Konsultasi Gratis
Menu

Kategori Artikel

Berita Psikologi

Berita Psikologi

3 Artikel

Event Psikologi

Event Psikologi

4 Artikel

Biografi Psikolog

10 Artikel

Layanan PsyLine.id

2 Artikel

Karir & Perusahaan

42 Artikel

Gaya Hidup & Sosial

76 Artikel

Cinta & Remaja

11 Artikel

Pendidikan & Anak

49 Artikel

Psikologi Konsultasi via email Gratis

Kumpulan Konsultasi

103 Artikel

Logo Psy Line
Menu Menu
Logo Psy Line

Kategori Artikel

Berita Psikologi

Berita Psikologi

3 Artikel

Event Psikologi

Event Psikologi

4 Artikel

Biografi Psikolog

10 Artikel

Layanan PsyLine.id

2 Artikel

Karir & Perusahaan

42 Artikel

Gaya Hidup & Sosial

76 Artikel

Cinta & Remaja

11 Artikel

Pendidikan & Anak

49 Artikel

Psikologi Konsultasi via email Gratis

Kumpulan Konsultasi

103 Artikel

Konsultasi Psikologi Yatim Piatu yang Tidak Percaya Diri dan Tertutup

Kategori: | 1086 Views

Konsultasi Psikologi: Yatim Piatu yang Tidak Percaya Diri dan Tertutup.

25 Oktober 2017 | Penulis: Dra. Thersiah L Lubis, MA

: Zem

: Banten

: Wanita

Isi Konsultasi:

Halo PSYLine.id Psikologi Online Indonesia,

Saya sejak umur 4 tahun tidak memiliki ibu. Ayah saya menikah lagi pada saat saya kelas 2 SD. Lalu ayah saya sakit-sakitan dan meninggal pada saat saya bersekolah di bangku SMA. Saya dari kecil pisah dari orangtua saya.

Saya dirawat nenek dan kakek saya tapi mereka meninggal. Lalu saya dirawat adik kakek saya lalu dia meninggal juga. Saya sekarang tinggal bersama om (adik mama) saya, dan terkdang tante saya (kakaknya mama). Mereka saling menjatuhkan satu sama lain. Mereka bilang saya ini dan itu. Ucapan mereka berbeda dan saling berlawanan.

Saya mengatur keuangan sendiri sejak sekolah SMP. Saya seseorang yang tidak percaya diri dan menutup diri. Saya tidak banyak mempunyai teman maupun teman akrab dengan saudara saudara ibu dan ayah. Saya juga tidak bisa akrab dengan mama tiri maupun adik tiri saya. Saya sangat canggung untuk berhubungan dengan oranglain.

Menurut PSYLine.id saya bagaimana? Mohon Bimbingannya.

Dra. Thersiah L Lubis, MA

Jawab:

Yatim Piatu yang Tidak Percaya Diri dan Tertutup.

Zem yang baik, terimakasih untuk kepercayaan Zem untuk menceritakan masalah yang Zem hadapi kepada kami di PSYLine. Harus saya akui bahwa masalah yang Zem hadapi dalam keseharian, tidak bisa dibilang ringan.

Sejak kecil Zem berpindah-pindah pengasuhan sebelum benar-benar menyelesaikan proses penyesuaian diri. Lalu saat ini pun Zem diasuh dua orang yang saling tidak cocok satu dengan yang lainnya. Pasti konflik antara oom dan tante membuat Zem bingung dan tidak nyaman.

Nah, kalau kita coba analisis cerita Zem.

Yatim Piatu yang Tidak Percaya Diri dan Tertutup

Kita bisa lihat bahwa kemungkinan besar riwayat pengasuhan yang Zem alami mempengaruhi pola penyesuaian diri Zem dengan. Terutama lingkungan sosial Zem. Seperti yang Zem ceritakan. Zem merasa tidak percaya diri, tidak punya banyak teman, tertutup dan tidak akrab dengan keluarga. Tentu semua ini membuat Zem merasa tidak nyaman. Bahkan mungkin tidak bahagia.

Di sisi lain, saya menangkap kekuatan-kekuatan dalam diri Zem. Yang bisa jadi juga berkembang dari riwayat pengasuhan yang Zem alami. Zem tumbuh menjadi seorang “young lady” yang kuat mental, mandiri dan pekerja keras.

Buktinya? Zem mampu mengelola keuangan sendiri. Zem berhasil melalui masa gonjang-ganjing remaja SMA. Bahkan saat ini Zem menjadi mahasiswa di suatu perguruan tinggi. Ini semua kualitas yang tidak semua orang dalam posisi Zem, bisa capai. Zem musti bangga terhadap diri sendiri.

Bahwa Zem tidak punya banyak teman atau tidak dekat dengan keluarga, tidak perlu terlalu dirisaukan. Mungkin memang Zem belum ketemu orang yang bisa membuat Zem merasa nyaman atau merasa 100% diterima.

Lagi pula, percayalah bahwa jumlah teman tidak menjamin kebahagiaan dalam berteman. Yang penting adalah memiliki teman yang Membuat Zem merasa nyaman. Dan Zem pun senang membuatnya nyaman.

Jadi, menurut saya, sebetulnya Zem telah mengatasi kesulitan-kesulitan Zem dengan cara yang cukup baik.

Banggalah dengan pencapaian Zem selama ini. Jadilah diri Zem sendiri, sayangi diri sendiri. Mudah-mudahan dengan sikap yang positif, Zem menjadi lebih terbuka dalam pergaulan. Cobalah membuka diri di lingkungan pergaulan dan berilah perhatian pada teman-teman yang sering Zem temui.

Semoga ini bisa membuka jalan bagi Zem untuk dapat menyesuaikan diri di lingkungan pergaulan. Dan Zen tidak lagi menjadi Yatim Piatu yang Tidak Percaya Diri dan Tertutup. Teriring doa untuk Zem yang baik.

Salam bahagia,

Thersiah L. Lubis.

Ceritakan Masalah Pribadimu Secara Rahasia dan Anonim.

Silakan mengisi kuesioner singkat untuk memberikan beberapa latar belakang umum tentang Anda dan isu-isu yang ingin Anda bahas dalam konseling.

Bila Anda ada permasalahan yang sama dengan Tips Psikologi tersebut di atas, dan Anda ingin berbagi cerita. Anda dapat berkonsultasi dengan dengan Psikolog Profesional PSYLine.id yang paling cocok untuk Anda.

Jangan Takut! Data diri dan latar belakang Anda terjamin 100% kerahasiannya.

Klik Link di Bawah ini:

Context Konsultasi Psikologi Via Teks.

Atau bergabunglah bersama kami untuk bersama-sama menyebarkan virus kebahagian di Fanspage FaceBook kami.

FansPage FaceBook PsyLine.

Konsultasi Psikologi sebelumnya membahas tentang:

Konsultasi Psikologi: Takut Mengekpresikan Diri Di Lingkungan Baru.

Tentang Penulis

Dra. Thersiah L Lubis, MA

Penggemar travelling yang jarang travelling ini, menyelesaikan studinya di Fakultas Psikologi Unpad tahun 1986, dengan gelar psikolog di bidang Klinis. Melalui pengalaman penanganan kasus-kasus klinis, ditemukanlah bahwa sesungguhnya tidak ada manusia atau kepribadian bermasalah. Masalah muncul karena interaksi antara manusia dan konteksnya yg tidak “fit”. Karena itu, makna “membantu” baginya adalah berada bersama dalam konteks signifikan, di mana masalah berkembang. Hal ini merupakan salah satu hal penting yang dipelajarinya saat mendalami Community Psychology di program pasca sarjana, Wilfrid Laurier University, Waterloo, Canada.

Tinggalkan Balasan