Konsultasi Gratis
Menu

Kategori Artikel

Berita Psikologi

Berita Psikologi

3 Artikel

Event Psikologi

Event Psikologi

4 Artikel

Biografi Psikolog

10 Artikel

Layanan PsyLine.id

2 Artikel

Karir & Perusahaan

42 Artikel

Gaya Hidup & Sosial

76 Artikel

Cinta & Remaja

11 Artikel

Pendidikan & Anak

49 Artikel

Psikologi Konsultasi via email Gratis

Kumpulan Konsultasi

103 Artikel

Logo Psy Line
Menu Menu
Logo Psy Line

Kategori Artikel

Berita Psikologi

Berita Psikologi

3 Artikel

Event Psikologi

Event Psikologi

4 Artikel

Biografi Psikolog

10 Artikel

Layanan PsyLine.id

2 Artikel

Karir & Perusahaan

42 Artikel

Gaya Hidup & Sosial

76 Artikel

Cinta & Remaja

11 Artikel

Pendidikan & Anak

49 Artikel

Psikologi Konsultasi via email Gratis

Kumpulan Konsultasi

103 Artikel

Merasa Dikejar Dosa Karena Pernah Menyuap

Gaya Hidup & Sosial | 451 Views

Psikologi Online: Merasa Dikejar Dosa Karena Pernah Menyuap

12 Juli 2017 | Penulis: Hesti Nur Lestari, S.Psi, MM, Psikolog.

Terkadang, Manusia menghalalkan segala cara agar maksud dan tujuannya tercapai. Bahkan tanpa malu saat melakukannya. Salah satunya adalah MENYUAP. Namun, tak jarang dari sebagian pelaku penyuapan Merasa Dikejar Dosa Karena Pernah Menyuap.

Seperti curahan hati seseorang berikut ini:

Dear Konselor Psyline Psikologi Online Indonesia.

Saat ini aku kuliah di Universitas swasta. Aku sering terganggu dengan masa lalu saya. Dulu aku ngotot ingin masuk SMA Negeri. Lalu, papaku memasukkanku ke sana ‘lewat jalan belakang’, dengan memberikan uang sogokan.

Saat itu aku tidak menyadari bahwa itu salah. Sekarang aku sering merenungi apa yang telah kulakukan. Ternyata, masuk melalui menyogok itu haram, tidak boleh dilakukan. Aku menangis dan menyesal atas perbuatanku itu.

Pernah berpikir dalam benakku untuk berhenti kuliah, tapi aku takut orangtuaku marah. Ditambah lagi aku tak punya cukup dana untuk membiayai sekolahku sendiri.

Please, bantu aku untuk memecahkan masalah ini.

Terima kasih.

Psikologi Online: Merasa Dikejar Dosa Karena Pernah Menyuap

Satu hal yang pasti tentang masa lalu: kita tidak bisa mengubahnya.

Adalah hal yang sungguh baik kalau Kita menyadari kekhilafan yang telah dilakukan dan merasa menyesal. Hal yang dapat dilakukan adalah:

Untuk Diri Sendiri:

  • Berilah kesempatan pada diri sendirii untuk bersedih, dan menangis bila perlu.
  • Mintalah ampun kepada Allah dan berjanji tidak akan pernah mengulanginya.
  • Renungkanlah hikmah apa yang bisa Kita ambil dari kejadian ini.
  • Fokuslah pada apa yang bisa Kita lakukan untuk membalik keadaan menjadi positif.

Untuk Orangtua Kita:

  • Bicarakanlah perasaan Kita pada Orangtua.
  • Karena masalah ini juga menyangkut sesuatu yang beliau lakukan di masa lalu. Tentu saja, hal ini perlu dilakukan tanpa terkesan memojokkan Mereka.
  • Mulailah dengan menunjukkan rasa sayang dan penghargaan kepada Orangtua.
  • Karena saya yakin Orangtua melakukan hal ini karena begitu menyayangi dan ingin membahagiakan Kita.
  • Nyatakan bahwa Kita merasa bersalah dan menyesal.
  • Serta berharap kejadian seperti itu tidak terulang lagi di keluarga. Bila perlu mintalah Orangtua untuk berjanji tidak akan melakukannya lagi. Dan Kita lebih senang bila keluarga tetap dalam kejujuran.
  • Kita sendiri pun perlu bertekad untuk tidak melakukan hal serupa. Sampai kapan pun, dalam keadaan apa pun, untuk alasan apa pun. Jadilah “juru kampanye” yang rajin mengingatkan orang-orang untuk tidak melakukan hal semacam ini.

Mengenai langkah selanjutnya,

pikirkanlah baik-baik dengan kepala dingin dan jangan lupa meminta petunjuk dari Allah.

Kalau Kita berhenti kuliah, apakah itu bisa membuat keadaan menjadi lebih baik?

Apa yang akan Kita lakukan selanjutnya?

Atau, apakah sebaiknya Kita belajar sebaik-baiknya agar dapat lulus segera dengan baik. Untuk kemudian segera berkontribusi pada bidang profesi yang kamu pilih?

Keputusannya ada di tangan Kita sendiri.

Mana yang lebih baik, orang yang tenang-tenang saja karena merasa dirinya bersih dari dosa. Atau orang yang gelisah karena merasa telah melakukan kesalahan. Kemudian berusaha keras memperbaiki diri sehingga bisa menjadi pribadi yang lebih baik?

Saya doakan yang terbaik untuk Kita semua.

Namun kadang kala kita gundah dan stress karena Merasa Dikejar Dosa Karena Pernah Menyuap. Dan kita tidak tahu akan kemana kita berbagi cerita. Kita bisa saja melakukan curhat secara online. Tempat curhat online yang bisa kita gunakan adalah di PsyLine.id Psikologi Online Indonesia.

Kita bisa berbagi cerita kepada Psikolog berpengalaman pada bidangnya. PsyLine.id adalah sebuah situs Psikologi Online Indonesia yang membantu kita yang membutuhkan. PsyLine.id  menjamin 100% kerahasiannya, dan hanya dipergunakan untuk membantu kita menjadi lebih baik.

Klik Link di Bawah ini:

Context Konsultasi Psikologi Via Teks.

Atau bergabunglah bersama kami untuk bersama-sama menyebarkan virus kebahagian di Fanspage FaceBook kami.

FansPage FaceBook PsyLine.

Semangat ya!

Salam bahagia.

Artikel sebelumnya membahas tentang:

STOP MENGELUH! Dampak Negatif Dari Selalu Mengeluh.

Tentang Penulis

Hesti Nur Lestari, S.Psi, MM, Psikolog.

Psikolog lulusan Universitas Indonesia,
Magister Business Management dari IPMI International Business School
Konsultan, Trainer, Asesor, Konselor, Aktivis Sosial
Ibu yang bangga dari 3 anak keren, life-long learner & penikmat seni.

Bagikan Artikel Ini:

Berlangganan Artikel?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan artikel terbaru dari PsyLine.

Tinggalkan Balasan