Konsultasi Psikologi: Paranoid Dengan Pelaku Pelecehan

Diposting: 29 Oktober 2017 | Kategori Konsultasi:

Dilihat: 421 kali.

Psikolog: Yunda K. Rusman Psikolog

: Amel

: Tasikmalaya

: Wanita

Isi Konsultasi:

Selamat pagi PSYLine.id Psikologi Online Indonesia,

Kak saya saat ini hampir setiap melihat wajah seseorang yang mirip dengan orang yang melecehkan saya (tetapi melalui media) saya selalu ketakutan. Apabila saya nggak bisa kontrol saya suka histeris kak. Padahal orang yang mirip itu teman satu jurusan.

Bila saya nggak sengaja liat wajahnya saya suka langsung gemetar ketakutan kak. Padahal dia bukan orang yang yang melecehkan saya. Jujur saya selalu berfikir kalo teman saya bukan dia, tapi saya kadang suka gak bisa control. Pernah kejadian waktu ada mata kuliah yang sekelas, saya merasa tidak nyaman dan badan saya benar-benar gemetar kak.

ka saya minta sarannya apa yang harus saya lakukan. Saya merasa tertekan dengan hal ini kak. Tolong sarannya kak. Terimakasih sebelumnya kakak-kakak PSYLine.id yang baik.

Yunda K. Rusman, S.Psi, M.Psi, Psikolog.

Jawab:

Paranoid Dengan Pelaku Pelecehan.

Dear Amel yang baik, Terima kasih sudah mempercayakan masalahmu kepada kami di PSYLine Psikologi Online Indonesia.

Paranoid Dengan Pelaku Pelecehan

Saya turut prihatin dengan pelecehan yang kamu alami. Pengalaman tersebut pastinya terus menghantui hingga saat ini. Dan hal tersebut menimbulkan kembali perasaan-perasaan yang tidak nyaman. Ketika berhadapan dengan situasi atau hal-hal yang mirip dengan kejadian tersebut. Apalagi bila sudah tidak terkontrol dan mengganggu.

Saya sebenarnya membutuhkan informasi lebih dalam terkait dengan permasalahan Amel, di antaranya:

  • Pengalaman pelecehan seperti apa yang dialami?
  • Kapan pengalaman itu terjadi?
  • Apa saja perubahan yang dirasakan setelah pengalaman tersebut, baik dari pola pergaulan, pola makan, pola tidur, dsb?
  • Bagaimana mengatasinya dan hasilnya seperti apa?

Respon Emosi Itu Bernama TRAUMA

Ketika kita mengalami suatu pengalaman yang sangat mengerikan, buruk atau yang tidak diharapkan, maka sangat wajar kita mengalami emosi negative. Pengalaman tersebut seperti marah, sedih, takut dan sebagainya. Respon emosi ini disebut dengan trauma.

Bila trauma yang dialami sangat ekstrim dengan diikuti beberapa perubahan pada diri kita, seperti:

  • menjadi menjadi mudah marah,
  • mudah menangis,
  • susah tidur,
  • merasa bersalah,
  • mimpi buruk,
  • dan sebagainya.

Di mana sangat mengganggu dan berlangsung dalam jangka waktu tertentu maka disebut dengan “gejala gangguan pasca trauma”.  Dengan berjalannya waktu, trauma yang kita alami akan berkurang atau teredam. Pastinya melalui usaha kita untuk melupakan dan mengalihkannya dengan menyibukkan diri di berbagai aktifitas.

Kendati demikian, trauma ini bersifat flashback. Di mana bisa muncul kembali kapan saja disebabkan oleh stimulus dari lingkungan. Lingkungan yang memiliki ciri atau karakter yang sama dengan kejadian.

Seperti yang Amel alami saat bertemu dengan orang yang mirip dengan individu yang telah melecehkan Amel. Maka emosi-emosi negatif tersebut muncul kembali dan mungkin saja dengan level yang lebih kuat.

Saran Untuk Mengatasi Paranoid Dengan Pelaku Pelecehan

Memang untuk mengatasi masalah Amel dengan baik, maka yang perlu disasar pertama kali adalah inti yang menjadi penyebabnya. Namun, dengan minimnya informasi yang saya dapatkan maka saya akan fokus pada situasi yang Amel alami saat ini.

Beberapa saran saya, sebagai berikut :

  1. Menguasai teknik relaksasi

    Ada beberapa pengertian dari relaksasi. Namun yang saya maksudkan di sini adalah suatu upaya menurunkan ketegangan akibat kekhawatiran atau kecemasan dengan kegiatan yang menyenangkan.

    Terdapat bermacam-macam teknik, yang saya sarankan adalah latihan pernapasan dan membayangkan sesuatu yang rileks. Menciptakan visualisasi yang damai dan menenangkan di dalam kepala kita. Ini bisa dimulai dengan memikirkan sesuatu yang dapat mengalihkan pikiran dari keadaan sekarang yang penuh tekanan. Bisa apa saja, seperti tempat liburan favorit, suasana pegunungan dan pantai yang menenangkan, dan lain-lain.

  2. Mencoba Melakukan Pertemuan Dengan Orang-orang yang Mirip Pelaku

    Buat perencanaan untuk melakukan konfrontasi atau pertemuan dengan orang yang mirip dengan pelaku pelecehan dengan persiapan relaksasi. Kamu bisa mengira jarak pertemuan yang paling nyaman untuk memulai.

    Bila bertatapan atau bertemu dengan yang bersangkutan, maka siapkan diri dengan relaksasi. Untuk beberapa pertemuan atau percobaan pertama mungkin akan sulit. Namun jangan menyerah untuk mencoba terus sehingga terbiasa. Dan pada akhirnya kamu bisa relaks setiap bertemu dengannya hingga dapat melakukan percakapan.

  3. Selalu Berdoa

    Ingatlah untuk memperbanyak berdoa kepada Allah swt, yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Hal itu yang memudahkan langkah kita dalam mencapai tujuan. Hanya Allah yang layak menjadi sandaran kita. Tempat kita mengeluh dan bergantung, karena hanya Allah-lah yang Kuasa membantu kita dan mengabulkan doa-doa kita.

Semangat ya Amel.

Bila dalam waktu 6 bulan keluhan Amel belum berkurang. Saya sarankan untuk mengikuti konseling langsung dengan Psikolog Klinis di PSYLine.id dengan manfaatkan konsultasi yang premium. Agar tidak lagi Paranoid Dengan Pelaku Pelecehan.

Salam bahagia,

Yunda.

Ceritakan Masalah Pribadimu Secara Rahasia dan Anonim.

Silakan mengisi kuesioner singkat untuk memberikan beberapa latar belakang umum tentang Anda dan isu-isu yang ingin Anda bahas dalam konseling.

Bila Anda ada permasalahan yang sama dengan Tips Psikologi tersebut di atas, dan Anda ingin berbagi cerita. Anda dapat berkonsultasi dengan dengan Psikolog Profesional PSYLine.id yang paling cocok untuk Anda.

Jangan Takut! Data diri dan latar belakang Anda terjamin 100% kerahasiannya.

Klik Link di Bawah ini:

Context Konsultasi Psikologi Via Teks.

Atau bergabunglah bersama kami untuk bersama-sama menyebarkan virus kebahagian di Fanspage FaceBook kami.

FansPage FaceBook PsyLine.

Konsultasi Psikologi sebelumnya membahas tentang:

Konsultasi Psikologi: Jurusan Kuliah yang Tidak Disukai.

Tentang Psikolog

Yunda K. Rusman Psikolog

Memiliki ketertarikan yang besar terhadap pengembangan generasi muda melalui kegiatan pelatihan dan konseling. Dengan tujuan hidup adalah melakukan banyak kebaikan yang bermanfaat hanya semata-mata untuk mendapatkan surganya Allah swt.

Tinggalkan Balasan

Kategori PSYBlog



PsyLine - Psikologi Online

PSYLine Indonesia

PSYLine Indonesia

merupakan aplikasi Psikologi Online untuk berbagi cerita konseling dan konsultasi dengan Psikolog Profesional secara online, atau bertemu langsung untuk mendapatkan Layanan Psikologis. Semuanya untuk membantu Anda menjadi Lebih Baik.

Fanpage PSYLine

Ikuti PSYLine



×
PsyLine
×
PsyLine

Kategori PSYBlog