Konsultasi Gratis
Menu

Kategori Artikel

Berita Psikologi

Berita Psikologi

3 Artikel

Event Psikologi

Event Psikologi

4 Artikel

Biografi Psikolog

10 Artikel

Layanan PsyLine.id

2 Artikel

Karir & Perusahaan

42 Artikel

Gaya Hidup & Sosial

76 Artikel

Cinta & Remaja

11 Artikel

Pendidikan & Anak

49 Artikel

Psikologi Konsultasi via email Gratis

Kumpulan Konsultasi

103 Artikel

Logo Psy Line
Menu Menu
Logo Psy Line

Kategori Artikel

Berita Psikologi

Berita Psikologi

3 Artikel

Event Psikologi

Event Psikologi

4 Artikel

Biografi Psikolog

10 Artikel

Layanan PsyLine.id

2 Artikel

Karir & Perusahaan

42 Artikel

Gaya Hidup & Sosial

76 Artikel

Cinta & Remaja

11 Artikel

Pendidikan & Anak

49 Artikel

Psikologi Konsultasi via email Gratis

Kumpulan Konsultasi

103 Artikel

Tips Psikologi Ketrampilan yang Harus Dimiliki Psikolog

Pendidikan & Anak | 2505 Views

Tips Psikologi: 4 Ketrampilan yang Harus Dimiliki Psikolog Profesional

5 September 2017 | Penulis: Riswandi Alekhine

Ketrampilan yang Harus Dimiliki Psikolog Profesional Indonesia bila kamu ingin berprofesi sebagai Psikolog Profesional. Artikel sebelumnya yang membahas tentang bagaimana mekanisme dan tahapan agar kamu dapat menjadi Psikolog Profeional ada pada artikel dibawah ini:

Mekanisme dan Tahapan Menjadi Psikolog Profesional.

Daftar Kampus yang Menyediakan Jurusan Psikologi Program S-1 Psikologi Lengkap.

Ketrampilan yang Harus Dimiliki Psikolog Profesional Indonesia

Berikutini daftarKetrampilan yang Harus Dimiliki Psikolog Profesional Indonesia versi PSYLine.id Psikologi Online Indonesia:

  1. Kemampuan Komunikasi

    Mampu berkomunikasi dengan baik merupakan keterampilan penting menjadi psikolog. Kamu harus bisa memberikan masukan pada klien tanpa terkesan menggurui. Kamu juga tahu jenis komunikasi yang efektif untuk setiap klien kamu.

    Misalnya saja ada salah satu klien kamu bertipe pemarah dan suka ngomel. Tentu saja kamu harus punya strategi menghadapinya. Jangan sampai cara kamu berkomunikasi membuatnya lebih emosi. Hal itu bisa mengakibatkan konseling GaTot alias Gagal Total.

  2. Kemampuan Menjaga Rahasia

    Kamu pastinya akan mendengarkan semua keluhan dan rahasia para klien kamu. Karena mereka harus dapat mempercayaimu sebagai psikolog-nya. Tak heran, menjadi psikolog berarti kamu harus bisa menjaga rahasia para klien sebaik mungkin.

    Memiliki skill ini menjadi hal penting karena berhubungan dengan kredibilitas dan kode etik profesi yang harus dijalankan. Jadi kalau kamu sulit memegang rahasia, baiknya Anda mencari profesi lain yang lebih cocok.

  3. Kemampuan Kesabaran yang Ekstra

    Kalau Kamu bertipe sabar dan tidak cepat emosi, mungkin Kamu cocok untuk berkarir sebagai Psikolog Profesional. Klien yang harus kamu konseling biasanya pasien bermasalah yang butuh kesabaran supaya bisa sembuh.

    Belum lagi kamu akan menemukan aneka masalah yang aneh-aneh. Bahkan sering tidak bisa diterima akal sehat. Tetapi di situlah seninya.

  4. Kemampuan Mendengar

    Berprofesi Menjadi Psikolog Profesional itu berarti kamu lebih suka mendengar ketimbang berbicara. Kamu harus mendengar keluh kesah klien tanpa memotong dan berkomentar apa pun.

    Mendengar merupakan salah satu cara konseling yang dipercaya bisa mengurangi beban mental seseorang. Dengan didengarkan, seseorang merasa lebih plong dan merasa bebannya agak berkurang. 

Menjadi psikolog bukan saja menolong orang yang sedang bermasalah dalam hal mental. Tetapi juga jadi cara Kita belajar tentang kehidupan dan orang lain. Apakah kamu memiliki kemampuan tersebut di atas? Bila jawabnnya iya, maka kamu pantas untuk bercita-cita menjadi Psikolog Profesional dan bergabunglah dengan Psikolog Profesional PSYLine.id untuk menebarkan virus kebahagiaan.

Semoga bermanfaat.

Bergabunglah bersama kami untuk bersama-sama menyebarkan virus kebahagian di Fanspage FaceBook kami.

FansPage FaceBook PsyLine.

Salam Bahagia.

Artikel sebelumnya membahas tentang:

Tips Psikologi Perencanaan Karir: Cara Memasuki Dunia Kerja Profesional.

Tentang Penulis

Riswandi Alekhine

Lulusan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.
Seorang Aquascaper.
Jatuh cinta pada script, poetry, filsafat dan senja saat hujan.

Bagikan Artikel Ini:

Berlangganan Artikel?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan artikel terbaru dari PsyLine.

Tinggalkan Balasan