesuai dengan usiamu atau yang menurutmu lebih baik. Yang terakhir ini, penampilan yg pantas akan memberikan perasaan nyaman dan bisa meningkatkan rasa percaya dirimu.
  • Cintai diri dengan tidak membanding-bandingkan diri sendiri dengan orang lain.
    You are good just as you are” (kamu baik sebagai adanya diri kamu). 
  • Ingat, iri hati kebanyakan hanya merugikan diri sendiri.
    Iri hati akan menyita waktu, enerji, pikiran, mengganggu tidur, kebahagian dan kedamaian hatimu. Dan faktanya, si dia yang membuat kamu iri, tidak tahu dan tidak rugi apa-apa serta tetap hidup bahagia.
  • Membuka diri untuk bergaul dengan siapapun tanpa prasangka.
    Juga tanpa melihat segi lahiriah saja tapi lebih menekankan pada segi sifat dan sikapnya yang positif.

Sukses dengan kuliahmu dan sosialisasi yang sehat!

Artikel Terkait:

Tips Untuk yang Suka Iri Dengan Seseorang Tanpa Sebab.

Salam bahagia,

Dewi Anggraeni

Ceritakan Masalah Pribadimu Secara Rahasia dan Anonim.

Silakan mengisi kuesioner singkat untuk memberikan beberapa latar belakang umum tentang Anda dan isu-isu yang ingin Anda bahas dalam konseling.

Bila Anda ada permasalahan yang sama dengan Tips Psikologi tersebut di atas, dan Anda ingin berbagi cerita. Anda dapat berkonsultasi dengan dengan Psikolog Profesional PSYLine.id yang paling cocok untuk Anda.

Jangan Takut! Data diri dan latar belakang Anda terjamin 100% kerahasiannya.

Klik Link di Bawah ini:

Context Konsultasi Psikologi Via Teks.

Atau bergabunglah bersama kami untuk bersama-sama menyebarkan virus kebahagian di Fanspage FaceBook kami.

FansPage FaceBook PsyLine.

Konsultasi Psikologi sebelumnya membahas tentang:

Konsultasi Psikologi: Sangat Terpuruk Karena Suami Pernah Selingkuh.

Tentang Penulis

Dewi Anggraeni Psikolog

Psikolog lulusan Universitas Padjadjaran, mempelajari antara lain: RET (Rational-emotive therapy), Logo Therapy, Autogene, ACT (Acceptance Commitment Therapy). Saat ini tinggal di Velserbroek, Belanda.

Tinggalkan Balasan