Konsultasi Gratis
Menu

Kategori Artikel

Berita Psikologi

Berita Psikologi

3 Artikel

Event Psikologi

Event Psikologi

4 Artikel

Biografi Psikolog

10 Artikel

Layanan PsyLine.id

2 Artikel

Karir & Perusahaan

42 Artikel

Gaya Hidup & Sosial

76 Artikel

Cinta & Remaja

11 Artikel

Pendidikan & Anak

49 Artikel

Psikologi Konsultasi via email Gratis

Kumpulan Konsultasi

103 Artikel

Logo Psy Line
Menu Menu
Logo Psy Line

Kategori Artikel

Berita Psikologi

Berita Psikologi

3 Artikel

Event Psikologi

Event Psikologi

4 Artikel

Biografi Psikolog

10 Artikel

Layanan PsyLine.id

2 Artikel

Karir & Perusahaan

42 Artikel

Gaya Hidup & Sosial

76 Artikel

Cinta & Remaja

11 Artikel

Pendidikan & Anak

49 Artikel

Psikologi Konsultasi via email Gratis

Kumpulan Konsultasi

103 Artikel

Konsultasi Psikologi Jurusan Kuliah yang Tidak Disukai

Kategori: | 1086 Views

Konsultasi Psikologi: Jurusan Kuliah yang Tidak Disukai

27 Oktober 2017 | Penulis: Zulda Meiri Ara Psikolog

: Kiera

: Semarang

: Wanita

Isi Konsultasi:

Hai PSYLine.id Psikologi Online Indonesia,

Saat ini aku sedang bingung. awal kuliah memilih jurusan hasil dari diskusi dengan wali kelas. Aku bingung sebenarnya apa yang aku suka, apa yang aku bisa, dan dimana seharusnya aku berada.

Keadaan keluarga saat ini cukup sulit, karena ayah sedang tidak ada pekerjaan. Tugas kuliah semakin membuatku merasa bukan ini yang aku suka. Aku ingin pindah tapi bingung harus ke jurusan apa. Sementara adikku yang menurutku lebih tau tentang dirinya terancam tidak kuliah karena masalah ekonomi keluarga saat ini.

Aku sering merasa sedih dan bingung namun tidak tau harus berbuat apa. Ada rasa sakit yang mendalam namun aku tidak bisa mengobatinya. Mohon bantuannya, terimakasih.

Zulda Meiri Ara, S.Psi, Psikolog.

Jawab:

Jurusan Kuliah yang Tidak Disukai.

Dear Kiera,

Terimakasih sudah curhat ke PSYLine. Semoga kami bisa membantu mencari solusi dengan permasalahan yang sedang kamu alami ini ya.

Saya dapat merasakan kegalauan dan kebimbangan yang sedang kamu alami saat ini. Di sisi lain, saya juga menangkap bahwa kamu adalah seorang anak yang cukup pengertian. Dimana kamu juga memperhatikan dan mempertimbangkan keadaan dan perasaan keluarga. Dalam menentukan keputusan-keputusan yang akan kamu ambil.

Jurusan Kuliah yang Tidak Disukai

Saat ini kamu merasakan kegalauan yang cukup besar dalam pilihan studi yang sedang dijalani. Seiring dengan tugas kuliah yang semakin banyak. Kamu merasa bidang studi ini bukanlah bidang studi yang kamu suka. Betul begitu, Non?

Sayangnya Kiera tidak sebutkan jurusan apa yang sedang ditekuni saat ini. Hal apa yang membuat kamu merasa bidang studi ini bukan yang kamu suka? Coba cermati kembali apakah benar kamu tidak suka dengan pilihan bidang studinya. Atau kamu hanya merasa terbebani dengan banyaknya tugas kuliah yang harus diselesaikan.

Bisa juga kegalauan yang kamu rasakan saat ini lebih karena kamu butuh waktu lebih lama untuk beradaptasi dengan lingkungan kampus. Serta beradaptasi dari metode belajar sebagai seorang mahasiswa. Hati-hati ya dalam menarik kesimpulan.

Biasanya saya menyarankan beberapa hal di bawah ini untuk membantu seseorang dalam menemukan jurusan yang dinilai tepat. Tidak ada salahnya kamu melakukannya juga, yaitu :

  1. Lakukan evaluasi diri

    Evaluasi diri adalah penilaian terhadap diri sendiri berdasarkan informasi yang diperoleh dari pengalaman diri. Pencapaian hasil/ prestasi diri dan hasil penilaian orang lain terhadap dirimu.

    Dalam hal ini coba Kiera mengkaji kembali apakah rasa tidak suka yang muncul lebih. Karena Keira mengalami kesulitan untuk mencerna dan memahami informasi dan tugas-tugas yang harus dipelajari? Apakah mungkin jurusan yang Kiera ambil ini termasuk jurusan yang sulit dan melampaui kemampuan logika Kiera?

    Jika ya, maka tentunya kamu akan mengalami kesulitan yang semakin besar di tingkat-tingkat selanjutnya. Namun demikian, kamu dapat mengatasi hal ini dengan belajar lebih giat lagi. Dan dengan waktu belajar yang lebih banyak lagi agar dapat mengikuti perkuliahan dengan baik. Tidak ada salahnya juga Kiera minta bimbingan kakak kelas atau teman yang kelihatan unggul dibanding teman lainnya. 

    Selanjutnya coba evaluasi bidang minat kamu. Hayati bidang apa yang menjadi minat kamu, apakah bidang keteknikan, bidang kedokteran,  bidang sosial, bidang bahasa, bidang seni, dll? Apakah jurusan yang dipilih ini sudah masuk ke ranah bidang minatmu? Jika sudah sesuai, maka kamu sudah ada di jalur yang tepat. Jika belum sesuai, adakah kira-kira yang dapat membuat kamu menyukainya dan bertahan di dalamnya?

    Upayakanlah untuk tidak memilih jurusan yang sangat jauh dari kemampuan logika dan minat kamu. Karena nanti kamu cenderung tidak menikmati dan muncul perasaan tertekan. Yang pada akhirnya dapat membuatmu mengalami depresi.

    Hal penting lainnya yang juga perlu kamu lakukan adalah evaluasi kembali apa yang menjadi motivasi kamu ingin kuliah? Apakah sekedar ikut-ikutan, lebih karena gengsi biar status sosial terangkat. Atau ingin membahagiakan orang tua, punya impian karir yang ingin ditekuni kelak? Atau ada motivasi lainnya?

    Akan banyak motivasi yang bisa kamu gali, tuliskan dan perkuatlah pada motivasi diri yang paling positif. Dan bukan karena faktor orang lain. Bayangkan dalam waktu 6-10 tahun mendatang bidang pekerjaan/karir apa yang sedang kamu geluti/tekuni? Dari bayangan imajinasi ini, dapat menjadi motivasi. Dan membantumu mencari jurusan yang berhubungan dengan bidang karirmu kelak. Dan memotivasimu untuk komitmen dalam penyelesaiannya.

  2. Evaluasi kemampuan keuangan

    Nilailah seberapa jauh kemampuan keuangan untuk membiayai kuliahmu sampai selesai. Siapakah yang akan membiayai kuliahmu? Apakah orang tuamu, diri kamu sendiri atau ada orang lain yang membantu biaya kuliah? Di atas kamu sebutkan bahwa saat ini ayahmu sedang tidak ada pekerjaan.

    Maka jika sumber biaya kuliah hanya dari orang tuamu yang saat ini dalam keadaan terbatas. Maka pikirkan kembali keinginanmu untuk pindah jurusan. Mungkinkah jika kamu melakukan kuliah ini sambil bekerja. Sehingga kamu dapat membantu orang tua atau bahkan membiayai sendiri kuliahmu? Jika memungkinkan kuliah sambil bekerja. Maka alternatif tersebut dapat dipertimbangkan untuk dijalani. Dan jika kamu dapat membiayai sendiri kuliahmu, maka pindah jurusan akan menjadi terasa lebih leluasa untuk dapat kamu pilih.

  3. Cari informasi yang jelas dan dapat dipercaya

    Sebelum kamu memutuskan pindah jurusan, cari dan galilah informasi tentang berbagai jurusan lain yang kamu minati untuk menjadi bahan pertimbangan. Kamu bisa mendapatkan informasi tersebut dari orang lain, media cetak, media sosial maupun media lainnya. Atau kamu dapat langsung mendapatkan informasi dari para alumninya.

    Cari tahulah mata kuliah apa saja yang dipelajari, berapa lama studinya sampai lulus? Kendala atau kesulitan/tantangan apa saja yang dihadapi saat menjalani masa perkuliahan? Berapa perkiraan biaya yang dibutuhkan setiap semesternya dan sampai lulus? Bagaimana ‘nasib’ para lulusannya?

    Dari seluruh rangkuman hasil evaluasi dan penggalian informasi yang kamu peroleh,  kamu tentunya sudah mulai dapat menyimpulkan. Nah, untuk memperkuat kesimpulanmu cobalah bertukar pikiran dengan teman karib yang berwawasan. Bisa juga dosen, guru atau pihak lainnya yang kamu nilai dapat memberikan arahan yang tepat.

Dari seluruh masukkan yang ada, pada akhirnya tetap kamu sendiri yang harus membuat kesimpulan jurusan apa yang paling tepat untukmu. Apakah kamu perlu pindah dari jurusan saat ini atau bertahan? Kamu yang akan menjalani dan menghadapi semua keputusan yang diambil. Sehingga tidak ada penyesalan lagi di kemudian hari.

Saran Solusi Persoalan Jurusan Kuliah yang Tidak Disukai

Jika kamu sudah mantap untuk pindah jurusan, namun kamu merasa bahwa perihal perubahan jurusan. Ini akan membebani ekonomi keluarga dan mengurangi kesempatan adikmu berkuliah. Cobalah ajak komunikasi orang tua, adik dan kakak secara baik-baik dan terbuka.

Jelaskan kepada orangtua semakin lama kamu berada di bidang studi yang tidak tepat ini akan semakin membebani diri kamu. Pada akhirnya dana yang keluar pun akan seperti sia-sia. Sampaikan alasan-alasan logis kenapa kamu mau pindah jurusan. Jurusan Kuliah yang Tidak Disukai.

Perihal biaya memang menjadi faktor yang sangat disayangkan bila pindah jurusan. Namun demikian, mengingat kamu masih di tingkat awal. Konsekwensi biaya yang telah dikeluarkan belum sebanyak jika pindah jurusan dilakukan saat sudah di semester/ tingkat yang lebih lanjut. Dengarkan baik-baik nasehat orang tuamu, adakah dalam nasehatnya bisa merubah pikiranmu untuk pindah jurusan. 

Yang perlu diperhatikan, jangan terburu-buru ambil kesimpulan dan keputusan. Pertimbangkan dari berbagai sudut, ya Non. Agar tidak menyesal dengan Jurusan Kuliah yang Tidak Disukai.

Dalam kenyataannya, tidak sedikit orang yang pada awalnya merasa salah jurusan namun akhirnya bertahan. Mereka menikmati bidang studinya dan bahkan sukses dalam pekerjaannya. Itu semua tergantung kemampuan kita dalam beradaptasi dengan tuntutan lingkungan. Serta menyelaraskan antara tuntutan dengan kemampuan diri.

Jika kita mampu menyelaraskannya, maka kita bisa menjalaninya dengan baik. Namun jika memang sudah begitu jauh ‘jurang pemisah’ nya, maka jangan paksakan diri. Karena hanya akan membuat diri kamu semakin tertekan dan depresi.

Ayoo, mulai mengevaluasi dengan pikiran yang jernih. Semoga Kiera dapat mengambil keputusan yang paling tepat untuk kebaikan Kiera dan keluarga. Serta tidak lagi mengambil Jurusan Kuliah yang Tidak Disukai. Semangat ya Kiera.

Salam Bahagia,

Zulda Meiri

Ceritakan Masalah Pribadimu Secara Rahasia dan Anonim.

Silakan mengisi kuesioner singkat untuk memberikan beberapa latar belakang umum tentang Anda dan isu-isu yang ingin Anda bahas dalam konseling.

Bila Anda ada permasalahan yang sama dengan Tips Psikologi tersebut di atas, dan Anda ingin berbagi cerita. Anda dapat berkonsultasi dengan dengan Psikolog Profesional PSYLine.id yang paling cocok untuk Anda.

Jangan Takut! Data diri dan latar belakang Anda terjamin 100% kerahasiannya.

Klik Link di Bawah ini:

Context Konsultasi Psikologi Via Teks.

Atau bergabunglah bersama kami untuk bersama-sama menyebarkan virus kebahagian di Fanspage FaceBook kami.

FansPage FaceBook PsyLine.

Konsultasi Psikologi sebelumnya membahas tentang:

Konsultasi Psikologi: Yatim Piatu yang Tidak Percaya Diri dan Tertutup.

Tentang Penulis

Zulda Meiri Ara Psikolog

Psikolog lulusan Universitas Indonesia, Program Profesi Psikolog. 17 tahun berkiprah sebagai praktisi pengelolaan SDM.

Tinggalkan Balasan